PRAKSIS MANAJEMEN PENDIDIKAN MODERN DI PONDOK PESANTREN SYARIFATUL ULUM NGAWI: TRANSFORMASI DIGITAL PESANTREN BERBASIS SALAF
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.15292Keywords:
Manajemen Pendidikan Modern, Pondok Pesantren, Transformasi Digital, Pesantren Salaf, Syarifatul UlumAbstract
Salaf pesantren face major challenges in adopting modern management systems without eroding traditional Islamic identity amid the pace of digital transformation. This study aims to analyze: (1) the praxis of modern educational management; (2) the forms of institutional digital transformation; and (3) the strategies for maintaining the balance of Salaf traditions at Pondok Pesantren Syarifatul Ulum Katerban Ngawi. This qualitative study using a case study design collected data through observation, in-depth interviews with leaders, administrators, teachers, and students, as well as institutional documentation reviews. Data analysis proceeded through data condensation, data display, and drawing conclusions with source and method triangulation to ensure findings validity. The results indicate that the functions of planning, organizing, actuating, and controlling are systematically implemented through the Pesantren Katerban Mobile application. This innovation integrates academic administration, cashless finance, digital attendance, and real-time parent communication channels. The successful harmonization of tradition and modernity is achieved through curriculum integration between classical books and national content, transformational leadership, and improving educators' digital literacy. This transformation proves that management digitalization strengthens institutional relevance without sacrificing traditional values.
ABSTRAK
Pesantren salaf menghadapi tantangan besar dalam mengadopsi sistem manajemen modern tanpa mengikis identitas keislaman tradisional di tengah laju transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) praksis manajemen pendidikan modern; (2) bentuk transformasi digital kelembagaan; serta (3) strategi menjaga keseimbangan tradisi salaf di Pondok Pesantren Syarifatul Ulum Katerban Ngawi. Penelitian kualitatif berdesain studi kasus ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap pimpinan, pengurus, guru, dan santri, serta telaah dokumentasi kelembagaan. Analisis data berlangsung melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber serta metode untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan diterapkan secara terpadu melalui aplikasi Pesantren Katerban Mobile. Inovasi ini mengintegrasikan administrasi akademik, keuangan nirsentuh, presensi digital, dan saluran komunikasi wali santri secara real-time. Keberhasilan harmonisasi tradisi dan modernitas tercapai melalui integrasi kurikulum kitab kuning dengan muatan nasional, kepemimpinan transformasional kiai, dan peningkatan literasi digital pendidik. Transformasi ini membuktikan bahwa digitalisasi sistem manajemen memperkuat relevansi kelembagaan pesantren salaf tanpa mengorbankan nilai luhur kepesantrenan.
Downloads
References
Bahri, S., Satriani, S., & Hasbi, M. (2026). Transforming madrasah education: Integrating technology, governance, and commitment within management information systems. Dirasah: International Journal of Islamic Studies, 4(1), 49–66. https://doi.org/10.59373/drs.v4i1.73
Event, D., & Jamilus, J. (2024). Konsep manajemen sumber daya manusia dalam kelembagaan Islam. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(6), 5186–5191. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i6.4422
Hariyadi, A. (2020). Kepemimpinan karismatik kiai dalam membangun budaya organisasi pesantren. Equity in Education Journal, 2(2), 96–104. https://doi.org/10.37304/eej.v2i2.1694
Hasibuan, R., Iqbal, Z. N., Hasibuan, N. A., & Amiruddin, A. (2024). Manajemen pesantren modern di tengah tantangan pendidikan: Sebuah studi pustaka. Indonesian Research Journal on Education, 4(2), 227–232. https://doi.org/10.31004/irje.v4i2.542
Ibrahim, Abdurrahmansyah, Sirozi, M., & Mitu, A. Y. (2026). Integration of philosophical and theoretical paradigms in developing an adaptive Islamic education curriculum for the modern era. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 9(1), 386–395. https://doi.org/10.58401/dirasah.v9i1.2694
Khoeron, K., Maftuhah, M., Tobroni, T., & Faridi, F. (2025). Tranformasi kelembagaan Pesantren Tremas: Adaptasi dan inovasi di era digital. Progressa: Journal of Islamic Religious Instruction, 9(1), 63–76. https://doi.org/10.32616/pgr.v9.1.501.63-76
Kurniawan, D., Purnama, Y., Siminto, S., Riady, Y., & Zaakiyyah, H. K. A. (2024). Technology integration in educational management: Its impact on community participation. Jurnal Terobosan Peduli Masyarakat (TIRAKAT), 1(1), 10–20. https://doi.org/10.61100/j.tirakat.v1i1.101
Maftuhah, Khoeron, Tobroni, & Faridi. (2025). Tranformasi kelembagaan Pesantren Tremas adaptasi dan inovasi di era digital. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 1–21. https://doi.org/10.37286/ojs.v11i1.269
Manaf, S., Hur, M., Zh, R., & Kamilah, A. N. (2026). Digital transformation of santri: Integrating learning organisation with adaptive learning in pesantren. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.61159/edukasiana.v5i1
Manzil, L. I. D., & Yenuri, A. A. (2026). Model reaktualisasi pendidikan Islam dalam menghadapi era modern di pesantren. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 6(3), 1873–1882. https://doi.org/10.51878/educational.v6i3.11737
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (edisi ke-3). SAGE Publications.
Mutammam, Anggraeni, D., Afroni, A., Sutrisno, Zubaidah, A., & Irfanullah, G. (2024). Adaptation and transformation of pesantren education in facing the era of Muslim society 5.0. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(3), 705–726. https://doi.org/10.31538/nzh.v7i3.114
Nisa, A., Andy, A., & Asmiraty, A. (2025). Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada Pesantren Darul Falah Ternate. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 4(1), 33–43. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i1.119
Nugraha, C., Nawawi, A. U., Asianto, M. F., Ramlan, R. S., & Jenuri, J. (2023). Transformasi pendidikan Islam pada pembelajaran dan nilai keislaman di era revolusi industri 4.0. PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.24127/profetik.v4i1.4837
Nurdi, Nashrulloh, & Habibi, R. (2026). Adaptation and innovation of pesantren in facing the challenges of the global millennial era. Chalim Journal of Teaching and Learning, 5(2), 228–238. https://doi.org/10.31538/cjotl.v5i2.2974
Pituringsih, E., Basuki, P., & Akram, A. (2023). Kepemimpinan kharismatik Tuan Guru sebagai pemoderasi determinan pengelolaan keuangan pada akuntabilitas pondok pesantren. E-Jurnal Akuntansi, 33(2), 484. https://doi.org/10.24843/eja.2023.v33.i02.p14
Samindjaya, S. S., Laallam, A., Hudaefi, F. A., Issa, B. M., Ouassaf, S., & Oussedik, M. I. (2024). Imam Zarkasyi’s contribution to Indonesia’s modern waqf education system. Journal of Islamic Thought and Civilization, 14(1), 74–91. https://doi.org/10.32350/jitc.141.05
Saputra, A., & Nurjali. (2025). Strategi manajemen pesantren dalam mengintegrasikan pendidikan tradisional dan modern. Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan, 2(1), 79–87. https://doi.org/10.65226/jpmp.v2i1.91
Sofi, M. J., Manaf, S., & Ali, J. F. (2025). Pesantren in dynamic transformation: Harmonizing classical roots and modern practices. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 49(2), 333. https://doi.org/10.30821/miqot.v49i2.1459
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
W, D. M. Q. A. P., Tabrani, A. M., Fatmawati, E., & Pramitha, D. (2026). Transformasi pesantren di era globalisasi digital: Inovasi pendidikan Islam dan adaptasi kelembagaan. Journal of Islamic Education and Pedagogy, 3(1). https://doi.org/10.62097/jiep.v3i1.2879
Wakit, S., Nurdiana, I., & Yuliana, I. (2022). Kyai’s leadership style in increasing santri interprenuer during the COVID-19 pandemic. Halaqa: Islamic Education Journal, 6(1), 19–33. https://doi.org/10.21070/halaqa.v6i1.1595
Wasehudin, W., Rohman, A., Wajdi, M. B. N., & Marwan, M. (2023). Transforming Islamic education through Merdeka Curriculum in pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 255–266. https://doi.org/10.15575/jpi.v9i2.28918
Zainulloh, M., Timan, A., Sumarsono, R. B., & Efridita, Q. (2026). Strategic integration of Islamic boarding school curriculum and digital learning for enhancing the quality of Islamic education. AFKARINA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(1), 11–25. https://doi.org/10.33650/afkarina.v11i1.15136
Zuraida, Z., & Setiawan, M. K. (2025). Digital transformation in pesantren: Strengthening educational management, science learning innovation, and sustainable Islamic education. PEMA (Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat), 5(3), 583–592. https://doi.org/10.56832/pema.v5i3.2172
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Ulul Albab, Toto Suharto, Fauzi Muharom

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














