HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN MINAT ORGANISASI PADA MAHASISWA DITINJAU DARI KEIKUTSERTAAN BERORGANISASI
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i2.8548Keywords:
Budaya Organisasi, Minat Organisasi, Keikutsertaan BerorganisasiAbstract
The phenomenon of declining student participation in organizational activities is the background of this study, which aims to examine the relationship between organizational culture and organizational interest by reviewing aspects of student participation. This study applies a quantitative approach through a correlational and comparative test design involving 100 students aged 18-25 years as respondents through an accidental sampling technique. Data were collected using a Likert scale and analyzed using the Anacova test, Product Moment Correlation, Independent Sample t-Test, and Mann-Whitney. The results of the statistical analysis show that organizational culture has a significant influence on organizational interest (F = 28.669; p = 0.000) with a positive correlation of 0.398. Furthermore, the participation factor is proven to strengthen the relationship (F = 63.334; p = 0.000). Comparative findings show a significant difference in the level of organizational interest between active students (Mean = 84.34) and inactive students (Mean = 72.68), but interestingly there was no difference in perceptions of organizational culture between the two groups (p = 0.552). It was concluded that although perceptions of organizational culture were felt evenly, the experience of direct involvement was the main determinant of high interest, so that higher education strategies need to be focused on strengthening a positive, inclusive culture to encourage active student participation.
ABSTRAK
Fenomena penurunan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan organisasi menjadi latar belakang penelitian ini, yang bertujuan untuk menguji hubungan antara budaya organisasi dan minat berorganisasi dengan meninjau aspek keikutsertaan mahasiswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui desain uji beda korelasional dan komparatif yang melibatkan 100 mahasiswa berusia 18-25 tahun sebagai responden melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala likert dan dianalisis menggunakan uji Anakova, Korelasi Product Moment, Independent Sample t-Test, serta Mann-Whitney. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap minat organisasi (F=28,669$; p=0,000) dengan korelasi positif sebesar 0,398. Lebih lanjut, faktor keikutsertaan terbukti memperkuat hubungan tersebut (F=63,334; p=0,000). Temuan komparatif memperlihatkan adanya perbedaan signifikan pada tingkat minat organisasi antara mahasiswa yang aktif (Mean=84,34) dan yang tidak aktif (Mean=72,68), namun menariknya tidak ditemukan perbedaan persepsi mengenai budaya organisasi di antara kedua kelompok tersebut (p=0,552). Disimpulkan bahwa meskipun persepsi budaya organisasi dirasakan secara merata, pengalaman keterlibatan langsung menjadi determinan utama tingginya minat, sehingga strategi perguruan tinggi perlu difokuskan pada penguatan budaya positif yang inklusif untuk memacu partisipasi aktif mahasiswa.
Downloads
References
Adityawan, N. H., Harahap, D. H., & Rizqia, A. G. (2026). Peran iklim organisasi terhadap moral kerja anggota kepolisian daerah X. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 361–370. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8892
Arifin, M. F. S., Mukti, A., & Yulianti, E. R. (2025). Pembentukan kesadaran beragama peserta didik kelas XII B dengan menggunakan alat kontrol (Google Sites dan Scan it to Office) di SMA Negeri 87 Jakarta. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1352–1361. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6644
Ariyanto, M. S., Situmorang, N. Z., & Tentama, F. (2019). Pengaruh budaya organisasi terhadap subjective well-being pada guru perempuan Sekolah Menengah Kejuruan Kota Yogyakarta. Jurnal Fokus Makmur, 2(2), 242–249. http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/fokus/article/view/5834
Azzahra, L., & Irawan, D. (2023). Pentingnya mengenalkan Al-Qur’an sejak dini melalui pendidikan agama Islam. PJPI: Pengertian Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(1), 13–20. https://pjpi.my.id/index.php/pjpi/article/view/3
Fatkhurohmah, F., Pratiwi, P. H., & Martiana, A. (2020). Manajemen organisasi dalam membangun loyalitas anggota organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah di DIY. DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi, 7(2), 53–68. https://doi.org/10.21831/dimensia.v7i2.32650
Fitria, N., Chairy, A., & Nahdiyah, A. C. F. (2023). Mengurai kompleksitas budaya organisasi dalam konteks manajemen pendidikan pada lembaga pendidikan tinggi. JKSM: Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial, 1(4), 161–172. https://jurnalcendekia.id/index.php/jksm/article/view/287
Fridayani, J. A. (2022). Pendampingan dalam pengelolaan organisasi mahasiswa. SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 109–114. https://doi.org/10.35329/sipissangngi.v2i2.2922
Ginting, D. B. S., Ivanna, J., & Nababan, R. (2021). Perilaku kewargaan organisasi bagi guru untuk meningkatkan kinerja profesi keguruan. Jurnal Kewarganegaraan, 18(1), 1–13. https://doi.org/10.24114/jk.v18i1.21395
Lalu, E. B. (2026). Pengaruh kompensasi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan motivasi sebagai variabel intervening (Studi kasus pada KPRI Prima Karya Husada). CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 498–511. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.9197
Mudhar, M., Hasiana, I., Mufidah, E. F., & Badiah, L. I. (2023). Analisis minat karier berdasarkan teori karier Holland siswa Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Gresik. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, 4(2), 18–31. https://doi.org/10.19105/ec.v4i2.10218
Nasution, R. A., Syofyan, R., & Marna, J. E. (2022). Pengaruh efikasi diri, keaktifan berorganisasi, lingkungan keluarga dan locus of control terhadap kesiapan kerja mahasiswa Universitas Negeri Padang di masa pandemi Covid-19. Jurnal Ecogen, 5(3), 474–486. https://doi.org/10.24036/jmpe.v5i3.13030
Prayoga, R., Suherman, E., & Apriani, Z. (2023). Pengaruh knowledge sharing terhadap perilaku inovatif pada pengurus organisasi mahasiswa (Studi pada pengurus organisasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBP Karawang Periode 2022-2023). Journal on Education, 5(3), 9799–9807. https://doi.org/10.31004/joe.v5i3.1861
Purwaningsih, D. (2024). Budaya organisasi sebagai mediator hubungan kepemimpinan dan kinerja tenaga kependidikan di perguruan tinggi. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(6), 18–26. https://jurnal.politeknik-kebumen.ac.id/index.php/E-Koma/article/view/766
Putra, D., & Mustika, D. (2025). Determinan minat mengikuti MBKM FEB IIB Darmajaya: Peran motivasi sebagai moderasi. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(1), 423–433. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4611
Putri, C. T., & Trisnawati, N. (2022). Pengaruh dukungan sosial terhadap minat belajar statistika mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran UNESA di era Covid-19. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5486–5494. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3266
Redityani, N. L. P. A., & Susilawati, L. K. P. A. (2021). Peran resiliensi dan dukungan sosial terhadap burnout pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Jurnal Psikologi Udayana, 8(1), 86–95. https://doi.org/10.24843/jpu.2021.v08.i01.p09
Rosyidah, A., Ramadhanty, A. S., Saunan, Z., Falasifah, N., & Jamaluddin, A. (2023). Pengaruh aktivitas UKM UKOR terhadap minat dan bakat mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya. Jurnal Porkes, 6(1), 189–200. https://doi.org/10.29408/porkes.v6i1.7506
Salmany, M. R. (2023). Identifikasi kemampuan problem solving pada mahasiswa yang aktif berorganisasi. JOIES (Journal of Islamic Education Studies), 8(2), 255–264. https://doi.org/10.15642/joies.2023.8.2.227-236
Santana, S. A., Kusumah, T. I. P., & Purwati, P. (2025). Interaksi resiprokal otak dan perilaku pada perkembangan anak. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 721–728. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.4851
Sari, R., & Syofyan, R. (2021). Pengaruh pengalaman praktik kerja lapangan dan prestasi akademik yang dimoderasi oleh keaktifan mahasiswa dalam berorganisasi terhadap kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia kerja. Jurnal Ecogen, 4(2), 198–213. https://doi.org/10.24036/jmpe.v4i2.11069
Sari, Y. A., & Rafsanjani, M. A. (2020). Pengaruh pendapatan orang tua dan minat berorganisasi terhadap IPK mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi. JUPE (Jurnal Pendidikan Ekonomi), 8(3), 122–130. https://doi.org/10.26740/jupe.v8n3.p122-130
Saryono, S., Fazria, A. N., Andini, S., & Hasan, H. (2022). Hubungan antara pemahaman etika politik dan kesadaran hukum dengan budaya politik organisasi mahasiswa. Jurnal Citizenship Virtues, 2(1), 215–224. https://doi.org/10.37640/jcv.v2i1.1369
Suhartini, T. (2020). Implementasi kepemimpinan otentik dan person-organisation fit serta hubungannya dengan kontrak psikologis dan komitmen organisasional Islami. JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia), 10(2), 132–149. https://doi.org/10.21927/jesi.2020.10(2).132-149
Susanti, A. (2025). Pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan IPNU IPPNU terhadap motivasi belajar PAI. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 695–702. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5084
Sutarsih, W., Kusumaningsih, W., & Ginting, R. B. (2025). Pengaruh supervisi akademik, gaya kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap mutu sekolah di MTs. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 342–354. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4499
Syaiful, A. (2023). Peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat. JIDER: Journal of Instructional and Development Researches, 3(1), 29–36. https://doi.org/10.53621/jider.v3i1.102
Tawil, M. R., Amiruddin, A., Rongre, Y., Sudirman, S., & Malik, A. (2022). Shared vision-based teamwork cohesiveness: Catalyst for organizational commitment and organizational citizenship behavior (self-congruence theory perspective). JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 8(1), 196–205. https://doi.org/10.29210/020221306















