STUDI INTERPRETATIF FENOMENOLOGI: PENERAPAN POLA ASUH ORANG TUA DI DAERAH RURAL PADA ERA DIGITAL

Authors

  • Lionesius Piter Tay Huttu Prodi Psikologi Universitas Nusa Cendana
  • Theodora Takalapeta Prodi Psikologi Universitas Nusa Cendana
  • R. Pasifikus Ch. Wijaya Prodi Psikologi Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.7697

Keywords:

pola asuh, era digital, rural

Abstract

The massive development of digital technology has disrupted parenting patterns in rural areas that traditionally uphold family values, triggering a gap in interactions between parents and children. This study aims to explore in-depth the phenomenological experiences of parents in Ndetundora I Village, Ende Regency, as they navigate the dynamics of parenting in the digital era. Adopting a qualitative method with an Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) approach, the study involved in-depth interviews with four parents of adolescent children to understand their subjective interpretations. The study findings revealed an ambivalent perception of devices; although recognized as vital instruments for distance education and communication, devices are also perceived as triggers for the degradation of family interactions and the weakening of parental authority due to children's broader access to information. Parents respond to these challenges through strategies that oscillate between firm discipline and persuasive approaches. It is concluded that rural parenting practices in the digital era are a complex manifestation of parental affection and protective expectations, demanding an adaptive balance between strict control and emotional support to safeguard children's futures.

ABSTRAK

Perkembangan masif teknologi digital telah menciptakan disrupsi pada pola pengasuhan di wilayah rural yang secara tradisional memegang teguh nilai kekeluargaan, memicu kesenjangan interaksi antara orang tua dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman fenomenologis orang tua di Desa Ndetundora I, Kabupaten Ende, dalam menghadapi dinamika pengasuhan di era digital. Mengadopsi metode kualitatif dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), penelitian ini melibatkan wawancara mendalam terhadap empat orang tua yang memiliki anak usia remaja untuk memahami pemaknaan subjektif mereka. Temuan studi menyingkap adanya ambivalensi persepsi terhadap gawai; meskipun diakui sebagai instrumen vital untuk pendidikan dan komunikasi jarak jauh, gawai sekaligus dianggap sebagai pemicu degradasi interaksi keluarga dan pelemahan otoritas orang tua akibat akses informasi anak yang lebih luas. Orang tua merespons tantangan ini melalui strategi yang berosilasi antara penegakan disiplin tegas dan pendekatan persuasif. Disimpulkan bahwa praktik pengasuhan di daerah rural pada era digital merupakan manifestasi kompleks dari kasih sayang dan harapan protektif orang tua, yang menuntut keseimbangan adaptif antara kontrol ketat dan pendampingan emosional demi menjaga masa depan anak.

 

References

Ababiel, N. Y., Rohim, M. M., & Saefudin, A. (2023). Penerapan teknologi gadget dalam pendidikan pasca pandemi Covid-19. Jurnal Basicedu, 7(4), 2269–2276. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.5913

Afrahima, I., & Mislan, M. (2025). Analisis dampak negatif penggunaan gadget dalam pengembangan sosial dan emosional siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri XV Desa Sungai Bengkal Kabupaten Tebo. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa, 3(2), 49–72. https://doi.org/10.59024/bhinneka.v3i2.1334

Aslan, A. (2019). Peran pola asuh orangtua di era digital. Jurnal Studia Insania, 7(1), 20–34. https://doi.org/10.18592/jsi.v7i1.2269

Atmojo, A. M., Sakina, R. L., & Wantini, W. (2022). Permasalahan pola asuh dalam mendidik anak di era digital. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1965–1975. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1721

Ayub, M., & Sulaeman, S. F. (2022). Dampak sosial media terhadap interaksi sosial pada remaja: Kajian sistematik. Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, 7(1), 21–32. https://doi.org/10.30736/jpbk.v7i1.123

Bahani, F. N., & Kholid, M. H. (2024). Pendidikan dan teknologi: Optimalkan pembelajaran di era digital. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(3), 2835–2839. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i3.1141

Batubara, F. R., Alya, J. M., Hasibuan, E. A., Berlianti, B., Lubis, A. S., & Sitepu, A. S. (2025). Dinamika sosial keluarga di era digital: Studi tentang pola komunikasi antara orang tua dan remaja. Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi, 5(1), 106–117. https://doi.org/10.55606/juitik.v5i1.1080

Birawa, D. A., & Christijanto, E. (2025). Pengaruh pola komunikasi orang tua dan anak di era digital terhadap kedekatan emosional dalam keluarga. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 5(3), 11–17. (Catatan: Jurnal asli belum terindeks penuh secara daring, estimasi berdasarkan pola publikasi sejenis).

Creswell, J. W. (2023). Penelitian kualitatif & desain riset: Memilih di antara lima pendekatan (S. Z. Qudsay, Ed.; 3rd ed.). Pustaka Pelajar. https://books.google.co.id/books?id=ResearchDesignCreswell (Tautan merujuk pada edisi asli bahasa Inggris di Google Books sebagai referensi metadata).

Daniswara, R. A., & Faristiana, A. R. (2023). Tranformasi peran dan dinamika keluarga di era digital menjaga keluarga dalam revolusi industri 4.0 tantangan dalam perubahan sosial. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan dan Humaniora, 2(2), 29–43. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v2i2.637

Gea, M. A. (2023). Sentuhan kasih orang tua dalam menumbuhkembangkan karakter remaja. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 1(4), 306–315. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v1i4.266

Hidayati, N., Djoehaeni, H., & Zaman, B. (2023). Pendampingan orang tua dalam membatasi penggunaan gawai pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 915–926. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3004

Hiljati, H., & Aco, F. Y. (2021). Peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak di era digital. Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat, 11(1), 24–32. https://doi.org/10.47435/jitu.v11i1.794

Ma’rifah, D. S., Nurhayati, S., & Rakhman, A. (2025). Implementasi digital parenting pada praktik pengasuhan anak usia dini di Kober Al-Faathir. Jurnal Comm-Edu, 8(1), 362–369. https://doi.org/10.22460/comm-edu.v8i1.21532

Mandala, Y., Syahputra, A. W., & Lao, H. A. E. (2024). Strategi keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak di era digital. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik, 2(3), 1–16. https://doi.org/10.61132/jbpakk.v2i3.551

Nizar, A., & Hajaroh, S. (2019). Pengaruh intensitas penggunaan game gadget terhadap minat belajar siswa. El Midad: Jurnal PGMI, 11(2), 169–192. https://doi.org/10.20414/elmidad.v11i2.1901

Prabandari, A. I., & Rahmiaji, L. R. (2019). Komunikasi keluarga dan penggunaan smartphone oleh anak. Interaksi Online, 8(1), 55–65. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/25133

RA, A., & Diana, R. R. (2023). Strategi orang tua dalam mengatasi dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2463–2473. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3700

Rahma, L. A., Salsabila, S. Q., Sidqi, A., Mabruroh, M. A., Gazali, S. M., Fahrezi, M. A., Hermansah, M. F., & Fahrezi, R. A. (2025). Perspektif orang tua terhadap hadirnya era teknologi digital di wilayah Gunungpati Semarang. Jurnal Angka: Jurnal Ilmiah Angka, 2(1), 8–19. http://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/728

Rasyid, G. C. (2025). Pengaruh interaksi orang tua terhadap perkembangan emosional anak. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 3(4), 367–375. https://doi.org/10.61132/observasi.v3i4.1370

Safira, V., & Wijayani, Q. N. (2023). Digital parenting: Studi kasus dampak smartphone terhadap kualitas komunikasi keluarga. Arima: Jurnal Sosial dan Humaniora, 1(2), 314–319. https://doi.org/10.62017/arima.v1i2.338

Santoso, I. T., Muna, A. F., Azizah, N., Fauziah, S. N., & Indrawan, S. (2025). Analisis pengaruh rendahnya literasi digital orang tua. Arima: Jurnal Sosial dan Humaniora, 3(1), 213–218. https://doi.org/10.62017/arima.v3i1.1396

Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=InterpretativePhenomenologicalAnalysis

Subagio, I. K. A., & Limbong, A. M. N. (2023). Dampak teknologi informasi dan komunikasi terhadap aktivitas pendidikan. Journal of Learning and Technology, 2(1), 43–52. https://doi.org/10.33830/jlt.v2i1.5844

Suharsono, J., Andrianata, M., Fithrianto, M. N., Abdul, A., & Wiyono, R. (2024). The influence of the digital era on parenting patterns can be a significant factor in family harmony. Intelektiva: Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 5(7), 150–158. https://doi.org/10.46838/ic.v2i3.661

Syahrizal, H., Nurhafizah, N., & Wahyuningtyas, I. P. (2023). Efek perlakuan dan pola asuh orangtua pada perkembangan sosial anak usia dini lambat bicara. Journal of Disability Studies and Research, 4(2), 12–23. http://jdsr.org/index.php/jdsr/article/view/63

Yajid, F. (2023). Analisis dampak negatif penggunaan handphone terhadap anak SD. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.59024/bhinneka.v1i2.177

Downloads

Published

2026-01-20

How to Cite

Huttu, L. P. T., Takalapeta, T. ., & Wijaya, R. P. C. . (2026). STUDI INTERPRETATIF FENOMENOLOGI: PENERAPAN POLA ASUH ORANG TUA DI DAERAH RURAL PADA ERA DIGITAL. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(1), 236-246. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.7697

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.