ANALISIS JENIS DAN TEKNIK ASESMEN PEMBELAJARAN PAI BERBASIS MULTIKULTURAL
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v5i2.6371Keywords:
Asesmen Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Multikultural, Teknik AsesmenAbstract
ABSTRACT
This study aims to analyze the types and techniques of assessment in Islamic Religious Education (PAI) learning that are oriented toward multicultural values. In the context of Indonesia’s pluralistic society, assessment in PAI should not only evaluate cognitive aspects but also encompass affective and psychomotor domains that reflect attitudes of tolerance, cooperation, and appreciation of diversity. Using a literature review method and a descriptive qualitative approach, this study identifies various assessment models in PAI learning, such as formative, summative, and authentic assessments. Techniques such as observation, portfolios, peer assessment, reflective journals, and problem-based projects are highlighted as effective tools for evaluating multicultural values. The research stages include searching for and selecting relevant literature, conducting content analysis using a thematic approach, and synthesizing data based on three main focuses: types of assessment in PAI learning, multicultural assessment techniques, and the integration of multicultural values into the assessment system. The findings indicate that formative, summative, and authentic assessments can be effectively integrated with techniques such as observation, portfolios, self-assessment, peer assessment, reflective journals, and social problem-based projects. However, assessment practices in the field are still largely dominated by conventional approaches that do not fully reflect multicultural values. Therefore, teacher training, curriculum revision, and the development of contextual and culturally sensitive assessment instruments are needed.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan teknik asesmen dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berorientasi pada nilai-nilai multikultural. Dalam konteks masyarakat Indonesia yang pluralistik, asesmen dalam PAI seharusnya tidak hanya menilai aspek kognitif, tetapi juga mencakup ranah afektif dan psikomotorik yang mencerminkan sikap toleransi, kerja sama, dan penghargaan terhadap keberagaman. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi berbagai model penilaian dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), seperti asesmen formatif, sumatif, dan autentik. Teknik-teknik seperti observasi, portofolio, penilaian sejawat, jurnal reflektif, dan proyek berbasis masalah disorot sebagai alat yang efektif untuk mengevaluasi nilai-nilai multikultural. Tahapan penelitian mencakup pencarian dan seleksi literatur relevan, analisis isi menggunakan pendekatan tematik, serta penyusunan sintesis data berdasarkan tiga fokus utama: jenis asesmen dalam pembelajaran PAI, teknik asesmen multikultural, dan integrasi nilai-nilai multikultural dalam sistem penilaian. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen formatif, sumatif, dan autentik dapat diintegrasikan secara efektif dengan teknik seperti observasi, portofolio, penilaian diri, penilaian antarteman, jurnal reflektif, serta proyek berbasis masalah sosial. Namun, praktik asesmen di lapangan masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai multikultural. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan guru, revisi kurikulum, dan pengembangan instrumen penilaian yang kontekstual dan sensitif terhadap keberagaman budaya.
Downloads
References
Achmad, G. H., Ratnasari, D., Amin, A., Yuliani, E., & Liandara, N. (2022). Penilaian Autentik pada Kurikulum Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(4), 5685–5699. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3280
Ananda, W., & Maemonah, M. (2022). Implementasi Asesmen Kognitif Berbasis HOTS Materi PAI dengan Pembelajaran Berbasis Proyek di Sekolah Menengah Pertama. EDUKATIF?: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(5), 6564–6575. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i5.3179
Assayuthi, J. (2020). Urgensi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Multikultural. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 5(2), 240–254. https://doi.org/10.15575/ath.v5i2.8336
Aulia, A., Muqit, A., & Hunaida, W. L. (2024). Integrasi Nilai Multikulturalisme Dalam Pembelajaran Pai Di Sma Negeri 3 Sidoarjo. Jurnal MULTICULTURAL of Islamic Education, 8.
Berliana, D., & Atikah, C. (2024). Implementasi Asesmen Dalam Kurikulum Merdeka Di Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Citra Pendidikan, 4(1), 1545–1552.
Budiharso, T., Solikhah, I., Armadi, S., & Wandana, R. (2024). Using Bloom’s taxonomy in rubrics for assessing writing and speaking skills. Novitas-ROYAL (Research on Youth and Language), 18(2), 146–159. https://doi.org/10.5281/zenodo.13860992
Forisma, A., Ni’mah, Z., & Sukiman. (2023). Teknik Dan Instrumen Asesmen Keterampilan Pendidikan Agama Islam Di Dikdasmen Dan Pendidikan Tinggi. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(1), 17–24. https://doi.org/10.21009/jep.v14i1.36741
George, M. W. (2020). The elements of library research: What every student needs to know (2nd ed.). Princeton University Press.
Ismaniati, C. (2006). Penilaian Portofolio: Suatu Model Evaluasi Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Berdasarkan Teori Belajar Eksperiensial. Majalah Ilmiah Pembelajaran, 2(2), 121–131.
Larasati, N. J., Bella, S., & Nurhijatina, H. (2023). Ranah Psikomotorik Dalam Konteks Pendidikan?: Teknik Dan Instrumen Asesmen Yang Efektif. 09.
Maulida, P. L., Oktalisa, C., & Putra, R. S. (2024). Mengukur Keberhasilan Evaluasi Pembelajaran: Telaah Evaluasi Formatif Dan Sumatif Dalam Kurikulum Merdeka Di Sd Negeri 16 Banda Aceh. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 10(3), 420–428.
Mustafida, F. (2020). Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Multikultural di MIN I Kota Malang. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 15–27. https://doi.org/10.18860/jpai.v6i1.8085
Nurhartanto, A., Anwar, S., & Sukisno, S. (2024). Development of pluralist and multicultural approaches in PAI learning: A conceptual model for strengthening students’ inclusivity competencies. Multicultural Islamic Education Review, 2(2), 153–162. https://doi.org/10.23917/mier.v2i2.7307
Puteri, A. N., Yoenanto, N. H., & Nawangsari, N. A. F. (2023). Efektivitas Asesmen Autentik dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(1), 77–87. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i1.3535
Sukowati, N.?L., Yuanda, N., & Fajrin, N. (2025). Multicultural Based Islamic Religious Education Assessment Strategy to Improve Students’ Tolerance. Journal of English Language and Education, 10(3).
Taufik, N. (2024). Implementasi Pengembangan Kurikulum Pai Berbasis Multikultural. At-Tarbiyah: Jurnal Pendidikan, kebudayaan dan Keislaman., 6(2), 52–62.
Wahidah, E. Y., & Marlina, L. (2025). Internalisasi Nilai-Nilai Multikultural Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Masagi, 3(2), 40–47. https://doi.org/10.37968/masagi.v3i2.880
Yusuf, A. (2019). Pengembangan kurikulum PAI berbasis multikultural (Perspektif psikologi pembelajaran). Al Murabbi, 4(2), 251–274. https://doi.org/10.35891/amb.v4i2.1453
Zed, M. (2023). Metode penelitian kepustakaan (ed. revisi). Yayasan Pustaka Obor
Zulkarnain, A., Alimen, N.?S., Rahayuningtyas, N., & Sabekti, C.?P. (2023). Phenomenological study of teachers’ experiences in integrating multicultural education in learning Islamic religious education in Surakarta City. Maerifah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 35–46.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













