IMPLEMENTASI MAKNA SAKRAMEN EKARISTI DALAM KEHIDUPAN KELUARGA KATOLIK DI STASI SANTO TARSISIUS NAMO PULI PAROKI SANTO YOSEF DELITUA
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8868Keywords:
Sakramen Ekaristi, Kehidupan Keluarga Katolik, Spiritualitas LiturgisAbstract
The sacrament of the Eucharist holds a central position in the Catholic faith as a source of spiritual strength and a means of union with Christ. However, the reality on the ground often reveals a gap between theological understanding and the practical experience of the congregation in their daily lives. This study aims to explore in depth the implementation of the meaning of the Eucharist in the lives of Catholic families at the Santo Tarsisius Namo Puli Station, Santo Yosef Delitua Parish, amidst the challenges of modernization. The method used was descriptive qualitative, with data collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation studies of families at the station. The research findings indicate that the congregation has a strong liturgical understanding, reflected in their discipline and reverence during the celebration of the Eucharist. Concretely, these spiritual values ??are deeply ingrained and transformed into social piety, such as increased solidarity, empathy, and selfless acts of charity in the surrounding community. The Eucharist has also proven to be effective as a glue for social cohesion, uniting the congregation without barriers of status, and serves as a foundation for families instilling the moral values ??of honesty and a spirit of service. The main conclusion emphasizes that for this community, the Eucharist is not just a ritual, but the heart of spiritual life, empowering families to remain resilient, harmonious, and faithful in living out their faith amidst the dynamics of the times.
ABSTRAK
Sakramen Ekaristi menempati posisi sentral dalam iman Katolik sebagai sumber kekuatan spiritual dan sarana persatuan dengan Kristus, namun realitas di lapangan kerap menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman teologis dan penghayatan praktis umat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam implementasi makna Ekaristi dalam kehidupan keluarga Katolik di Stasi Santo Tarsisius Namo Puli, Paroki Santo Yosef Delitua, di tengah tantangan arus modernisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap keluarga-keluarga di stasi tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa umat memiliki penghayatan liturgis yang tinggi, yang tercermin dari kedisiplinan dan kekhusyukan saat perayaan Ekaristi. Secara konkret, nilai spiritual ini tertanam kuat dan bertransformasi menjadi kesalehan sosial, seperti meningkatnya solidaritas, empati, serta tindakan amal kasih tanpa pamrih di lingkungan sekitar. Ekaristi juga terbukti berfungsi efektif sebagai perekat kohesi sosial yang menyatukan umat tanpa sekat status, serta menjadi fondasi bagi keluarga dalam menanamkan nilai moral kejujuran dan semangat pelayanan. Simpulan utama menegaskan bahwa bagi komunitas ini, Ekaristi bukan sekadar ritual, melainkan jantung kehidupan rohani yang memberdayakan keluarga untuk tetap tangguh, harmonis, dan setia menghidupi iman di tengah dinamika zaman.
References
Abante, M. A. (2020). Teresians’ attitude towards Holy Eucharist. International Journal of Research Studies in Education, 10(1). https://doi.org/10.5861/ijrse.2020.5921
Ardijanto, D. B. K. (2020). Perayaan Ekaristi sebagai sumber dan puncak seluruh hidup Kristiani. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 20(1), 88. https://doi.org/10.34150/jpak.v20i1.255
Benini, M. (2024). The Emmaus account as a paradigm for liturgical formation of families: Principles and pastoral applications with reference to Pope Francis’ Desiderio Desideravi. Religions, 15(1), 111. https://doi.org/10.3390/rel15010111
Capriatin, K. D., Ulum, M. S., & Fannani, B. (2025). Pengembangan karakter religius melalui progam integrasi pesantren dan sekolah. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(7), 7243. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i7.8738
Czarnecka, K., & ?awreszuk, M. (2022). S?ownik polskiej terminologii prawos?awnej. In Wydawnictwo Uniwersytetu w Bia?ymstoku eBooks. Uniwersytet w Bia?ymstoku. https://doi.org/10.15290/sptp.2022
Dziuba, A. F. (2024). The family in dialogue with God. The Person and the Challenges: The Journal of Theology, Education, Canon Law and Social Studies Inspired by Pope John Paul II, 14(1), 129. https://doi.org/10.15633/pch.14108
Embu, A. N. (2020). Pengalaman postreligius dan media sosial digital dalam praktek misa online di masa pandemi Covid-19. Jurnal Masalah Pastoral, 8(2), 20. https://doi.org/10.60011/jumpa.v8i2.105
Garrido, Y. A., Anciano, G. L. A. G. L., Cabahug, M. F. V., & Calagui, R. M. (2023). Pupils’ participation in online Eucharistic celebration during the COVID-19 pandemic. European Journal of Theoretical and Applied Sciences, 1(3), 154. https://doi.org/10.59324/ejtas.2023.1(3).16
Haryanto, F. I., & Meyliana. (2024). Modifying TAM to understand religious application user acceptance. Ingénierie Des Systèmes d'Information, 29(5), 2061. https://doi.org/10.18280/isi.290537
Hatmoko, T. L., & Mariani, Y. K. (2022). Moderasi beragama dan relevansinya untuk pendidikan di sekolah Katolik. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 22(1), 81. https://doi.org/10.34150/jpak.v22i1.390
Irawati, D. Y., & Jonatan, J. (2020). Evaluasi kualitas pembelajaran online selama pandemi Covid-19: Studi kasus di Fakultas Teknik, Universitas Katolik Darma Cendika. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 9(2), 135. https://doi.org/10.26593/jrsi.v9i2.4014.135-144
Jehaman, F., & Firmanto, A. D. (2021). Pengaruh pemahaman perayaan Ekaristi online terhadap penghayatan perayaan Ekaristi umat Katolik pada masa pandemi Covid-19. Jurnal Masalah Pastoral, 9(1), 25. https://doi.org/10.60011/jumpa.v9i1.120
Lanang, W. R., Kana, K., & Kusumawanta, D. G. B. (2022). Pendekatan relasional agama dan spiritualitas dalam meningkatkan keutuhan perkawinan umat Katolik. In Theos: Jurnal Pendidikan dan Theologi, 1(4), 112. https://doi.org/10.56393/intheos.v1i4.535
Montang, R. D., & Andi, S. (2022). Studi mendalam konsep keselamatan dalam lingkungan baptis di masa kini. EIRENE: Jurnal Ilmiah Teologi, 6(1). https://doi.org/10.56942/ejit.v6i1.9
Raharjo, S. H., Ningrum, S. U. D., & Masbukhin, F. A. A. (2025). Harmoni manusia, alam, dan Tuhan dalam praktik Tri Hita Karana pada pendidikan lingkungan hidup di Desa Krisik. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 9(1), 57. https://doi.org/10.37329/jpah.v9i1.3521
Ravash-Sorek, A. (2024). All the kingdoms of the world: On radical religious alternatives to liberalism. The European Legacy, 30(1), 119. https://doi.org/10.1080/10848770.2024.2384269
Ristanto, D. A. (2020). Dimensi sosial Ekaristi Yohanes Paulus II dan Benediktus XVI. Jurnal Teologi, 9(2), 119. https://doi.org/10.24071/jt.v9i02.2671
Sembiring, M., Ginting, R. B. B., & Simbolon, E. (2025). Penanggulangan stres anak melalui pembelajaran (PAK) kelas X di SMA RK Serdang Murni Lubuk Pakam. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1763. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7507
Situmorang, A. B. A. H., & Manik, I. J. (2023). Ulos sebagai simbol berkat dalam budaya Batak Toba dan relevansinya bagi Gereja Katolik. Purwadita: Jurnal Agama dan Budaya, 7(1), 60. https://doi.org/10.55115/purwadita.v7i1.2664
Tawa, A. B., Meja, M. B., & Yogalianti, L. (2022). Partisipasi orang muda Katolik dalam kehidupan rohani di Paroki Santo Vinsensius A Paulo Batulicin. In Theos: Jurnal Pendidikan dan Theologi, 1(3), 92. https://doi.org/10.56393/intheos.v1i3.532
Tobing, O. S. L., Cenderato, C., & Meman, O. G. P. H. (2022). Pembentukan hidup rohani terhadap karakter calon guru Pendidikan Agama Katolik. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(5), 7139. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i5.3991
Weaver, R. (2021). Evaluating the effects of a first communion preparation program on parent-participants: A parish-based analysis. Practical Theology, 14(4), 323. https://doi.org/10.1080/1756073x.2021.1891373
Wea, F., & Toron, V. B. (2025). Implementasi pendidikan karakter dalam Kurikulum Merdeka di SMP Katolik: Tinjauan teoretis dan reflektif berdasarkan iman Katolik. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1281. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6630















