PERAN GURU BK MENUMBUHKAN KESADARAN SISWA AGAR DISIPLIN DI UPT SMP NEGERI 2 X KOTO

Authors

  • FAUZIAH FAUZIAH SMPN 2 X Koto

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v2i1.1015

Keywords:

Peran BK, Kesadaran Siswa, Kedisiplinan Siswa

Abstract

Based on the author's experience while serving at UPT SMPN 2 X Koto as a BK teacher/counselor, there are students who are late every day, do not attend the flag ceremony, do not participate in teaching and learning activities (KBM), use incomplete attributes, pull out, remove clothes, hair Long is a problem that is always faced every day. The purpose of this research is to raise students' awareness to be more disciplined in carrying out their obligations at school. Various reasons are the background why students are not disciplined at school. To overcome the problems above, the author as a BK teacher/counselor has made several efforts to raise students' awareness to be disciplined. These efforts and efforts are discussed and raised by the author in this scientific review. Efforts that have been made include: 1). Individual Counseling 2). Given a warning/advice so as not to commit another violation 3). He was given the punishment of watering the flowers all over the school grounds. 4). Given a penalty of cleaning the entire school grounds, including the garden. 5). Make a letter of agreement and 6). Calling students' parents. Students' awareness of discipline needs attention and supervision from various parties. Growing and raising students' awareness of discipline is not absolutely the duty and responsibility of the BK / Counselor teacher, in this case the more competent are the family, especially the parents. Because children are a mandate from God that must be guarded and cared for so that the discipline of a child can be maintained wherever they are.

ABSTRAK
Berdasarkan pengalaman penulis selama mengabdikan diri di UPT SMPN 2 X Koto sebagai guru BK/Konselor, adanya siswa yang terlambat setiap hari, tidak mengikuti upacara bendera, tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM), menggunakan atribut tidak lengkap, cabut, baju dikeluarkan, rambut panjang memang menjadi permasalahan yang selalu dihadapi setiap harinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran siswa agar lebih disiplin dalam menjalankan kewajiban di sekolahan. Berbagai penyebab menjadi latar belakang mengapa siswa tidak disiplin di sekolah. Untuk mengatasi permasalahan diatas, penulis sebagai guru BK/Konselor telah melakukan beberapa upaya untuk menumbuhkan kesadaran siswa agar disiplin. Usaha-usaha dan upaya tersebut penulis bahas dan angkat dalam tinjauan ilmiah ini. Upaya yang telah dilakukan antara lain: 1). Konseling Individu 2). Diberikan peringatan/nasehat agar tidak melakukan pelanggaran lagi 3). Diberikan hukuman menyiram bunga-bunga yang ada diseluruh pekarangan sekolah. 4). Diberikan hukuman membersihkan seluruh pekarangan sekolah, termasuk taman. 5). Membuat surat perjanjian dan 6). Pemanggilan orang tua siswa. Kesadaran siswa untuk disiplin perlu mendapat perhatian dan pengawasan dari berbagai pihak. Menumbuhkan dan menimbulkan kesadaran para siswa untuk disiplin tidak mutlak menjadi tugas dan tanggung jawab guru BK/Konselor saja, dalam hal ini yang lebih berkompeten adalah keluarga terutama orang tua. Sebab anak adalah amanah dari Allah yang wajib dijaga dan diperhatikan agar kedisiplinan seorang anak dapat terpelihara dimanapun mereka berada.

References

Arikunto, Suharsimi. 2006. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Daradjat, Zakiyah. 1975. Pembinaan Remaja. Jakarta:Bulan Bintang.

Evi Aeni Rufaedah, & Maesaroh. (2021). Peran Guru Bk Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas Viii Di Smp Negeri 2 Balongan. Counselia; Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 1(1), 8-15.

Gunawan, Yusuf. 2001. Pengantar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: PT Prenhallindo

Kartono. 1986. Psikologi Anak. Jakarta: Alumni Pers.

Mamik, (2015). Penelitian Kualitatif, Sidoarjo : Zifatama Publisher

Nata, Abudin. 2010. Tafsir Ayat-Ayat pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Prayitno. 2004. Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Sarwono, Sarlito Wirawan. 1997. Psikologi Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo

Wijaya, Cece dan A Tabrani Rusyan. 1991. Kemampuan Dasar Guru Dalam Proses belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Wini, W. (2020). Peran Guru dalam Menangani Pelanggaran Disiplin Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 02 Tembilahan Kota. Asatiza: Jurnal Pendidikan, 1(1), 1-17.

Downloads

Published

2022-03-18

How to Cite

FAUZIAH, F. (2022). PERAN GURU BK MENUMBUHKAN KESADARAN SISWA AGAR DISIPLIN DI UPT SMP NEGERI 2 X KOTO. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 2(1), 46-51. https://doi.org/10.51878/educational.v2i1.1015

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.