INOVATIF GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MENYUSUN BAHAN AJAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.7394Keywords:
Inovasi Guru, Bahan Ajar, Kearifan Lokal, Minat Belajar, Pendidikan Agama KristenAbstract
ABSTRACT
This study aims to analyze the innovation of Christian Religious Education (CRE) teachers in developing teaching materials based on local wisdom to enhance students’ learning interest at SMP Swasta Kristen Tomosa 1. The background of this research arises from the low learning interest of students in CRE subjects, which is caused by teaching materials that are less relevant to their cultural context and daily life. Local wisdom, as part of the community’s cultural identity, is believed to provide meaningful learning experiences since it contains moral and spiritual values aligned with Christian teachings, such as love, justice, and togetherness. This research employed a quantitative method with an ex post facto approach, involving 30 students as research samples selected purposively based on their active participation in CRE learning. Data were collected through questionnaires and analyzed using correlation and hypothesis testing (t-test). The results revealed a strong correlation between local wisdom–based teaching materials and students’ learning interest (r = 0.903), with the t-value (11.119) exceeding the t-table value (1.697), confirming that teachers’ innovations in integrating local culture significantly influence students’ learning motivation. The findings indicate that contextual and culture-based CRE learning not only strengthens students’ understanding of Christian faith values but also fosters a sense of belonging to their local culture. Theoretically, this study contributes to the development of contextual Christian education concepts grounded in local culture, while practically, it implies the need for teachers to design creative teaching materials, schools to support teacher training programs, and educational institutions to collaborate with local communities to create meaningful learning experiences.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam mengembangkan bahan ajar berbasis kearifan lokal guna meningkatkan minat belajar peserta didik di SMP Swasta Kristen Tomosa 1. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya minat belajar siswa terhadap pelajaran Pendidikan Agama Kristen yang disebabkan oleh bahan ajar yang kurang relevan dengan konteks budaya dan kehidupan sehari-hari mereka. Kearifan lokal sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat diyakini mampu menjadi sarana pembelajaran yang bermakna karena mengandung nilai-nilai moral dan spiritual yang sejalan dengan ajaran Kristiani, seperti kasih, keadilan, dan kebersamaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan ex post facto dan melibatkan 30 siswa sebagai sampel penelitian yang dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatan aktif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji korelasi dan uji hipotesis (t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi kuat antara bahan ajar berbasis kearifan lokal dan peningkatan minat belajar peserta didik (r = 0,903), serta nilai t-hitung (11,119) lebih besar dari t-tabel (1,697), yang membuktikan bahwa inovasi guru dalam mengintegrasikan unsur budaya lokal secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan minat belajar siswa. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan konsep pendidikan agama kontekstual berbasis budaya lokal, sedangkan secara praktis memberikan implikasi bagi guru untuk mengembangkan bahan ajar yang kreatif, sekolah untuk mendukung pelatihan guru, dan lembaga pendidikan untuk berkolaborasi dengan komunitas lokal dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna.
References
Annisha, D. (2023). Integrasi penggunaan kearifan lokal dalam proses pembelajaran pada konsep Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Basicedu, 8(3), 1257–1270.
https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7706
Boiliu, N. (2024). Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen berbasis kontekstual dan budaya lokal untuk penguatan nilai iman peserta didik. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 8(1), 77–89. https://doi.org/10.47131/jpak.v8i1.552
Haidar, A. A. (2025). Contextual Teaching and Learning in Islamic Education: A Comparative Study at Two Pesantren Based Schools. MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 123–134. https://doi.org/10.69552/mumtaz.v5i1.3059
Harefa, F., & Hulu, Y. (2023). Penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen berbasis pengalaman untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik. Jurnal Pendidikan Agama Kristen Regula Fidei, 8(2), 145–158.
https://doi.org/10.54857/ijces.v5i1.219
Hutapea, R. H., Wahyuni, H. T., & Feronika, F. (2025). Penilaian Otentik Pendidikan Agama Kristen Berbasis Kearifan Lokal “Nyalah Karewau Napait Hang Urung”. Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 9(2).
https://doi.org/10.30648/dun.v9i2.1725
Istiqomah, N., Hasani, A., & Rosidin, D. (2025). Development of teaching materials based on local wisdom using the PQ4R method to improve reading comprehension in grade 5 students at SDN Panyirapan. Journal of Education and Learning Research, 3(1), 20–28. https://doi.org/10.62208/jelr.3.1.p.20-28
Larosa, S., & Lay, E. H. S. (2023). Penerapan strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMP N 2 Banjar Agung. MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja, 5(1), 20–34. https://doi.org/10.62240/msj.v5i1.46
Maharani, D., & Subagiyo, S. (2021). The development of contextual teaching materials based on local culture to improve students’ learning outcomes and motivation. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 123–134. https://doi.org/10.11591/edulearn.v13i2.12170
Purba, D. (2021). Strategi pedagogis kontekstual dalam Pendidikan Agama Kristen untuk mendorong internalisasi iman peserta didik. Journal of Christian and Values Education, 4(2), 112–121. https://doi.org/10.46303/jcve.2021.12
Ramdiah, R., Setiawan, A., & Lestari, P. (2020). Integrasi kearifan lokal dalam model pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi siswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 89–102. https://doi.org/10.31227/osf.io/xyz456
Rieuwpassa, H. S. J., Apono, S., Nanlohi, A. F., Popi, Y., & Malakmini, D. (2023). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Digital Pendidikan Agama Kristen di Kelas XI SMTKN Diaspora Kabupaten Sorong. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(25), 1056–1064. https://doi.org/10.5281/zenodo.16519103
Simanjuntak, T., & Hulu, Y. (2022). Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan implikasinya terhadap pemahaman iman siswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Kristen, 13(2), 145–156. https://doi.org/10.31849/jpkk.v13i2.10234
Tanama, Y. J., Pakpahan, D. F., & Purnama, W. S. (2022). Contextualization of Christian Religious Education for Teenagers. PASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 18(2), 208–219. https://doi.org/10.46494/psc.v18i2.221
Yedija, Y., Arifianto, Y. A., & Triposa, R. (2024). Strategi Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Agama Kristen untuk Mengatasi Tantangan Sosial. Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani, 4(1), 32–45.
https://doi.org/10.38189/jtk.v4i1.872
Yulianti, N., & Wuryandani, W. (2019). The effectiveness of local wisdom-based teaching materials to improve students’ learning motivation in social studies learning. Journal of Education and Learning, 13(2), 272–280.
https://doi.org/10.11591/edulearn.v13i2.12170
Zai, Y., & Larosa, S. (2023). Contextual Teaching Learning pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen sebagai Strategi Mencapai Pengalaman Spiritual. MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen, 3(1), 61–70. https://doi.org/10.55967/manthano.v3i1.61
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













