OPTIMALISASI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MELALUI IMPLEMENTASI MODEL DISCOVERY LEARNING
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v1i1.367Keywords:
Keterampilan Berpikir Kritis, Hasil Belajar, Discovery LearningAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar fisika pada materi Induksi Elektromagnetik melalui implementasi model Discovery Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melakukan 2 (dua) siklus tindakan. Setiap siklus dilakukan melalui 4 (empat) tahapan yaitu: (a) perencanaan, (b) pelaksanaan, (c) observasi, dan (d) refleksi. Data keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar dikumpulkan dengan cara: observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah análisis kualitatif, kuantitatif dan análisis statistik deskriptif. Hasil análisis menunjukkan bahwa implementasi model Discovery Learning dapat mengoptimalkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar fisika pada materi Induksi Elektromagnetik. Secara kualitatif terjadi optimalisasi nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis kategori tinggi pada pra siklus sebesar 37,04%, pada siklus I sebesar 48,15% dan pada siklus II sebesar 81,48%. Berdasarkan hasil ini menunjukkan terjadi optimalisasi keterampilan berpikir kritis kategori tinggi peserta didik sebesar 33,33%. Secara kuantitatif terjadi optimalisasi hasil belajar fisika rata-rata pada pra siklus sebesar 68,15 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 55,56%, pada siklus I sebesar 71,02 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 62,96% dan pada siklus II sebesar 75,00 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 81,48%. Berdasarkan hasil ini menunjukkan terjadi optimalisasi rata-rata hasil belajar fisika sebesar 3,98 dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 18,52%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi model Discovery Learning dapat mengoptimalkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar fisika.
Downloads
References
A.M, Sardiman. (2005). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.
Arikunto, Suharsimi. (2002). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara
Budiningsih, (2005). Model Discovery Learning. Jakarta: Pustaka Mandiri
Depdikbud. (2003). Undang-undang No 20 tahun 2003 tentang sisdiknas. Jakarta: Depdikbud
Rahayu Gustika, Indra Sakti, Desy Hanisa Putri. (2018). Implementasi Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning Model) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Fisika Di SMAN 3 Bengkulu Tengah. Jurnal Kumparan Fisika Volume 1 Nomor 1 2018: 1-6. DOI: https://doi.org/10.33369/jkf.1.1.1-6
Surya, Yohanes. (2004). Fisika untuk Semua. Jakarta: PT. Bina Sumber Daya MIPA
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Syah, M. (2004). Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Yulita Windarti, Slameto, Eunice Widyanti S. Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Melalui Penerapan Model Discovery Learning Dalam Pembelajaran Tematik Kelas 4 SD. Jurnal Pendidikan Berkarakter. Volume 1 Nomor 1 April 2018: 150 – 155. DOI: https://doi.org/10.31764/pendekar.v1i1.353
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 RUMIYATI RUMIYATI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












