UPAYA GURU AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SANTRIWATI KELAS VIII MTS AL-ISTIQOMAH KAPU
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v5i4.15682Keywords:
Guru Al-Qur’an, Motivasi Belajar, Hafalan Al-Qur’an, SantriwatiAbstract
Learning motivation is a key element in successful Qur’an learning, particularly in boarding-school environments that require discipline, perseverance, and consistency in memorization. This study aims to analyze Qur’an teachers’ efforts to enhance the learning motivation of eighth-grade female students at MTs Al-Istiqomah Kapu and to identify the main obstacles encountered in the process. The study employed a qualitative field-research design. Primary data were obtained through interviews with three teachers and three female students, supported by observation and documentation. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The findings show that teachers fostered motivation by setting memorization targets, strengthening tajwid understanding, conducting tasmi’ and tahsin qira’ah activities, varying learning settings outside the classroom, and providing motivational messages and inspirational stories. These efforts encouraged students to participate more enthusiastically, devote more time to memorization, and improve repetition and new memorization. The main challenges were irregular attendance, low learning interest among some students, and family and social-environment influences, including social-media use during parental visits. The findings highlight the need for varied instructional strategies, consistent attendance discipline, and stronger coordination among the school, teachers, students, and parents to sustain learning motivation.
Abstrak
Motivasi belajar merupakan salah satu unsur penting dalam keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an, khususnya pada lingkungan madrasah berasrama yang menuntut kedisiplinan, ketekunan, dan konsistensi hafalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya guru Al-Qur’an dalam meningkatkan motivasi belajar santriwati kelas VIII MTs Al-Istiqomah Kapu serta mengidentifikasi problematika yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data utama diperoleh melalui wawancara terhadap tiga guru pengajar dan tiga santriwati, disertai observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru meningkatkan motivasi belajar melalui penetapan target hafalan, penguatan pemahaman tajwid, kegiatan tasmi’ dan tahsin qira’ah, variasi tempat belajar di luar kelas, serta pemberian kata-kata motivasi dan kisah inspiratif. Upaya tersebut mendorong santriwati lebih bersemangat, menyediakan waktu lebih banyak untuk menghafal, serta memperkuat takrir dan ziyadah. Problematika utama meliputi ketidakdisiplinan kehadiran, rendahnya minat belajar pada sebagian santriwati, serta pengaruh lingkungan keluarga dan sosial, termasuk penggunaan media sosial saat kunjungan orang tua. Temuan menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang variatif, disiplin kehadiran, dan koordinasi antara madrasah, guru, santriwati, dan orang tua untuk menjaga keberlanjutan motivasi belajar.
Downloads
References
Aritonang, K. T. (2008). Minat dan motivasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Penabur.
Arifin, Z. (2013). Menjadi guru profesional (isu dan tantangan masa depan). Jurnal Edutech, 1(3).
Darmadi, H. (2015). Tugas, peran, kompetensi, dan tanggung jawab menjadi guru profesional. Jurnal Edukasi, 13(2), 161–174.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2010). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.
Emda, A. (2017). Kedudukan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Lantanida Journal, 5(2).
Hamalik, O. (2008). Pendidikan guru berdasarkan pendekatan kompetensi (Cet. 5). Bumi Aksara.
Idzhar, A. (2016). Peranan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Office, 2(2).
Irham, M., et al. (2013). Psikologi pendidikan: Teori dan aplikasi dalam proses pembelajaran. Ar-Ruzz Media.
Jasenco, O. P. (2019). Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan motivasi belajar PAI siswa SMP Negeri 4 Kota Bengkulu [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Bengkulu].
Manizar, E. (2015). Peran guru sebagai motivator dalam belajar. Tadrib, 1(2), 171–187.
Masni, H. (2015). Strategi meningkatkan motivasi belajar. Jurnal Dikdaya, 5(1).
Sardiman, A. M. (2001). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. RajaGrafindo Persada.
Suprihatin, S. (2015). Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro, 3(1).
Toyibi, D. (2020). Upaya guru Al-Quran Hadist dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada masa pandemi Covid-19 di MTs Qubbatul Islam Mataram [Skripsi, UIN Mataram].
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Widayati, A. (2004). Metode mengajar sebagai strategi dalam mencapai tujuan belajar. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 3(1), 66–70.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Khalid Makky, Weli Arjuna Wiwaha2, Isbullah Isbullah, Abdul Aziz, Bq Raudatul Jannah5

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














