PERAN FAMILY ALTAR DALAM PERKEMBANGAN IMAN REMAJA PEMUDA DI GEREJA BETHANY PASAR LEGI SURAKARTA

Authors

  • Melkisedekh Bagaskara Agung Soediro Universitas Kristen Teknologi Solo
  • Justin Niaga Siman Juntak Universitas Kristen Teknologi Solo

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v5i2.6227

Keywords:

family altar, iman remaja, gereja lokal

Abstract

Social media has posed a significant challenge to Christian youth discipleship in today’s digital age. This study is based on the growing disinterest among young people in church services and ministries, as observed at Bethany Church Pasar Legi, Surakarta. The research focuses on analyzing the role of the Family Altar as a small group community designed to nurture youth faith and spiritual involvement. This study employed a descriptive qualitative method with data collected through interviews, observations, and documentation. Informants included youth members, ministry leaders, and Family Altar coordinators. The findings reveal five key factors influencing faith development among youth: the personal quality of spiritual leaders, open communication and relationships, consistent spiritual formation, active participation in ministry, and family support through Family Altar practices. Family Altar effectively fosters a relational and reflective space for youth to grow in their faith. In conclusion, Family Altar is a relevant spiritual innovation for addressing digital-era challenges and has potential to be replicated in other church settings.

ABSTRAK
Media sosial telah menjadi tantangan besar dalam pembinaan iman remaja Kristen di era digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya minat remaja pemuda terhadap ibadah dan pelayanan gereja, seperti yang terjadi di Gereja Bethany Pasar Legi Surakarta. Fokus penelitian ini adalah menganalisis peran Family Altar sebagai komunitas kecil yang dirancang untuk menumbuhkan iman dan keterlibatan rohani remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pemuda, pengurus ibadah, dan pemimpin Family Altar. Hasil penelitian menunjukkan lima faktor utama yang memengaruhi pengembangan iman remaja: kualitas pribadi pemimpin rohani, komunikasi dan relasi yang terbuka, pembinaan spiritual yang konsisten, partisipasi aktif pemuda, serta dukungan dari lingkungan keluarga melalui praktik Family Altar. Family Altar terbukti mampu membangun komunitas yang relasional dan reflektif bagi remaja untuk bertumbuh dalam iman. Kesimpulannya, Family Altar merupakan inovasi pelayanan yang relevan dalam menghadapi tantangan era digital serta berpotensi menjadi model pembinaan iman yang dapat direplikasi di gereja-gereja lain.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Banks, R., & M., B. L. (2004). Reviewing leadership: A Christian evaluation of current approaches. Baker Academic.

Dean, K. C., & E., W. W. (2019). The spiritual authority of authentic leaders: Insights for youth ministry. The Journal of Youth Ministry, 17(2), 7–29.

Dini, S. R., & Romadhon, T. S. (2024). Dampak psikologis remaja akibat orang tua tidak dapat meluangkan waktu akibat bekerja. Jurnal Psikologi, 5(3), 144–151.

Farrand, P., & Jeremiah, W. (2014). Tantangan media bagi kaum muda dan tanggapan gereja di dalam pelayanan pastoral. Consilium, 11(1), 55–64.

Fowler, J. W. (1981). Stages of faith: The psychology of human development and the quest for meaning (1st ed.). Harper & Row.

Kouzes, J. M., & Posner, B. Z. (2017). The leadership challenge: How to make extraordinary things happen in organizations (6th ed.). Wiley.

Lestari, D., & Y., N. (2018). Peran kegiatan keagamaan dalam meningkatkan karakter religius remaja. Jurnal Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 16(1), 11–20.

Lykes, J. (2015). Modeling Christlike leadership: A study on youth perceptions of authentic ministry. Christian Education Journal, 12(1), 85–101.

Napitupulu, F. (2024). Membangun karakter iman pemuda: Peran strategis gereja dalam mengembangkan karakter pemuda. Sarita Bahalap: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 1(1), 22–31.

Nuban, H. A., & Mardiarto, M. (2021). Peran penting pembinaan kerohanian dalam kesetiaan bagi pemuda di kelompok sel di Gereja JKI Maranatha. Veritas Lux Mea: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(2), 145–159. https://doi.org/10.59177/veritas.v3i2.115

Sabatini, T., & Juntak, J. N. S. (2024). Pemberdayaan pemuda sebagai guru sekolah minggu dalam rangka meningkatkan pertumbuhan iman anak. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(3), 639–650.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (19th ed.). Alfabetha.

Sulistiani, I., et al. (2024). Pengaruh media sosial terhadap sikap remaja pada era. Jurnal Sosio-Filosofi dan Komunikasi, 18(2), 138–146.

Sutoyo, D. (2012). Komunitas kecil sebagai tempat pembelajaran gaya hidup Kristen. Antusias: Jurnal Teologi Dan Pelayanan, 2(2), 1–26.

Wicaksono, T. C., & Juntak, J. N. S. (2024). Peran orang tua Kristen terhadap pola asuh kepada anak sulung dan anak bungsu rentang usia 13-16 tahun di PPA IO-999 Maria Marta GKI Sangkrah Surakarta. Secondary: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 4(2), 61–67.

Widyastuti, W., & H., M. (2017). Pengaruh gaya kepemimpinan partisipatif terhadap kinerja organisasi melalui motivasi. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan, 1(1), 56–64.

Winasih, A. J., & Juntak, J. N. S. (2024). Peranan pola asuh orang tua dalam melaksanakan pendidikan Kristiani terhadap remaja menurut Amsal 1:8-9 di Gereja Kristen Jawa Bahtera Kasih. Knowledge: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian Dan Pengembangan, 4(2), 1–23.

Yusuf, S. (2008). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2025-07-15

How to Cite

Soediro, M. B. A., & Juntak, J. N. S. . (2025). PERAN FAMILY ALTAR DALAM PERKEMBANGAN IMAN REMAJA PEMUDA DI GEREJA BETHANY PASAR LEGI SURAKARTA . ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 5(2), 207-218. https://doi.org/10.51878/academia.v5i2.6227

Issue

Section

Articles