INTEGRASI NILAI KARAKTER KERJA MELAYU DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIK PERMESINAN KAPAL DI SMK KEMARITIMAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.12879Keywords:
Karakter Kerja Melayu, Pembelajaran Praktik Permesinan Kapal, Pendidikan Vokasi MaritimAbstract
ABSTRACT
Maritime vocational education is expected not only to produce graduates with strong technical competencies but also to cultivate work-related character aligned with the demands of safety, responsibility, discipline, and teamwork. However, character development within practical learning is often positioned as a supporting component, while the integration of local cultural values, particularly Malay work-character values, has received limited attention in the specific context of ship machinery practice. This study aimed to analyze the integration of Malay work-character values into ship machinery practical learning at SMK Negeri 5 Tanjungpinang. The study employed a qualitative approach using a case study design. The participants included the head of the expertise program, ship machinery practice teachers, and twelfth-grade students of the Marine Engineering program, who were selected through purposive sampling. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that discipline, trustworthiness, responsibility, mutual cooperation, and work ethics were contextually integrated throughout the pre-practice, practice, and post-practice stages through compliance with standard operating procedures, the use of personal protective equipment, equipment management, and collaborative activities. These findings indicate that practical learning can serve as a meaningful context for internalizing local cultural values, strengthening students’ professional character, and supporting their readiness to engage in the maritime work environment.
ABSTRAK
Pendidikan vokasi maritim tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang menguasai keterampilan teknis, tetapi juga mampu membentuk karakter kerja yang sesuai dengan tuntutan keselamatan, tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama. Namun, pembentukan karakter dalam pembelajaran praktik masih cenderung diposisikan sebagai unsur pendukung, sedangkan pemanfaatan nilai budaya lokal, khususnya nilai karakter kerja Melayu, belum banyak dikaji secara spesifik dalam konteks pembelajaran permesinan kapal. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi nilai-nilai karakter kerja Melayu dalam pembelajaran praktik permesinan kapal di SMK Negeri 5 Tanjungpinang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas kepala program keahlian, guru praktik permesinan kapal, dan siswa kelas XII Teknika Kapal Niaga yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui proses reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai disiplin, amanah, tanggung jawab, gotong royong, dan etika kerja diintegrasikan secara kontekstual pada tahap pra-praktik, pelaksanaan, hingga pasca-praktik melalui kepatuhan terhadap SOP, penggunaan APD, pengelolaan peralatan, dan kerja kelompok. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran praktik dapat menjadi ruang internalisasi nilai budaya lokal yang memperkuat karakter profesional siswa sekaligus mendukung kesiapan mereka menghadapi lingkungan kerja maritim.
Downloads
References
Afifin, M. O. (2022). Desain kurikulum SMK Negeri 8 Malang sebagai lembaga pembelajaran karakter disiplin budaya kerja (Studi fenomenologi). Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(3), 130–137. https://doi.org/10.32585/edudikara.v7i3.294
Bey, S., Indasari, D., Andri, R. M. C., Juniarti, R., & Oktaviati, R. (2025). Adaptasi model experiental learning pada pembelajaran pendidikan agama Islam berdasarkan karakteristik Generasi Z pada pendidikan tinggi vokasi. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 949–962. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v5i2.838
Dipta, I. W. G., Giyas, M., Azmi, M. A., & Wanadi, A. (2025). The importance of providing safety training for ship crews based on STCW. Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan, 15(2), 349–353. https://doi.org/10.30649/japk.v15i2.157
Faiz, A., & Soleh, B. (2021). Implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 7(1), 68–77. https://doi.org/10.22219/jinop.v7i1.14250
Hafid, I. K. A., Kasmira, K., Redianto, R., & Purnamawati, P. (2025). Peningkatan kompetensi kejuruan melalui integrasi kurikulum industri di pendidikan vokasi: Tinjauan literatur. Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan, 4(2), 196–207. https://journal.unm.ac.id/index.php/progresif/article/view/10404
Herningsih, S. W., Amirullah, A., Anggeranika, V., & Nurika, Y. (2022). Pengaruh kemampuan berkomunikasi dan penggunaan kode isyarat internasional terhadap tingkat keselamatan pelayaran kapal di pelabuhan. WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim, 16(2), 69–78. https://ejournal.brin.go.id/jurnalwave/article/view/1969
Iktarastiwi, N., Zulfiani, P. C., Nirmalasari, N., Mulyadi, M. A., Yasmin, L., & Rahayu, T. B. (2025). Tantangan kompetensi abad 21 melalui pembelajaran deep learning di pendidikan tinggi bidang vokasi: Sebuah tinjauan literatur. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 19(1), 929–938. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/view/7059
Lelawati, N., Musmuliadi, & Sari, U. (2026). Etos kerja masyarakat Melayu dalam perspektif budaya. DEDIKASI: Jurnal Penelitian Interdisipliner, 1(1), 81–96. https://jurnal.paretrisetnusantara.org/index.php/jpi/article/view/17
Metris, D., Rasyiddin, A., Prayoga, A. D., Gea, D., & Amirudin, P. (2026). Penguatan kesiapan kerja siswa SMK melalui pembekalan soft skill dan etika profesional. GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 46–51. https://doi.org/10.36728/ganesha.v6i1.5395
Nugroho, W. (2022). Integrasi pendidikan karakter pada pendidikan vokasi di sekolah menengah kejuruan. VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 2(1), 73–84. https://doi.org/10.51878/vocational.v2i1.936
Nurrahman, A., Sukirno, Muhson, A., & Marzuki. (2025). Enhancing character education and students’ positive attitudes through local wisdom in the era of Society 5.0: A case study in vocational schools. Indonesian Values and Character Education Journal, 8(2), 305–314. https://doi.org/10.23887/ivcej.v8i2.99297
Priyono, B., Ulya, F. H., Pramono, S. E., Khalid, M., & Mahmud, A. (2023). Pendidikan karakter pada pendidikan tinggi vokasi: Studi literatur. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 6(1), 169–173. https://proceedings.unnes.ac.id/snpasca/article/view/2115
Rahmawati, A. D. (2025). Strategi revitalisasi pendidikan seni vokasi: Integrasi nilai budaya dan inovasi untuk meningkatkan minat studi di AKN Seni dan Budaya Yogyakarta. Jurnal Borneo Humaniora, 8(2), 79–90. https://jurnal.ubt.ac.id/index.php/humaniora/article/view/612
Rofik, M., Utami, P., & Seilatu, S. E. (2026). Dampak pembelajaran keselamatan kerja terhadap pemahaman prosedur keselamatan kapal niaga pada siswa nautika di SMK Negeri 3 Ambon. Jurnal Transportasi dan Manajemen Maritim (TRANSMA), 2(1), 36–40. https://jurnal.poltekpelni.ac.id/index.php/transma/article/view/123
Sa’diah, H., Jarir, J., Suswanto, S., & Solehati, C. (2025). Pendidikan karakter anak: Kajian etnoparenting dalam adat dan adab Islam Melayu. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(4), 3888–3895. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i4.7612
Santika, I. W. E. (2025). Penguatan nilai-nilai kearifan lokal Bali pada pendidikan vokasi pariwisata. Widya Accarya, 16(2), 254–264. https://doi.org/10.46650/wa.16.2.1742.254-264
Sari, R., Al Basyar, A. K., Rahman, A., & Wardoyo, S. (2024). Peran pendidikan vokasi dalam meningkatkan keterampilan kerja di era Industri 4.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(6), 6853–6862. https://edukatif.org/edukatif/article/view/7849
Satyadharma, M., Sanur, M., & Prasetyo, E. W. (2025). Internalisasi karakter nasionalisme dan semangat kebangsaan (Pembiasaan pada upacara bendera di SD Negeri 6 Wawonii Utara). Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(1), 36–48. https://doi.org/10.53090/j.linear.v9i1.904
Sulistiana, O., Rachman, T., Jinca, M. Y., & Ali, M. S. S. (2025). Competency and certification gaps among traditional shipping seafarers in South Sulawesi, Indonesia. Future Transportation, 5(4), 139. https://doi.org/10.3390/futuretransp5040139
Utomo, H. S., Effendi, A., & Simangunsong, S. P. (2025). Potensi dan tantangan Indonesia sebagai negara maritim dalam mewujudkan poros maritim dunia. Journal of Knowledge and Collaboration, 2(5), 659–665. https://doi.org/10.59613/f8a12g85
Wanggai, L. L., Hamadi, H. Y., & Yaroseray, M. M. (2026). Internalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam membentuk karakter siswa melalui pembelajaran muatan lokal SMA di Kota Jayapura. Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan, 10(1), 32–38. https://doi.org/10.29303/jpap.v10i1.1294
Wulandari, I., Handoyo, E., Yulianto, A., Sumartiningsih, S., & Fuchs, P. X. (2024). Integrasi nilai kearifan lokal dalam pendidikan karakter siswa di era globalisasi. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 7(4), 370–376. https://journal.ummat.ac.id/index.php/pendekar/article/view/27026
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















