TRANSFORMASI DIGITAL DESA PONGGOK: TANTANGAN DAN POTENSI MENUJU DESA PINTAR YANG BERKELANJUTAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v5i2.4977Keywords:
Digitalisasi, Desa Pintar, Desa PonggokAbstract
ABSTRACT
The development of information and communication technology (ICT) has brought significant changes in various aspects of life, including in village governance. Digitalization is one of the main strategies in efforts to improve the quality of public services, administrative efficiency, and empower the economy of rural communities. The concept of smart villages emerged as a response to the need to integrate digital technology in sustainable rural development. This study aims to analyze the implementation of digitalization in Ponggok Village, Klaten Regency, Central Java, as part of the transformation towards a sustainable smart village. Using a qualitative approach with a case study method, the research was conducted on December 5, 2024. Data collection techniques included in-depth interviews, field observations, and documentation involving village officials, local MSMEs, community members, and tourism managers. The results indicate that digitalization has improved the efficiency of village governance through digital information systems that accelerate administrative processes and public services. In the economic sector, the use of social media and e-commerce platforms by MSMEs has enhanced product competitiveness and market reach. In tourism, digital platforms have supported the promotion of leading destinations, although better data integration is still needed. However, challenges such as limited internet infrastructure and low digital literacy hinder optimal implementation. Therefore, infrastructure development, human resource capacity building, and multi-stakeholder collaboration are essential to realizing Ponggok Village as an independent and sustainable smart village
ABSTRAK
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam tata kelola pemerintahan desa. Digitalisasi menjadi salah satu strategi utama dalam upaya peningkatan kualitas layanan publik, efisiensi administrasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Konsep smart village atau desa pintar muncul sebagai respons terhadap kebutuhan untuk mengintegrasikan teknologi digital dalam pembangunan pedesaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi digitalisasi di Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dalam rangka mendorong transformasi menuju desa pintar (smart village) yang berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini dilakukan pada tanggal 5 Desember 2024. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi yang melibatkan perangkat desa, pelaku UMKM, masyarakat, dan pengelola pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah meningkatkan efisiensi tata kelola pemerintahan desa melalui sistem informasi digital yang mempercepat proses administrasi dan pelayanan publik. Di sektor ekonomi, penggunaan media sosial dan platform e-commerce oleh UMKM meningkatkan daya saing dan pemasaran produk lokal. Pada sektor pariwisata, digitalisasi membantu promosi destinasi unggulan, meskipun masih diperlukan integrasi data wisata yang lebih baik. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur internet dan rendahnya literasi digital masih menghambat optimalisasi digitalisasi. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, dan kolaborasi multipihak menjadi kunci dalam mewujudkan Desa Ponggok sebagai desa pintar yang mandiri dan berkelanjutan.
Downloads
References
Arifianto, A., & Setiawan, I. (2023). Digitalisasi pemerintahan desa berbasis aplikasi: Studi kasus aplikasi “SIDesa” di Jawa Tengah. Jurnal Kebijakan Dan Administrasi Publik, 27(1), 85–. https://doi.org/https://doi.org/10.33701/jkap.v27i1.3149
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Daraba, D., Salam, R., Wijaya, I. D., Baharuddin, A., Sunarsi, D., Makassar, U. N., Malang, P. N., Pamulang, U., & Barat, S. (2023). Membangun Pelayanan Publik yang Inovatif dan Efisien di Era Digital di Indonesia Building Innovative and Efficient Public Services in. 5(1).
Darusman, Y., Annisa, Y., & Hidayat, R. (2024). Penguatan Literasi Digital Di Desa Pulau Gadang: Evaluasi Dampak Peningkatan Kesadaran Teknologi. Jurnal Literasi Digital Dan Desa Pintar, 11(1), 18-.
Gervasi, R. (2023). Pelatihan digitalisasi untuk pelaku UMKM di Desa Aliantan, Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Gervasi, 5(2), 45-58. https://journal.upgripnk.ac.id/index.php/gervasi/article/view/8784
Handayani, T. (2020). Peran digitalisasi dalam pemberdayaan masyarakat desa pada era revolusi industri 4.0. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 161–. https://doi.org/https://doi.org/10.12928/jp.v4i2.17279
Hansen, L., & Becker, M. (2021). Digital transformation in rural tourism: Opportunities and challenges. Journal of Rural Development and Innovation, 15(2), 135. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jrdi.2021.04.005
Kumar, V., Dixit, A., Javalgi, R. G., & Dass, M. (2019). Digital transformation in emerging markets: Strategies and best practices. Government Information Quarterly, 36(3), 101. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.giq.2019.04.002
Kurniawan, T., & Sari, M. (2021). Strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur digital di daerah terpencil. Jurnal Teknologi dan Pembangunan, 10(3), 150-162. https://doi.org/10.5678/jtp.v10i3.2021
Maryam, N. S. (2016). Mewujudkan good governance melalui pelayanan publik. Jurnal ilmu politik dan komunikasi, 6(1).
Nastiaa, I., Sartib, I., Hugua, & Pusung, C. (2024). Percepatan Pembangunan Desa Melalui Transformasi Digital Menuju Desa Cerdas: Analisis Bibliometrik. Jurnal Teknologi Desa Cerdas, 9(3), 101-.
Pratama, A., & Lestari, D. (2023). Pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan teknologi informasi pariwisata di desa wisata. Jurnal Pariwisata Digital, 7(1), 23-35. https://doi.org/10.1234/jpd.v7i1.2023
Puskomedia. (2022). Infrastruktur desa digital sebagai pendukung pembangunan ekonomi dan sosial desa. Puskomedia. https://www.puskomedia.id/blog/infrastruktur-desa-digital/
Rahman, M. T., Syafruddin, A., & Nugroho, Y. (2023). Digital literacy and the empowerment of rural MSMEs in Indonesia. Journal of Small Business and Enterprise Development, 30(1), 45–. https://doi.org/https://doi.org/10.1108/JSBED-08-2022-0334
Rasul, S. (2009). Penerapan Good governance di Indonesia dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Mimbar Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 21(3), 538-553.
Sukawati, I. K., Putra, L., Najicha, F. U., & Mahasaraswati, U. (2022). Jurnal Discretie?: Tantangan Reformasi Birokrasi dalam Mewujudkan Good Governance berbasis Partisipasi Masyarakat Jurnal Discretie?: 3(3), 170–181.
Suri, I., & Halim. (2022). Literasi Digital Dalam Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan Masyarakat Desa Cirumpak Kabupaten Tangerang. Jurnal Ekonomi Dan Kewirausahaan Desa, 14(1), 29-.
Suryani, D. (2022). Peran e-Government dalam meningkatkan pelayanan publik di desa. Urnal Ilmu Administrasi Negara, 12(1), 23–. https://doi.org/https://doi.org/10.25077/jiam.12.1.23-34.2022
Syaifuddin, M., & Prabowo, H. (2022). Transformasi Digital Desa Melalui Sistem Informasi Desa (SID): Studi di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 25(1), 56–. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jsp.65874
Wicaksono, F. A., & Winarno, B. (2021). Digitalisasi layanan pemerintah desa dalam perspektif good governance. Jurnal Administrasi Publik, 11(2), 212. https://doi.org/https://doi.org/10.21776/ub.jiap.2021.011.02.6
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rindi Astika Yuliana, Natalia Natalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












