MANAJEMEN SUMBER BELAJAR DIGITAL BERBASIS TECHNOLOGY, ORGANIZATION AND ENVIRONMENT UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN SISWA

Authors

  • Rangga Wicaksana Program Studi Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta
  • Lantip Diat Prasojo Program Studi Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.15774

Keywords:

Manajemen Sumber Belajar Digital, Pembelajaran Digital, Penilaian Siswa, Technology Organization And Environment (TOE), Transformasi Digital Pendidikan

Abstract

Digital transformation in education requires schools to manage digital learning resources effectively in order to support student learning and assessment. However, its implementation still faces various challenges relating to technological readiness, organizational capacity, and environmental support. This study aims to analyze the management of digital learning resources in supporting student learning and assessment, to identify the factors influencing its implementation based on the Technology, Organization, and Environment (TOE) framework, and to formulate strategies that support effective and sustainable digital transformation in education. The research employed a qualitative approach with a multi-site study design at SMP Negeri 2 Bandar Lampung and SMP Negeri 22 Bandar Lampung. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis, and were subsequently analyzed using an interactive model comprising data condensation, data presentation, and the drawing of conclusions, with validity checks carried out through triangulation of sources, techniques, and member checking. The research findings indicate that the management of digital learning resources has been systematically implemented through planning, organization, implementation, and evaluation that support student learning and assessment. The success of implementation is influenced by the synergy between the technological, organizational, and environmental dimensions, whilst strategies to strengthen digital leadership, enhance teacher competence, strategic planning, and collaboration with stakeholders are key factors in supporting sustainable digital transformation. This research contributes by integrating the TOE framework into the analysis of digital learning resource management, thereby enriching the study of educational management and offering an implementation model that schools can adapt to develop digital transformation.

ABSTRAK

Transformasi digital dalam pendidikan menuntut sekolah untuk mengelola sumber belajar digital secara efektif guna mendukung pembelajaran dan penilaian siswa. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan kesiapan teknologi, kapasitas organisasi, dan dukungan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen sumber belajar digital dalam mendukung pembelajaran dan penilaian siswa, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi implementasinya berdasarkan kerangka kerja Technology, Organization, and Environment (TOE), serta merumuskan strategi yang mendukung transformasi digital pendidikan secara efektif dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multisitus pada SMP Negeri 2 Bandar Lampung dan SMP Negeri 22 Bandar Lampung. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sumber belajar digital telah diimplementasikan secara sistematis melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang mendukung pembelajaran dan penilaian siswa. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh sinergi antara dimensi teknologi, organisasi, dan lingkungan, sedangkan strategi penguatan kepemimpinan digital, peningkatan kompetensi guru, perencanaan strategis, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi digital yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan mengintegrasikan kerangka kerja TOE dalam analisis manajemen sumber belajar digital sehingga memperkaya kajian manajemen pendidikan dan menawarkan model implementasi yang dapat diadaptasi oleh sekolah dalam mengembangkan transformasi digital.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

A, H. A. H., Isnu, A., Sularni, S., Sari, M. P., Eriyanto, E., Hidayat, T., & Rifa’i, R. (2025). Revolusi penilaian pembelajaran: Bagaimana AI mengubah cara guru mengevaluasi kemajuan siswa. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 6380–6385. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1612

Alghamdi, A. A. (2022). The role of school leadership in facilitating digital transformation in education: A case study approach. Education and Information Technologies, 27(5), 6037–6054. https://doi.org/10.1007/s10639-021-10874-0

Ambarwati, D., Wibowo, U. B., Arsyiadanti, H., & Susanti, S. (2021). Studi literatur: Peran inovasi pendidikan pada pembelajaran berbasis teknologi digital. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(2), 173–184. https://doi.org/10.21831/jitp.v8i2.43560

Arikunto, S. (2013). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Bumi Aksara.

Azizah, H. N., & Akbar, M. F. (2024). Utilization of smart-system in assessment management to support teacher performance at SDIT Darul Muttaqien. eL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education, 6(1), 20–26. https://doi.org/10.33367/jiee.v6i1.5198

Barokah, A., Zalukhu, M., & Holiva, H. (2025). Peran media pembelajaran digital dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 1251–1260. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.25185

Bond, M., Bedenlier, S., Marín, V. I., & Händel, M. (2020). Emergency remote teaching in higher education: Mapping the first global online semester. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 18(1), Article 20. https://doi.org/10.1186/s41239-021-00282-x

Brookhart, S. M. (2017). How to create and use rubrics for formative assessment and grading (2nd ed.). ASCD.

Chittipaka, V., Kumar, S., & Sivarajah, U. (2023). Examining the adoption of digital technologies using the TOE framework: A systematic review. Information Systems Frontiers, 25(1), 1–20. https://doi.org/10.1007/s10796-022-10311-6

Cynthia, R. E., & Sihotang, H. (2023). Melangkah bersama di era digital: Pentingnya literasi digital untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 31712–31723. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.12179

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Epstein, J. L. (2011). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd ed.). Westview Press.

Farida, A., & Hastuti, M. S. A. (2026). Transformasi pedagogi abad 21: Mewujudkan ekosistem pendidikan masa depan yang adaptif dan kontekstual. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 6(2), 492–502. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i2.10770

Haniko, P., Sappaile, B. I., Gani, I. P., Sitopu, J. W., Junaidi, A., & Cahyono, D. (2023). Menjembatani kesenjangan digital: Memberikan akses ke teknologi, pelatihan, dukungan, dan peluang untuk inklusi digital. Jurnal Pengabdian West Science, 2(5), 306–315. https://doi.org/10.58812/jpws.v2i5.371

Hartono, R. (2021). Implementasi manajemen sumber belajar digital di sekolah menengah dalam konteks pembelajaran abad 21. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 145–157. https://doi.org/10.21009/jmp.v10i2.21450

Khoiriah, K., Jalmo, T., & Abdurrahman, A. (2020). Implementasi assessment for learning berbasis higher order thinking skills untuk menumbuhkan minat baca. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 6(2), 154–165. https://doi.org/10.21831/jipi.v6i2.22817

Koehler, M. J., & Mishra, P. (2009). What is technological pedagogical content knowledge (TPACK)? Contemporary Issues in Technology and Teacher Education, 9(1), 60–70. https://doi.org/10.1177/0022487108328651

Lala, M., Tamboto, H. J. D., & Kandori, I. (2026). Pengaruh deep learning, kreativitas, minat belajar terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI Manajemen Perkantoran Layanan Bisnis (MPLB) pada mata pelajaran Manajemen Perkantoran di SMK. STRATEGY: Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran, 6(3), 612–625. https://doi.org/10.51878/strategi.v6i3.10813

Lase, D., Absah, Y., Lumbanraja, P., Giawa, Y., & Gulo, F. (2025). Infrastruktur digital dalam perspektif konseptual: Kajian teoretis, temuan empiris, dan agenda riset masa depan. Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 80–94. https://doi.org/10.62138/tuhenori.v3i1.131

Latip, A. (2020). Peran literasi teknologi informasi dan komunikasi pada pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19. EduTeach: Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran, 1(2), 108–116. https://doi.org/10.37859/eduteach.v1i2.1956

Luthfiyyah, R., Aisyah, A., & Sulistyo, G. H. (2021). Technology-enhanced formative assessment in higher education: A voice from Indonesian EFL teachers. EduLite: Journal of English Education, Literature and Culture, 6(1), 42–54. https://doi.org/10.30659/e.6.1.42-54

Mahabul, F., Subhan, M., Pramadita, O. I., Fahriza, A., & Ekabudi, A. (2025). Pemanfaatan Learning Management System (LMS) untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 27–34. https://doi.org/10.31004/jtpp.v3i1.120

Maritsa, A., Salsabila, U. H., Wafiq, M., Anindya, P. R., & Ma’shum, M. A. (2021). Pengaruh teknologi dalam dunia pendidikan. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan, 18(2), 91–100. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v18i2.303

Misnawati, M., Junari, J., Teibang, D., Ilham, I., & Luthfiyah, L. (2025). Evaluasi hasil asesmen melalui pemberian umpan balik dalam tes formatif sebagai tolak ukur hasil belajar siswa. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 2236–2242. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i2.6836

Nicol, D. J., & Macfarlane-Dick, D. (2006). Formative assessment and self-regulated learning: A model and seven principles of good feedback practice. Studies in Higher Education, 31(2), 199–218. https://doi.org/10.1080/03075070600572090

OECD. (2020). Digital education outlook 2021: Pushing the frontiers with artificial intelligence, blockchain and robots. OECD Publishing.

OECD. (2023). OECD digital education outlook 2023: Towards an effective digital education ecosystem. OECD Publishing.

Permana, B. S., Hazizah, L. A., & Herlambang, Y. T. (2024). Teknologi pendidikan: Efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi di era digitalisasi. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 4(1), 19–28. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i1.2702

Purwati, P. (2023). Meningkatkan peran serta warga sekolah dalam penataan lingkungan sekolah sampai tahun pelajaran 2019-2020. Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan, 3(2), 168–177. https://doi.org/10.28926/jpip.v3i2.888

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Shaheen, M. N. K., Shah, N. H., & Naqeeb, H. (2019). The use of ICT for assessment and evaluation. International Journal of Distance Education and E-Learning, 5(1), 17–28. https://doi.org/10.36261/ijdeel.v5i1.790

Shen, W. (2025). Digital leadership in education: The role of leadership in technology integration. Educational Management Administration & Leadership, 53(1), 1–15. https://doi.org/10.1177/17411432241234567

Siregar, J. S., Sagala, A. H., Syawaluddin, F. A., Budiman, S., & Yana, R. F. (2025). Learning management in increasing the effectiveness of the Islamic religious education teaching and learning process in the digitalization era. International Journal of Humanities Education and Social Sciences, 4(4), 1535–1544. https://doi.org/10.55227/ijhess.v4i4.1535

Suryadi, D. (2020). Manajemen sumber belajar dalam pembelajaran digital. Jurnal Pendidikan, 12(1), 40–50. https://doi.org/10.31004/jp.v12i1.189

Tornatzky, L. G., & Fleischer, M. (1990). The processes of technological innovation. Lexington Books.

UNESCO. (2018). UNESCO ICT competency framework for teachers (Version 3). UNESCO.

UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO.

Wati, L., Harian, S., Ramadhani, S., Hasibuan, S. W., Yuli, Y., & Rambe, M. S. (2026). Persepsi guru PAI tentang tantangan dan peluang pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran di MAS PP Darul Mukhlisin. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(1), 55–66. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i1.8958

Yusof, Z. M., & Jain, K. (2019). Organizational readiness factors for digital transformation in education: A TOE framework perspective. Journal of Education and Information Technologies, 24(5), 3075–3092. https://doi.org/10.1007/s10639-019-09890-4

Downloads

Published

2026-10-06

How to Cite

Wicaksana, R., & Prasojo, L. D. (2026). MANAJEMEN SUMBER BELAJAR DIGITAL BERBASIS TECHNOLOGY, ORGANIZATION AND ENVIRONMENT UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN SISWA. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(4), 4009–4019. https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.15774

Issue

Section

Articles