SCIENTIFIC ATTITUDE AND THEIR RELATIONSHIP WITH STUDENTS' SCIENCE LITERACY IN JUNIOR HIGH SCHOOL

Authors

  • Arsyad Arsyad Islamic Education Of Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia
  • Safitriani Safitriani Islamic Education Of Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v5i2.4979

Keywords:

Scientific Attitude, Scientific Literacy, Junior High School

Abstract

ABSTRACT

Current education emphasizes the development of scientific attitudes such as curiosity, objectivity, and critical thinking as provisions for facing global challenges. These scientific attitudes play an important role in improving the scientific literacy of junior high school students because they encourage an understanding of science as a process of thinking and evidence-based investigation. This study aims to provide an overview of the profile of the scientific attitude ability and scientific literacy ability of students in Junior High School. The approach used in this research is quantitative with the sampling technique being total sampling. Based on the data that has been obtained, followed by the discussion described above, at the end of the study it can be concluded that the profile of the scientific attitude ability and scientific literacy ability of students in Junior High School, is dominated by students (students) with the ability of scientific attitudes with the category "good" as much as 38.16%, the "very good" category as much as 30.26%, the "medium" category as much as 22.37%, and as much as 9.21% for the "low" category. As for science literacy ability, it is dominated by students with the ability in the "good" category as much as 35.53%, the ability in the "very good" category as much as 32.89%, the "moderate" category as much as 21.05%, and the remaining 10.53 % categorized as “low”. Based on the results of the correlation test, it can also be concluded that there is a significant correlation between the ability of scientific attitudes and the ability of students' scientific literacy. Therefore, it shows that the ability of scientific attitudes has a significant effect on students' scientific literacy skills.

ABSTRAK

Pendidikan saat ini menekankan pengembangan sikap ilmiah seperti rasa ingin tahu, objektivitas, dan berpikir kritis sebagai bekal menghadapi tantangan global. Sikap ilmiah ini berperan penting dalam meningkatkan literasi ilmiah siswa SMP karena mendorong pemahaman sains sebagai proses berpikir dan penyelidikan berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang profil kemampuan sikap ilmiah dan kemampuan literasi sains siswa SMP. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Berdasarkan data yang telah diperoleh, dilanjutkan dengan pembahasan yang telah diuraikan di atas, pada akhir penelitian dapat disimpulkan bahwa profil kemampuan sikap ilmiah dan kemampuan literasi sains siswa SMP, didominasi oleh siswa (peserta didik) dengan kemampuan sikap ilmiah dengan kategori “baik” sebanyak 38,16%, kategori “sangat baik” sebanyak 30,26%, kategori “sedang” sebanyak 22,37%, dan sebanyak 9,21% untuk kategori “rendah”. Sedangkan untuk kemampuan literasi sains didominasi oleh siswa dengan kemampuan pada kategori “baik” sebanyak 35,53%, kemampuan pada kategori “sangat baik” sebanyak 32,89%, kategori “sedang” sebanyak 21,05%, dan sisanya sebesar 10,53% berkategori “rendah”. Berdasarkan hasil uji korelasi juga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara kemampuan sikap ilmiah dengan kemampuan literasi sains siswa. Dengan demikian, hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan sikap ilmiah berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, Y. (2015). Pembelajaran multiliterasi. Bandung: PT Refika Aditama.

Afni, N., & Rokhimawan, M. A. (2018). Literasi Sains Peserta Didik Kelas V di MIN Tanuraksan Kebumen. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 10(1), 47–68.

Anhar, A., Gani, S. A., & Muslem, A. (2021). A survey of student’s English proficiency and their needs toward learning outcomes at vocational colleges. English Education Journal, 12(4), 631–641.

Ardianto, D., & Rubini, B. (2016). Literasi sains dan aktivitas siswa pada pembelajaran IPA terpadu tipe shared. Unnes Science Education Journal, 5(1).

Arief, M. (2022). Keterampilan Proses Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (Ipa) Mi/Sd Dan Sikap Ilmiah. Darussalam, 22(2).

Aslamiyah, S. (2017). Konseling Individual Guru Bimbingan dan Konseling terhadap Perilaku Pengembangan Potensi Diri di SMK Negeri 4 Banjarmasin. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 3(2), 13–16.

Attamimi, M. A., & Umarella, S. (2019). Implementation Of The Theory Multiple Intelligences In Improving Competence Of Learners On The Subjects Of Islamic Religious Education In Smp Negeri 14 Ambon. Al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 73–103.

Daniah, D. (2020). Pentingnya Inkuiri Ilmiah pada Praktikum dalam Pembelajaran IPA untuk Peningkatan Literasi Sains Mahasiswa. Pionir: Jurnal Pendidikan, 9(1).

Dewantari, N., & Singgih, S. (2020). Penerapan Literasi Sains Dalam Pembelajaran Ipa. Indonesian Journal of Natural Science Education, 3(2), 366–371.

Dwiyanti, A. N., & Rahayuni, G. (2020). Analisis Sikap Literasi Sains Calon Guru SD Berdasarkan Programme for International Student Assesment (PISA). JURNAL PANCAR (Pendidik Anak Cerdas Dan Pintar), 3(1).

Fatonah, S., & Prasetyo, Z. K. (2014). Pembelajaran Sains. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Febriyanti, N. (2021). Implementasi Konsep Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1631–1637.

Harlen, W., & Qualter, A. (2018). The teaching of science in primary schools. David Fulton Publishers.

Hasanuddin, M. I. (2020). Pengetahuan Awal (prior knowledge): Konsep dan implikasi dalam pembelajaran. Edisi, 2(2), 217–232.

Hendracipta, N. (2016). Menumbuhkan sikap ilmiah siswa sekolah dasar melalui pembelajaran ipa berbasis inkuiri. JPsd (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar), 2(1), 109–116.

Hidayati, F., & Julianto, J. (2018). Penerapan literasi sains dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Masalah. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika" Motogpe".

Hijrah, S. (2020). Pengaruh Penerapan Model Quantum Teaching Terhadap Motivasi Belajar Siswa Ilmu Pengetahuan Alam Di Kelas Iv Sd Inpres Malengkeri Ii.

Kharisma, M. F. (2020). Literasi Sains Untuk Membangun Sikap Ilmiah Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 6(1), 1–14.

Khasanah, A. N., Santosa, S., Indrowati, M., & Septiyanto, A. (2022). The Effect of Picture and Picture Integration with Guided Note Taking Accompanied by Optimization of Teaching Aids Learning Outcomes. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(2), 724–730.

Maarif, M. A., & Sulistyanik, E. D. (2019). Pengembangan Potensi Peserta Didik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence). Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2).

Magdalena, I., Sari, D. M., Hurrahmah, M., & Sari, N. R. (2020). Pengembangan instrumen penilaian sikap ilmiah pada pembelajaran dengan model latihan penelitian di SDN Rawakidang. Edisi, 2(3), 350-359.

Masni, H. (2018). Urgensi pendidikan dalam mengembangkan potensi diri anak. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 8(2), 275–286.

Miharja, F. J. (2016). Literasi Islam & literasi sains sebagai penjamin mutu kualitas manusia Indonesia di era globalisasi. Research Report, 2.

Mulyadi, M. (2011). Penelitian kuantitatif dan kualitatif serta pemikiran dasar menggabungkannya. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, 15(1), 128–137.

Nehru, N., & Syarkowi, A. (2017). Analisis desain pembelajaran untuk meningkatkan literasi sains berdasarkan profil penalaran ilmiah. WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika), 2(1).

Nurhasanah, S., & Sobandi, A. (2016). Minat belajar sebagai determinan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran (JPManper), 1(1), 128–135.

Orlando, R. (2016). Mengembangkan Potensi Dan Keterampilan Olahraga Peserta Didik Dalam Pembelajaran Penjas Di Sekolah Ditinjau Dari Bakat Berolahraga. Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 14(3).

Pantiwati, Y., Kusniart, T., & Permana, F. H. (2023). The effects of the blended project-based literacy that integrates school literacy movement strengthening character education learning model on metacognitive skills, critical thinking, and opinion expression. European Journal of Educational Research, 12(1), 145–158.

Permana, R., & Habibie, A. (2021). Analisis Assesmen Literasi Jasmani dengan Kebutuhan Pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Muhammadiyah Tasikmalaya.

Pertiwi, U. D., Atanti, R. D., & Ismawati, R. (2018). Pentingnya Literasi Sains Pada Pembelajaran Ipa Smp Abad 21. Indonesian Journal of Natural Science Education (IJNSE), 1(1), 24–29.

Putri, D. I. I. (2020). Manajemen Pengembangan Peserta Didik Berbasis Total Quality Management di MI Al-Hidayah Bagor Miri Sragen. Millah: Jurnal Studi Agama, 63–88.

Rachmawati, A., & Rusydiyah, E. F. (2020). Implementasi pembelajaran berbasis e-learning pada mata pelajaran pendidikan agama islam. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 5(1), 1–14.

Saputri, R. S. (2017). Peran guru dalam meningkatkan sikap ilmiah peserta didik kelas VB di MIN Demangan Kota Madiun.

Sholahuddin, A., Sari, M. M., Amin, C., & Muslim, M. (2021). Tingkat literasi sains siswa SMP Kotamadya Banjarmasin. Prosiding Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, 1(1).

Tallam, E., Kaura, D., & Mash, R. (2022). Midwives’ self-perceived confidence in their knowledge and skills in Kenya: An observational cross-sectional study. International Journal of Africa Nursing Sciences, 16, 100387.

Ulfa, S. W. (2016). Pembelajaran Berbasis Praktikum: Upaya Mengembangkan Sikap Ilmiah Siswa pada Pembelajaran Biologi. NIZHAMIYAH, 6(1).

Umar, U., Alnedral, A., Padli, P., & Mardesia, P. (2022). Effectiveness of sports biomechanics module based on literacy skills to improve student concept understanding. Jurnal Keolahragaan, 10(2), 183–195.

Wiedarti, P., Laksono, K., & Retnaningsih, P. (2018). Desain induk gerakan literasi sekolah.

Zahro, I. F., Atika, A. R., & Westhisi, S. M. (2019). Strategi pembelajaran literasi sains untuk anak usia dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 4(2), 121–130.

Downloads

Published

2025-05-25

How to Cite

Arsyad, A., & Safitriani, S. (2025). SCIENTIFIC ATTITUDE AND THEIR RELATIONSHIP WITH STUDENTS’ SCIENCE LITERACY IN JUNIOR HIGH SCHOOL. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 5(2), 67-77. https://doi.org/10.51878/academia.v5i2.4979

Issue

Section

Articles