REKONTRUKSI WACANA BAHASA NGAPAK DALAM FILM KOMEDI “NYOLONG” KARYA RIYANTO HUSNOH: KAJIAN ANALISIS WACANA KRITIS
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.7237Keywords:
Analisis Wacana Kritis, Film Komedi, Ngapak, Kritik SosialAbstract
ABSTRACT
The Cilacap-style comedy film entitled ‘Nyolong’ was produced by Riyanto Husnoh from the YouTube channel Riyanto Husnooohh. This film offers sharp social criticism of a young man named Khomsin who wants to steal chickens, ducks, and motorcycles but is always thwarted by Bedor. These actions become a social challenge amid the difficulty of finding work, but stealing is not justified. This film invites the audience to reflect on the impact of stealing while also introducing regional languages in the era of globalisation. This study aims to explore the delivery of social criticism through a critical discourse analysis approach developed by Teun A. Van Dijk. This study uses a qualitative method that analyses three main dimensions, namely text, which consists of the narrative structure and dialogue in the film ‘Nyolong’; social cognition, which analyses the filmmakers' understanding as reflected in their work; and social context, which explores the socio-cultural background of the Cilacap community that influenced the making of the film. The results of this analysis show that the film ‘Nyolong’ is not only entertainment but also relevant social criticism, such as cultural norms and everyday language. This film conveys messages that can be easily accessed by viewers through YouTube channels while enriching their understanding of the social dynamics of a region. This study is expected to contribute to critical discourse studies in the context of film media in Indonesia.
ABSTRAK
Film komedi ngapak Cilacap yang berjudul “Nyolong” diproduksi oleh Riyanto Husnoh dari channel youtube Riyanto Husnooohh. Film ini memberikan kritik sosial yang tajam mengenai seorang pemuda bernama Khomsin yang ingin mencuri ayam, bebek, dan motor akan tetapi selalu digagalkan oleh Bedor. Tindakan tersebut menjadi tantangan sosial ditengah susahnya mencari pekerjaan, akan tetapi mencuri tidak dibenarkan. Film ini mengajak penonton untuk merenungi dampak dari mencuri sekaligus juga memperkenalkan bahasa daerah di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam penyampaian kritik sosial melalui pendekatan analisis wacana kritis yang dikembangkan oleh Teun A. Van Dijk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menganalisis tiga dimensi utama yaitu teks, yang terdiri dari struktur naratif dan dialog dalam film “Nyolong”; kognisi sosial yang menganalisis mengenai pemahaman pembuat film tercermin dalam karya; dan konteks sosial, yang mengeksplorasi latar belakang sosial budaya masyarakat Cilacap yang mempengaruhi pembuatan film. Hasil analisis penelitian ini menunjukan bahwa film “Nyolong” tidak hanya sebagai hiburan semata akan tetapi juga sebagai kritik sosial yang relevan seperti norma-norma budaya dan bahasa keseharian. Film ini menyampaikan pesan-pesan yang dapat dengan mudah diakses oleh penonton melalui channel youtube sekaligus dapat memperkaya pemahaman terkait dinamika sosial suatu daerah. Penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap kajian wacana kritis dalam konteks media film di Indonesia.
Downloads
References
Aditya, W. (2024). Sila Ke-6: Kreatif Sampai Mati. Bentang Pustaka. https://bentangpustaka.com/buku/sila-ke-6-kreatif-sampai-mati-edisi-pemutakhiran/
Anjani, H. D., Munirah, & Yusuf, A. B. (2022). Lakon Komedi Televisi “Lapor Pak!” di Trans7 (Kajian Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 8(2), 545-560. https://doi.org/10.30605/onoma.v8i2.1846
Ardiansyah, A. I., Putra, A. K., & Nikitina, N. (2024). Investigating problem-based learning model's impact on student's critical thinking skills in environmental conservation context. Jambura Geo Education Journal, 5(2), 87-103. https://doi.org/10.37095/jgej.v5i2.26110.
Arief Setyawan, E. (2021). Penggunaan Sudut Pandang Mockumentary dalam Penulisan Skenario Program Situasi Komedi “Mas Bos” dengan Plot Linear (Doctoral dissertation, ISI Yogyakarta). http://lib.isi.ac.id/
Asri, R. (2020). Membaca film sebagai sebuah teks: analisis isi film “nanti kita cerita tentang hari ini (nkcthi)”. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 1(2), 74-86. http://dx.doi.org/10.36722/jaiss.v1i2.462
Dayaningtyas, N. B. (2023). Kritik Sosial Film Melalui Representasi Stratifikasi Kelas Sosial Dalam Film Aladdin Tahun 2019 (Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa" APMD"). http://repo.apmd.ac.id/id/eprint/3127
Dewi, A., Santing, W., & Zubaidah, S. (2023). Analisis Yuridis Tindak Pidana Pencurian Dalam Keluarga. Clavia, 21(3), 420-431. https://doi.org/10.56326/clavia.v21i3.4007
Falakha, S. S. (2023). Kognisi Sosial Dan Konteks Sosial Teun A. Van Dijk Dalam Cerpen Saksi Mata Karya Agus Noor. SNHRP, 5, 3071-3077. https://snhrp.unipasby.ac.id/prosiding/index.php/snhrp/issue/view/5
Gagah Satria, D. A. (2021). Penggunaan Karakter Sidekick Untuk Menurunkan Tensi Dramatik Dalam Penulisan Skenario Film" Cinta Andy" (Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia). http://lib.isi.ac.id/
Handayani, L. S., & Isnaini, M. (2025). Analisis Komunikasi Cuitan Paus Fransiskus pada Akun X@ Pontifex dalam Perspektif Servant Leadership. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 7(2), 537-551. https://doi.org/10.37364/jireh.v7i2.449
Ismail, S. (2018). Analisis wacana kritis: Alternatif menganalisis wacana. Jurnal Bahas Unimed, (69TH), 74626. https://doi.org/10.24114/bhs.v0i69TH%20XXXV.2430
Jufanny, D., & Girsang, L. R. (2020). Toxic masculinity dalam sistem patriarki (analisis wacana kritis Van Dijk dalam film “Posesif”). SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi, 14(1). https://doi.org/10.31294/semiotika.v14i1.2194.
Kurniawan, W. Y. (2023). Struktur Mikro Sintaksis Pada Pemberitaan Tentang Jaminan Hari Tua (Jht) Dalam Majalah Tempo. MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing, 1(2), 74-84. https://doi.org/10.55681/memace.v1i2.1121
Kusmiati, E. E., Widartiningsih, W., Fauziati, E., & Muhibbin, M. (2024). Perkembangan kognitif Jean Piaget dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 6(1), 32-37. https://e-journal.unimudasorong.ac.id/index.php/jurnalpendidikandasar/issue/view/163
Nababan, V. D., Diman, P., & Cuesdeyeni, P. (2021). Gaya Bahasa Perbandingan dalam Novel Garis Waktu Karya Fiersa Besari. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 1(2), 67-78. https://doi.org/10.37304/enggang.v2i1.2857
Ngalimun, N., Noortyani, R., & Muin, F. (2025). Paraban Dan Poyokan Dalam Sapaan Ngapak. HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, 17(1), 43-52. https://doi.org/10.52166/humanis.v17i01.8632
Nugroho, P. (2022). TA: Penyutradaraan Film Fiksi Pendek Berjudul Gelebah dengan Menggunakan Gaya Pertunjukan Teater (Doctoral dissertation, Universitas Dinamika). http://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/6296
Pawestri, A. G., Thanissaro, P. N., Kulupana, S., Istiani, A. N., Widhiyatmoko, Y. Y., Raden, U., & Lampung, I. (2020). Membangun identitas budaya Banyumasan melalui dialek ngapak di media sosial. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(2), 255-266. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v19i2.24790
Pratomo, A. R. (2018). Ngapak dan Identitas Banyumasan (Komunikasi Organisasi Berbasis Dialek Budaya Lokal di Dinas Pendidikan dan Unit Pendidikan Kecamatan (UPK) Banyumas). https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9764
Rachman, A. (2016). Pola Iringan Engkel Instrumen Cak Dan Cuk Dalam Lagu Langgam Jawa Pada Orkes Keroncong Sekar Domas Di Semarang. Jurnal Konferensi Internasional VI Bahasa, Sastra Dan Budaya Daerah Indonesia, 7(9), 1-7. http://repository.lppm.unila.ac.id/821/1/Konferensi%20Internasional%20IKADBUDI%20VI%20Farida%20Ariyani.pdf.
Rahayu, Z. E. (2022). Teknik Komedi Arthur Berger Dalam Ubrug Sentra Agata. Jurnal Bebasan, 9(1). https://jurnalbebasan.kemdikbud.go.id/bebasan/index.php/home/issue/archive.
Ramadhan, F., & Herman, A. (2021). Discourse Analysis Teun A. Van Dijk On The Documentary Sexy Killers. Jurnal Komunikasi Korporasi & Media (JASIMA), 2(1), 68-86. https://doi.org/10.30872/jasima.v2i1.68
Ristanti, L. (2019). Membangun Efek Curiosity Dengan Menggunakan Teori Inner Conflict Dalam Skenario Film Televisi Tradisi Upacara Adat Seblang" Titisane" (Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta). http://digilib.isi.ac.id/4377
Setiawan, F., Prasetya, A. D. A., & Putra, R. S. (2022). Analisis wacana kritis model Teun Van Dijk pada pemberitaan kasus pencabulan santri oleh anak Kiai Jombang dalam media online. Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(2), 224-237. https://doi.org/10.22219/kembara.v8i2.21772
Silaswati, D. (2019). Analisis wacana kritis dalam pengkajian wacana. METAMORFOSIS| Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya, 12(1), 1-10. https://doi.org/10.55222/metamorfosis.v12i1.124
Syarifah, N. Y., & Anida, A. (2024). Hubungan Indeks Masa Tubuh Dan Lingkar Pinggang Dengan Tekanan Darah Pada Pra Lansia Di Dusun Bakalan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1). https://doi.org/10.47317/jkm.v17i1.605
Vendy, R. (2021). Retorika Dakwah Afiv Fatur Rohmania Finalis Aksi Indosiar 2014 Dalam Media Youtube (Doctoral dissertation, IAIN Purwokerto). http://repository.iainpurwokerto.ac.id/
Widodo, R. B., & Muhamad, L. F. (2024). Kajian Wacana Politik dan Ekonomi di Kolom Harian Umum Republika Periode Juni-Desember 2021. Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat, 7(1), 39-52. https://doi.org/10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v7i1.225
Widura, S. R., & Arviani, H. (2024). Analisis Wacana Perilaku Cyberbullying dalam Film Budi Pekerti. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 11880-11888. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6075
Winda, O. (2023). Analisis Emosi Dalam Film Pengabdi Setan 2017 Karya Joko Anwar (Pendekatan Semiotika) (Doctoral dissertation, IKIP PGRI PONTIANAK). http://digilib.ikippgriptk.ac.id/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













