MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN MODEL PJBL, DIRECT INSTRUCTION, DAN MEDIA MAGIC LEARN BOX

Authors

  • Nia Fransiska Agustin Universitas Lambung Mangkurat
  • Tika Puspita Widya Rini Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.51878/action.v5i3.6569

Keywords:

Motorik Halus, Project Based Learning, Direct Instruction, Magic Learn Box

Abstract

The problem in this study was the low development of children's fine motor skills. This issue was due to the lack of variation in teaching models and learning media, as well as limited activities involving hand-eye coordination. Children experienced difficulties in activities such as cutting, threading, and holding writing tools correctly. To overcome these problems, the researcher applied the Project Based Learning model, Direct Instruction method, and Magic Learn Box media. The purpose of this study was to describe teacher activities, children’s learning activities, and the improvement in children's fine motor skills. This research used a qualitative approach with the Classroom Action Research (CAR) method, conducted over four sessions. The subjects were 11 children in Group A at TK Sun Shine Banjarmasin Utara. Instruments included observation sheets for teacher activities, student activities, and fine motor skill achievement. Data were collected through observation and documentation. The results showed a significant improvement. Teacher activity increased steadily, reaching the "Very Good" category in the final session. Children’s activity also improved to the “All Children Active” category. The development of children’s fine motor skills progressed from the “Starting to Develop” category in the initial session to “Developing Very Well” in the final session. This study proves that the use of Magic Learn Box through the Project Based Learning model and Direct Instruction method is effective in enhancing children's fine motor skills. Based on the research results, it can be concluded that using the Magic Learn Box media through the Project Based Learning model and Direct Instruction can improve teacher activities, children's learning activities, and the development of children's fine motor skills. It is recommended that school principals, teachers, and future researchers use this as valuable input to enhance the quality of learning for children.

ABSTRAK

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya perkembangan kemampuan motorik halus anak. Hal ini terjadi karena kurangnya variasi dalam model pembelajaran dan media yang digunakan, serta terbatasnya aktivitas yang melibatkan koordinasi tangan dan mata anak. Anak mengalami kesulitan dalam kegiatan seperti menggunting, meronce, dan memegang alat tulis dengan benar. Upaya yang dilakukan peneliti untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan menerapkan Model Project Based Learning, Direct Instruction, dan Media Magic Learn Box.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan peningkatan kemampuan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah anak kelompok A TK Sun Shine Banjarmasin Utara berjumlah 11 anak. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan capaian perkembangan motorik halus anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Aktivitas guru terus meningkat hingga mencapai kategori “Sangat Baik” pada pertemuan terakhir. Aktivitas anak dalam kegiatan juga meningkat hingga mencapai kategori “Seluruh Anak Aktif”. Capaian perkembangan motorik halus anak menunjukkan hasil yang optimal, dari kategori “Mulai Berkembang” pada pertemuan awal menjadi “Berkembang Sangat Baik” pada pertemuan akhir. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media Magic Learn Box dengan model Project Based Learning dan metode Direct Instruction efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media Magic Learn Box melalui model project based learning dan Direct Instruction dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak dan Perkembangan motorik halus anak. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adam, G., Divan, S., & Taran, E. G. M. (2024). Analisis Prioritas Stimulasi Motorik Halus dan Kasar Dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Penyebab dan Implikasi. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(4), 34-43.

Ariana, L., & Novitawati, N. (2023). Mengembangkan Kemampuan Anak Dalam Mengontrol Gerakan Tangan Menggunakan Otot Halus Melalui Kombinasi Model Project Based Learning Dan Model Direct Instructions Pada Kegiatan Mozaik. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (Jikad), 3(3), 32-41.

Istiqomah, L., Murtono, M., & Fakhriyah, F. (2020). Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Model Role Playing Berbantuan Media Visual di Sekolah Dasar. NATURALISTIC?: Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 650–660.

Kumullah, R., & Yulianto, A. (2020). Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Melalui Pembelajaran Talking Stick dengan Media Pohon Matematika Pada Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 2(2), 87–93.

Maesaroh, A. S., Yon, A. E., & Anggraeni, R. I. (2024). Peran guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini di Sekolah PAUD Bina Insani. Kapatu: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(3), 9-19.

Mokodompit, S. S., Sutisna, I., & Hardiyanti, W. E. (2020). Aktivitas pembelajaran guru di dalam kelas. Jambura Early Childhood Education Journal, 2(1), 123-137.

Norhikmah, N., & Rini, T. P. W. (2022). Mengembangkan Kemampuan Sains Anak Dengan Menggunakan Model Project Based Learning Dan Metode Eksperimen. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(3), 10-20.

Permatasari, A. I., Adjie, N., & Justicia, R. (2023, February). Peningkatan Kemampuan Mengelompokkan Melalui Pendidikan Matematika Realistik Pada Anak Usia Dini. In Prosiding Seminar Nasional PGPAUD UPI Kampus Purwakarta (Vol. 2, No. 1, pp. 1-6).

Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 7911-7915.

Ramli, A. F., & Jayanti, D. (2023). Project Based Learning untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini TKN Nilla Gading Rompegading. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran, 5(2), 1243-1248.

Simanjuntak, M. F., & Sudibjo, N. (2019). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah (Improving Students’ Critical Thinking Skills and Problem Solving Abilities Through Problem-Based Learning). JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education, 2(2), 108.

Syatauw, G. R., Solehun, S., & Rumaf, N. (2020). Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan melalui Permainan Kartu Huruf Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 2(2), 80–86.

Tjaya, G. Y. A. T. Y., Wondal, R., & Haryati, H. (2020). Peranan kegiatan meronce dengan bahan bekas dalam meningkatkan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Cahaya Paud, 2(2), 59-71.

Ukkas, R., Thaha, H., & Rahmawati, R. (2020). Peranan Media Bermain bagi Perkembangan Aspek Psikomotorik Anak Usia Dini di TK Seatap Kampung Tangga. Jurnal Konsepsi, 9(3), 140-151.

Winarni, & Widi, E. (2021). Teori dan Praktik Penelitian Kuantitatif dan Kualilitatif Penelitian Tindak Kelas (PTK) Research and Development (R&D). Bumi Aksara.

Downloads

Published

2025-08-04

How to Cite

Agustin, N. F., & Rini, T. P. W. (2025). MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN MODEL PJBL, DIRECT INSTRUCTION, DAN MEDIA MAGIC LEARN BOX. ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas Dan Sekolah, 5(3), 400-410. https://doi.org/10.51878/action.v5i3.6569

Issue

Section

Articles