HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANG TUA DAN PERBANDINGAN SOSIAL DENGAN HARGA DIRI PADA REMAJA PENGGUNA MEDIA SOSIAL
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.13817Keywords:
dukungan sosial orang tua, perbandingan sosial, harga diriAbstract
Self-esteem, as a crucial aspect of adolescent development, is influenced by parental social support and social comparison, particularly amid the rising use of social media, which can encourage adolescents to compare themselves with others. Although there has been extensive research on adolescent self-esteem, studies that integrate parental social support and social comparison among adolescents who use social media still require further empirical evidence. This study aims to analyze the relationship between parental social support and social comparison and self-esteem among adolescents who use social media. This study employs a quantitative method with a correlational approach. The sample consisted of 89 adolescents aged 12–21 who use social media, selected using purposive sampling. Data were collected using a self-esteem scale, a parental social support scale, and a social comparison scale, while data analysis was conducted using multiple regression and Product-Moment correlation analyses with the aid of SPSS. The results showed that parental social support and social comparison simultaneously had a very significant relationship with self-esteem (p <0.01) with an effective contribution of 21.1% (R² = 0.211). Parental social support correlated significantly positively with self-esteem (r = 0.427; p < 0.01), while social comparison correlated significantly negatively with self-esteem (r = -0.351; p < 0.01). These findings indicate that the higher the parental social support, the higher the adolescent's self-esteem, while the higher the social comparison, the lower the self-esteem of adolescent social media users. This indicates that parental social support and social comparison are important aspects to consider when improving the self-esteem of adolescent social media users.
ABSTRAK
Harga diri sebagai aspek penting dalam perkembangan remaja dipengaruhi oleh dukungan sosial orang tua dan perbandingan sosial, terutama di tengah meningkatnya penggunaan media sosial yang dapat mendorong remaja membandingkan dirinya dengan orang lain. Meskipun telah banyak penelitian mengenai harga diri remaja, kajian yang mengintegrasikan dukungan sosial orang tua dan perbandingan sosial pada remaja pengguna media sosial masih memerlukan penguatan bukti empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial orang tua dan perbandingan sosial dengan harga diri pada remaja pengguna media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 89 remaja pengguna media sosial berusia 12–21 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala harga diri, skala dukungan sosial orang tua, dan skala perbandingan sosial, sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi ganda dan korelasi Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial orang tua dan perbandingan sosial secara simultan berhubungan sangat signifikan dengan harga diri (p<0,01) dengan sumbangan efektif sebesar 21,1% (R² = 0,211). Dukungan sosial orang tua berkorelasi positif secara sangat signifikan dengan harga diri (r = 0,427; p<0,01), sedangkan perbandingan sosial berkorelasi negatif secara sangat signifikan dengan harga diri (r = -0,351; p<0,01). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial orang tua, semakin tinggi pula harga diri remaja, sedangkan semakin tinggi perbandingan sosial, semakin rendah harga diri remaja pengguna media sosial. Hal ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial orang tua dan perbandingan sosial merupakan aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan harga diri remaja pengguna media sosial.
Downloads
References
Adelia, T., & Delia, I. (2025). Pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(6), 85–96. https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i6.1330
Ahmadi, H. A., & Sholeh, M. (2005). Psikologi perkembangan. PT Rineka Cipta.
Alodia, A., & Suryadi, D. (2021). The Relationship Between Social Comparison and Self-Esteem Among Late Adolescent Instagram Users. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 527–532. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210805.083
Aprilyani, R., Fahlevi, R., Nurlina, Wulandari, R., Nurhidayatullah D., & Pranajaya, S. A. (2023). Psikologi perkembangan peserta didik (N. Mayasari, Ed.). Get Press Indonesia.
Argasiam, B. (2024). Psikologi perkembangan: Mosaik kehidupan dan perkembangan manusia sepanjang hidup. Unaki Press.
Baun, I. V. P., & Rahayu, M. N. M. (2023). Hubungan social comparison dengan self-esteem dewasa awal di Kota Kupang yang mengakses media sosial. Psikodidaktika: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 8(1), 377–394. https://doi.org/10.32663/psikodidaktika.v8i1.3545
Dalila, F., Putri, A. M., & Harkina, P. (2021). Hubungan antara intensitas penggunaan media sosial Instagram dengan harga diri. Jurnal Psikologi Malahayati, 3(1), 47–55. https://doi.org/10.33024/jpm.v3i1.3769
Dinata, R. I., & Pratama, M. (2022). Hubungan antara social comparison dengan body image dewasa awal pengguna media sosial TikTok. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 4(3), 217–224. https://doi.org/10.38035/rrj.v4i3
Erikson, H. E. (2010). Childhood and society (1st ed.). Pustaka Pelajar.
Fakhri, N. (2017). Konsep dasar dan implikasi teori perbandingan sosial. Jurnal Psikologi TALENTA, 3(1), 10. https://doi.org/10.26858/talenta.v3i1.13066
Fazria, N. S. (2016). Hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan harga diri pada remaja tunarungu. Jurnal Ilmiah Psikologi, 26–33. https://ejournal.gunadarma.ac.id/archive/index.php/psiko/article/view/1540
Gaur, D., & Gupta, S. (2024). The impact of parental support on adolescent's emotional intelligence and self-esteem: A comprehensive literature review. International Journal of Psychology Research, 6(1), 65–68. https://doi.org/10.33545/26648903.2024.v6.i1b.51
Gayatri, N. K. O. C., & Bajirani, M. P. D. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi pengungkapan diri remaja di media. PSYCHE: Jurnal Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung, 6(1). https://doi.org/10.36269/psyche.v6i1.2349
Gupta, R. (2025). The relationship between parental support, self-esteem, and emotional stability in early adulthood. The International Journal of Indian Psychology, 13(2), 1340–1361. https://doi.org/10.25215/1302.122
Handayani, O. D., & Rinaldi, A. N. (2024). Pengaruh perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun terhadap kesiapan bersekolah. Jurnal Ilmiah Potensia, 9(2), 275–284. https://doi.org/10.33369/jip.9.2.275-284
Hidayat, K., & Bashori, K. (2016). Psikologi sosial: Aku, kami, dan kita (O. M. Dwiasri, Ed.; 1st ed.). Penerbit Erlangga.
Kansil, A., Deetje J. Solang, & Mike A. K. Lovihan. (2025). Intensitas penggunaan media sosial terhadap kecemasan sosial pada remaja. IDEA: Jurnal Psikologi, 9(2), 270–281. https://doi.org/10.32492/idea.v9i2.92012
Larasati, A. N., & Simbolon, H. (2026). Hubungan antara self-comparison terhadap self-esteem pada remaja perempuan pengguna media sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, 5(1), 50–63. https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i1.1442
Leary, M. R., & Baumeister, R. F. (2000). The nature and function of self-esteem: Sociometer theory. In Advances in Experimental Social Psychology (Vol. 32, pp. 1–62). Academic Press.
Lengkana, A. S., Suherman, A., Saptani, E., & Nugraha, R. G. (2020). Dukungan sosial orang tua dan self-esteem (Penelitian terhadap tim Kabupaten Sumedang di ajang O2SN Jawa Barat). JOSSAE: Journal of Sport Science and Education, 5(1), 1–11. https://doi.org/10.26740/jossae.v5n1.p1-11
Lestari, A. S., Reni, R., & Rahayu, S. (2026). Hubungan dukungan keluarga dengan harga diri pada siswa SMA 1 Barunawati Jakarta Barat. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 14796–14805. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.6028
Liu, H., Kvintova, J., & Vachova, L. (2025). Parents’ social comparisons and adolescent self-esteem: The mediating effect of upward social comparison and the moderating influence of optimism. Frontiers in Psychology, 16. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1473318
Nafis, R. Y., & Kasturi, T. (2023). Hubungan social comparison dan kebersyukuran dengan subjective well-being pada remaja pengguna Instagram. Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa, 8(2), 92. https://doi.org/10.20961/jip.v8i2.73852
Noho, N. I. B., & Farid. (2025). Dampak media sosial terhadap pembentukan identitas diri di kalangan remaja. Kiwari, 4(3), 435–442. https://doi.org/10.24912/ki.v4i3.35407
Prayoga, A. D., & Nastiti, D. (2024). Description of self-esteem in high school members of the extracurricular Paskibra: Gambaran harga diri pada siswa SMA/SMK anggota ekstrakurikuler Paskibra. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 13(4), 574–581. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v13i4
Puspita, R., Waroh, S., & Gusmaneli. (2024). Peran dukungan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pendidikan menengah. Journal Educational Research and Development, 1(2), 51–63. https://doi.org/10.62379/jerd.v1i2.41
Ramba, R., Gismin, St. S., & Aditya S., A. M. (2023). Pengaruh regulasi emosi terhadap harga diri pada siswa SMA yang menggunakan media sosial di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 3(1), 214–219. https://doi.org/10.56326/jpk.v3i1.2103
Robins, R. W., & Trzesniewski, K. H. (2005). Self-esteem development across the lifespan. Current Directions in Psychological Science, 14(3), 158–162. https://doi.org/10.1111/j.0963-7214.2005.00353.x
Saputra, R. H. (2024). Perbedaan perbandingan sosial pada remaja pengguna Instagram dan TikTok. YASIN, 4(5), 939–946. https://doi.org/10.58578/yasin.v4i5.3593
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interactions (7th ed.). John Wiley & Sons.
Sari, E. N., & Asrila, A. K. (2026). Pengaruh perbandingan sosial terhadap kecemasan karir pada fresh graduate pengguna LinkedIn. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 10(2), 916–922. https://doi.org/10.31604/jim.v10i2.2026.916-922
Sari, M., Suarni, W., & Qalbi, L. O. S. (2024). Social comparison dengan self-esteem pada mahasiswa pengguna Instagram. Jurnal Sublimapsi, 5(2), 273. https://doi.org/10.36709/sublimapsi.v5i2.46559
Slotta, D. (2025, December 17). Social media in Indonesia—Statistics & facts. Statista. https://www.statista.com/topics/8306/social-media-in-indonesia/
Stefana, M. A., & Papu, Y. (2025). Hubungan dukungan orang tua dan adaptabilitas karier siswa SMA kelas XI. Jurnal Psiko Edukasi, 23(2), 100–116. https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v23i2.7738
Sulhan, N. A. A., Ardaniah, N. H., Nasrullah, & Rahmadi, M. S. (2024). Periodisasi perkembangan anak pada masa remaja: Tinjauan psikologi. Jurnal Pendidikan Bimbingan Konseling dan Psikologi, 1, 9–36. https://jurnal.stainmajene.ac.id/index.php/bkpi/article/view/1332
Surjoseto, R., & Sofyanty, D. (2024). Pengaruh harga diri dan kepercayaan diri terhadap psychological well-being pasien kanker serviks post histerektomi di RS Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(4), 176–191. https://doi.org/10.55606/detector.v2i4.4530
Wijaya, O. J. C., & Amaliyah, S. (2026). Pengaruh media sosial terhadap rasa percaya diri remaja. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 16(1), 125–132. https://doi.org/10.24127/gdn.v16i1.15590
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sefiana Nova Indri Ardani, Fajar Kawuryan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














