PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS KELAS 5 MATERI LISTRIK
DOI:
https://doi.org/10.51878/action.v5i3.6574Keywords:
Project Based Learning, Keterampilan Proses Sains, Pembelajaran IPASAbstract
The problem underlying the research is that science process skills in learning, especially the subject of science and science on electricity in grade 5 of SDN Sindangreret are still relatively low. The purpose of this study is to improve science process skills by implementing the Project Based Learning (PJBL) learning model. The research method used in this study is Classroom Action Research (CAR) model of Kemmis and McTaggart with research subjects of 26 grade 5 students. The implementation was carried out through two learning cycles with stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected using observation sheets of students' science process skills with analysis of the percentage of achievement categorized as very good (86-100%), good (76-85%), moderate (60-75%), low (55-59%), very low (?-55%). The results showed an increase in science process skills from pre-action 38.46% to 69.23% in cycle I and reached 88.46% in cycle II. The PJBL model proved to be collaborative and independent knowledge formation. The implementation of the PJBL model has a positive impact on various aspects of learning, including students' cognitive, affective, and psychomotor skills. The PJBL model encourages meaningful learning because students play an active role in the process of discovering and constructing knowledge. Based on the test results, it shows that there is an increase in science process skills from the pre-action phase, to cycle I to cycle II. Therefore, it can be concluded that the implementation of the PJBL learning model can improve science process skills in grade 5 of SDN Sindangreret, Cipawitra District in the 2025/2026 academic year.
ABSTRAK
Masalah yang melatarbelakangi penelitian adalah keterampilan proses sains dalam pembelajaran khususnya mata pelajaran IPAS materi listrik di kelas 5 SDN Sindangreret yang masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan proses sains dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan subjek penelitian 26 siswa kelas 5. Penerapan dilakukan melalui dua siklus pembelajaran dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi keterampilan proses sains siswa dengan analisis persentase capaian berkategori sangat baik (86-100%), baik (76-85%), sedang (60-75%), rendah (55-59%), sangat rendah (?-55%). Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan keterampilan proses sains dari pratindakan 38,46% menjadi 69,23% pada siklus I dan mencapai 88,46% pada siklus II. Model PJBL terbukti kolaboratif dan pembentukan pengetahuan mandiri. Penerapan model PJBL memberikan dampak positif terhadap berbagai aspek pembelajaran, baik dari kognitif, afektif, maupun psikomotorik siswa. Model pjbl mendorong pembelajaran yang bermakna karena siswa berperan aktif dalam proses pencarian dan pembangunan pengetahuan. Berdasarkan hasil tes menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan proses sains dari mulai pratindakan, ke siklus I sampai siklus II. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PJBL dapat meningkatkan keterampilan proses sains di kelas 5 SDN Sindangreret Kecamatan Cipawitra Tahun Ajaran 2025/2026.
Downloads
References
Afiyah, A. N., & Zulkarnaen, Z. (2025). Penerapan inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa pada pembelajaran IPAS SD. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 306. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5033
Amalia, L. I., et al. (2024). Penerapan model pembelajaran PjBL berbantuan media Kopikegaya untuk meningkatkan hasil belajar IPAS kelas IV SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(2), 88. https://doi.org/10.51878/social.v4i2.3135
Bariyah, I. L. N., et al. (2022). Project based learning untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada konsep ekosistem. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 6(1), 1–8.
Chounta, I. (2020). Collaborative learning and patterns of practice. In Encyclopedia of Education and Information Technologies (p. 310). https://doi.org/10.1007/978-3-030-10576-1_83
Darwanto, D., & Nova, S. (2020). Pengintegrasian soft skills pada setiap pembelajaran. Eksponen, 10(2), 42. https://doi.org/10.47637/eksponen.v10i2.295
Faradhillah, F., & Zahara, S. R. (2021). The aplication of learning models of project based learning to improve students’ learning outcomes in post-legal materials. International Journal for Educational and Vocational Studies, 3(3), 186. https://doi.org/10.29103/ijevs.v3i3.4308
Fariza, N. A., & Kusuma, I. H. (2024). Implementasi model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar. Pubmedia: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 1(3), 10. https://doi.org/10.47134/ptk.v1i3.453
Haryanti, Y. D. (2017). Model problem based learning membangun kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(2). https://doi.org/10.31949/jcp.v3i2.596
Indah, N. (2024). Model pembelajaran discovery learning pada operasi bilangan kelas 4 SD. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 4(4), 382. https://doi.org/10.51878/science.v4i4.3497
Kusumasari, S., et al. (2025). Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis STEAM berorientasi ESD untuk meningkatkan kreativitas dan kemandirian siswa. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 609. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4860
Mutiah, T. (2020). Meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran sifat-sifat cahaya melalui model problem based learning pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 3 Kedungwringin. Jurnal Kualita Pendidikan, 1(3), 86. https://doi.org/10.51651/jkp.v1i3.13
Noviantari, H., et al. (2025). Efektivitas model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran matematika siswa kelas IV. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(2), 473. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.4984
Perveen, S. (2019). Effect of collaborative learning strategies on student’s science achievement at the elementary level. Pakistan Social Sciences Review, 3(II), 407–418. https://doi.org/10.35484/pssr.2019(3-ii)31
Rahmah, Y., et al. (2019). Penerapan model pembelajaran 5E untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa kelas VIII SMP Negri 6 Kota Bima. Jurnal Pijar Mipa, 14(2), 58–63.
Rahman, A. (2022). Project based learning sebagai upaya meningkatkan hasil belajar dan keterampilan proses sains peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(4), 1836–1841.
Rambe, M. K., et al. (2025). Inovasi pembelajaran untuk penjamin mutu pendidikan di sekolah. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(1), 439. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4376
Riskawati, R., et al. (2022). Penerapan project based learning (PjBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang gaya dan gerak. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3), 1183–1188.
Yogaswara, M. R., & Fauzi, K. M. A. (2025). Pembelajaran inquiri berbasis teknologi untuk meningkatkan pemahaman peta dan wilayah Indonesia pada kelas V. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 434. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5375
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nanda Aeni Hermawati, Rizki Hadiwijaya Zulkarnaen, Febri Fajar Pratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












