MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MENGGUNAKAN MODEL DEMONSTRATION, METODE DRILL, DAN PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BATOK KELAPA
DOI:
https://doi.org/10.51878/action.v5i3.6248Keywords:
Motorik Kasar, Demonstration, DrillAbstract
This research is motivated by the low activity and development of children's gross motor skills, especially in performing coordinated movements. The purpose of this study is to describe teacher activities, analyze children's activities, and the results of gross motor development. This research method uses a qualitative approach with the type of Classroom Action Research (CAR) which is carried out in 4 meetings, the research setting is in group B1 children of TK Islam Khadijah Plus Banjarmasin totaling 20 children. The data collection technique uses observation and descriptive data analysis using tables and graphs. The results of the study show that (1) teacher activity at meeting 1 gets the category "Good" and continues to increase until meeting 4 gets the category "Very Good". (2) child activity at meeting 1 gets the category "Quite Active" with a percentage of 47% and continues to increase until meeting 4 gets the category "Very Active" with a percentage of 82%. (3) the results of gross motor development at meeting 1 get the category "Starting to Develop" with a percentage of 48% and continues to increase until meeting 4 gets the category "Very Well Developed". Based on the research results, it can be concluded that the demonstration model, drill method, and traditional coconut shell stilt games can develop gross motor activity and development results very well and all children are active.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas dan perkembangan motorik kasar anak, khususnya dalam melakukan gerak terkoordinasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak, dan hasil perkembangan motorik kasar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok B1 TK Islam Khadijah Plus Banjarmasin yang berjumlah 20 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan data analisis secara deskriptif menggunakan tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru pada pertemuan 1 mendapat kategori ”Baik” dan terus meningkat hingga pertemuan 4 mendapat kategori ”Sangat Baik”. (2) aktivitas anak pada pertemuan ke-1 mendapat kategori ”Cukup Aktif” dengan persentase 47% dan terus meningkat hingga pertemuan 4 mendapat kategori ”Sangat Aktif” dengan persentase 82%. (3) hasil perkembangan motorik kasar pada pertemuan 1 mendapat kategori ”Mulai Berkembang” dengan persentase 48% dan terus meningkat hingga pertemuan 4 mendapat kategori ”Berkembang Sangat Baik”. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model demonstration, metode drill, dan permainan tradisional egrang batok kelapa dapat mengembangkan aktivitas dan hasil perkembangan motorik kasar dengan sangat baik dan seluruh anak aktif.
Downloads
References
Abusleme-Allimant, R., Hurtado-Almonacid, J., Reyes-Amigo, T., Yáñez-Sepúlveda, R., Cortés-Roco, G., Arroyo-Jofré, P., & Páez-Herrera, J. (2023). Effects of structured and unstructured physical activity on gross motor skills in preschool students to promote sustainability in the physical education classroom. Sustainability, 15(13), 10167.
Asyari, M. G., & Arisanty, D. (2022). Implementation Of The Combination Of Explicit Instruction Model, Drill Method And Media Bowling In Development Motor Rough At Group A Kindergarten. E-CHIEF Journal, 2(1), 21-28.
Baan, A. B., Rejeki, H. S., & Nurhayati. (2020). Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Jurnal Bungamputi, 6(0), 14-21.
Devi, M. S. (2020). Penggunaan permainan tradisional egrang batok kelapa dalam perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).
Fadjariyanti, F., & Fathiyah, K. N. (2022). Analisis permainan tradisional cakbikak untuk mengasah kemampuan motorik kasar anak usia dini. Jurnal obsesi: jurnal pendidikan anak usia dini, 6(6), 6594-6601.
Fatimah, S. (2021). Mengembangkan Aspek Fisik Motorik Halus dalam Melatih Koordinasi Mata dan Tangan Serta Jari Jemari menggunakan Model Demonstration dan Metode Pemberian Tugas pada Kelompok B RA Yanabi Banjarmasin. Pharmacognosy Magazine, 75(17), 399–405.
Fauzianti, R. J., & Inten, D. N. (2021). Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional Egrang Batok Kelapa. Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP), 4(2), 145–150.
Festiawan, R. (2020). Belajar dan pendekatan pembelajaran. Universitas Jenderal Soedirman, 11, 1-17.
Juliyanti, J., Tohir, A., Anggraini, H., & Qomario, Q. (2023). Pengaruh Permainan Tradisional Egrang Batok Kelapa Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Di Kelompok B TK Padma Mandiri Bandar Lampung Tahun Ajaran 2022/2023. Journal Of Dehasen Educational Review, 4(3), 187–192.
Maghfiroh, S., & Suryana, D. (2021). Media pembelajaran untuk anak usia dini di pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1560-1566.
Masruroh. (2018). Hubungan Antara Permainan Tradisional Egrang Tempurung Kelapa Dengan Kemampuan Motorik Kasar Anak Kelompok B Di Tk Taman Indria 2 Genteng Kabupaten Banyuwangi. (Skripsi, Universitas Jember).
Nisah, S. A., Suwika, I. P., & Rahmatia, S. (2022). Pengaruh Permainan Tradisional Egrang Batok Kelapa Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Di Kelompok B Tk Al-Khairaat Kaleke. Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah, 2(2), 68-77.
Rahmawati, L. (2022). Pengembangan Aktivitas dan Kemampuan Seni Melukis menggunakan Kombinasi Model Demonstration dan Outdoor Learning pada Anak Kelompok B TK Rosiana Banjarmasin. (Skripsi, Universitas Lambung Mangkurat)
Ramadina, N., & Cinantya, C. (2022). Mengembangkan aktivitas dan motorik halus anak kelompok a dalam membuat garis sesuai pola melalui model coklat di tk aba 1 pagatan. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(1), 20-32.
Retnoningsih, E. (2020). Model Pembelajaran Metode Driil. OSF. 1–14.
Saputra, N., Zanthy, L. S., Gradini, E., Jahring, Rif'an, A., & Arifin, A. (2021). Penelitian Tindakan Kelas. Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Siahaan, H. (2013). Peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui metode bermain egrang batok kelapa di RA-Alhidayah Medan (Doctoral dissertation, UNIMED).
Sitorus, A. S., Rahmadhani, S., Rambe, A. O., Herdini, H., & Robiatul, L. (2023). Bermain Aktif dalam Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun Di PAUD Binayatul. AL-HANIF: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting, 3(1), 12-19.
Tursina, A., Mahriza, R., & Ramaida, A. (2022). Tarian Ranup Lampuan: Meningkatkan Perkembangan Fisik Motorik Kasar Anak Usia Dini. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 9(2), 69-78.
Wahyuni, F., & Azizah, S. M. (2020). Bermain dan belajar pada anak usia dini. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 15(01), 159-176.
Wekke, I. S. (2019). Metode Penelitian Sosial. Yogyakarta: Gawe Buku.
Wijayanti, L. (2020). Pengembangan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui kegiatan permainan tradisional. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 655–663.
Zahra, H. F., Nazhira, F., Faradhillah, K. R., & Sirada, A. (2023). Hubungan Antara Keseimbangan Dan Kelincahan Pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah, 2(2), 38-45.
Zahriani, N., Wahyuni, N. S. W., Siregar, D. K., & Pane, A. I. S. (2021). Upaya Kepala Sekolah Dalam Peningkatkan Kinerja Guru Dan Partisipasi Orangtua Terhadap Pelaksanaan Aktivitas Pembelajaran Anak Pada Masa Pandemi Covid-19. PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 92–109.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hapipah Hapipah, Maimunah Maimunah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












