PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY TERINTEGRASI KEWIRAUSAHAAN PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PENGELASAN SMK

Authors

  • Siska Ayu Ningsih Universitas Pendidikan Mandalika
  • Muhamad Suhardi Universitas Pendidikan Mandalika
  • Muhammad Iqbal Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.13153

Keywords:

Teaching Factory, Model Pembelajaran, Teknik Pengelasan, Quality Control, Validasi Pakar

Abstract

ABSTRACT

Teaching Factory (TeFa) learning at SMK Negeri 6 Mataram has not been fully integrated with classroom instruction and has not systematically developed students’ entrepreneurial competencies. This condition indicates the need for a learning model that integrates production activities, technical competencies, and production-related economic management within a coherent learning process. This study aimed to (1) develop an entrepreneurship-integrated Teaching Factory learning model for the Welding Engineering competency program in vocational high schools; (2) describe the syntax and components of the developed model; (3) examine the model’s validity through assessment by Educational Technology experts; and (4) determine its initial feasibility as a basis for subsequent implementation. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, limited to the Analysis, Design, and Development stages. The needs analysis involved 47 respondents, consisting of 40 students and 7 teachers/educators. The developed model incorporates a learning syntax integrating DUDI job orders, production processes, Quality Control, and a production administration system covering the preparation of a cost budget (RAB), calculation of cost of goods manufactured (HPP), determination of selling prices, and profit-and-loss analysis. Validation was conducted by three Educational Technology experts using a 59-item instrument covering 12 aspects of the model components. The validation results yielded a mean score of 92.7%, categorized as highly valid. Based on the distribution of item scores, revisions were made to five aspects to clarify the structure and integration of the learning components. Thus, the developed entrepreneurship-integrated Teaching Factory learning model was considered valid and met the initial feasibility criteria for use as a basis for further implementation and evaluation.

ABSTRAK

Pembelajaran Teaching Factory (TeFa) di SMK Negeri 6 Mataram belum sepenuhnya terintegrasi dengan pembelajaran di kelas dan belum secara sistematis mengembangkan kompetensi kewirausahaan siswa. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya model pembelajaran yang mengintegrasikan aktivitas produksi, kompetensi teknis, dan pengelolaan ekonomi produksi dalam satu rangkaian pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan model pembelajaran Teaching Factory terintegrasi kewirausahaan pada kompetensi keahlian Teknik Pengelasan SMK; (2) mendeskripsikan sintaks dan komponen model; (3) menguji validitas model melalui penilaian pakar Teknologi Pendidikan; dan (4) menentukan kelayakan awal model sebagai dasar implementasi. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Analisis kebutuhan melibatkan 47 responden yang terdiri atas 40 siswa dan 7 guru/pendidik. Model yang dikembangkan memiliki sintaks pembelajaran yang mengintegrasikan job order DUDI, proses produksi, Quality Control, serta sistem administrasi produksi yang meliputi penyusunan RAB, perhitungan HPP, penetapan harga jual, dan analisis laba rugi. Validasi dilakukan oleh tiga pakar Teknologi Pendidikan menggunakan instrumen 59 butir yang mencakup 12 aspek komponen model. Hasil validasi menunjukkan rerata skor sebesar 92,7% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan distribusi skor butir, penyempurnaan model dilakukan pada lima aspek untuk memperjelas struktur dan keterpaduan komponen pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran Teaching Factory terintegrasi kewirausahaan yang dikembangkan dinyatakan valid dan memenuhi kelayakan awal untuk digunakan sebagai dasar tahap implementasi dan evaluasi lebih lanjut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnyana, I. G. K. S., Agustini, K., & Suartama, I. K. (2025). Analisis sistematis model dan implementasi Teaching Factory dalam pendidikan vokasi serta dampaknya terhadap kesiapan kerja siswa SMK. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(4), 326–332. https://doi.org/10.37329/cetta.v8i4.4714

Aprilia, P., & Suhardi, M. (2024). Pembentukan budaya sekolah di lingkungan SMKN 3 Palangka Raya untuk meningkatkan kualitas kinerja guru-guru produktif. Vocational: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 3(4), 175–183. https://doi.org/10.51878/vocational.v3i4.3680

Aryana, P. B. P., Widiartini, N. K., & Mertasari, N. M. S. (2023). Evaluasi pelaksanaan Teaching Factory. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia, 13(2), 122–138. https://ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_ep/article/view/2657

Azman, A., Wakhinuddin, W., Arwizet, A., & Adri, J. (2025). Enhancing welding engineering education through a problem-based learning factory model: Design, implementation, and outcomes. Salud, Ciencia y Tecnología, 5, 1920. https://doi.org/10.56294/saludcyt20251920

BPS. (2024). Keadaan ketenagakerjaan Indonesia: Agustus 2024.

Dewi, A. S., Amelia, D., & Hidayat, A. (2023). Implementasi manajemen pembelajaran Teaching Factory dalam mengimplementasikan kewirausahaan SMK. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 13003–13011. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.8456

Fauzi, M., Anifah, L., & Buditjahjanto, I. G. P. A. (2025). Implementasi Teaching Factory dan industrial technical skill untuk meningkatkan kesiapan kerja peserta didik SMK. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 1721–1725. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i2.6901

Hairi, M., Rosyadi, U., Karnati, N., & Suhardi, M. (2020). The evaluation of curriculum 2013 policy on travelling business skill program at SMKN 4 Mataram. International Journal for Educational and Vocational Studies, 2(6). https://doi.org/10.29103/ijevs.v2i6.2702

Iqbal, M., Irfan, A. Z., Muzakkir, M., & Anam, K. (2026). Determinants of student research quality in Madrasah Aliyah: Student characteristics, school environment, and learning process. Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika, 10(1), 16–37. https://doi.org/10.36312/e-saintika.v10i1.4224

Iqbal, M., Jayadi, A., Nuraeni, Jaswandi, L., Mujiburrahman, & Anam, K. (2025). Metodologi penelitian pendidikan: Konsep dan implementasi (I. Hadi, Ed.; 1 ed.). Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia.

Islamiah, N., Hariyati, N., & Murtadlo, M. (2022). Strategi SMK dalam menjalin kerjasama reciprocal dengan industri dan dunia kerja. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(2), 180–189. https://doi.org/10.21831/jamp.v10i2.53249

Kurniawati, & Saiful, A. (2025). Teaching Factory di SMK sebagai pendekatan pembelajaran berbasis industri dalam tinjauan literatur sistematis. Jurnal Pendidikan Profesional, 14(1), 51–64. https://jurnal.pendidikanperintis.com/index.php/jurnalpendidikanprofesional

Mashun, M., Mustaji, M., Mariono, A., & Suhardi, M. (2022). Management model development of instructional materials for professional competence improvement of teachers in Indonesia. Eduvest - Journal of Universal Studies, 2(10), 2091–2104. https://doi.org/10.59188/eduvest.v2i10.622

Mujiburrahman, M., Suhardi, M., & Hadijah, S. N. (2023). Implementasi model pembelajaran project base learning di era Kurikulum Merdeka. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 91–99. https://doi.org/10.51878/community.v2i2.1900

Ngatiman, N., Supriyoko, K., & Teguh Mulyo, A. M. (2022). Implementation of Total Quality Management (TQM) in vocational high schools (Analytical study at SMK Karya Nugraha Boyolali Regency). Journal Research of Social, Science, Economics, and Management, 1(9). https://doi.org/10.36418/jrssem.v1i9.150

Purnawirawan, O., Sutadji, E., Mariana, R. R., Elmunsyah, H., & Ichwanto, M. A. (2024). Development and implementation of entrepreneurship learning design procedures based on digital skills in vocational high schools to support the quality of education in the SDGs. Journal of Lifestyle and SDGs Review, 5(2), e03668. https://doi.org/10.47172/2965-730X.SDGsReview.v5.n02.pe03668

Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan. (2024). Peningkatan Teaching Factory (TeFa) sebagai dukungan pembelajaran berbasis industri di SMK. Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan. https://pskp.kemendikdasmen.go.id/analisis-kebijakan/detail/538

Rohaeni, E., Trisnamansyah, S., Wasliman, I., & Sauri, S. (2021). Implementation of Teaching Factory in improving the competence of vocational high school students (SMK). Journal of Social Science, 2(5), 598–609. https://doi.org/10.46799/jss.v2i5.220

Saputro, I. N., Soenarto, S., Sofyan, H., Riyanita, M. C., Rebia, P. S., & Listiana, A. (2021). The Effectiveness of Teaching Factory implementation in vocational education: Case studies in Indonesia. Universal Journal of Educational Research, 9(11), 1841–1856. https://doi.org/10.13189/ujer.2021.091104

Suwandi, A., Muktiarni, M., Fitriyani, E., & Setiadi, R. P. (2023). Implementasi program Teaching Factory (TeFa) berbasis unit produksi untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan siswa di SMK Kepariwisataan Bandung Raya. JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, 4(4), 2215–2226. https://doi.org/10.55681/jige.v4i4.1398

Zohratuddini, D., Suhardi, M., Antari, D. N., Amna, A., Sansiska, Y. A., & Nabil, M. A. (2025). Kemitraan Sekolah dan Dunia Usaha dan Industri: Strategi untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Kesiapan Kerja di SMK. VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 5(1), 35–46. https://doi.org/10.51878/vocational.v5i1.6354

Downloads

Published

2026-09-25

How to Cite

Ningsih, S. A., Suhardi, M., & Iqbal, M. (2026). PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY TERINTEGRASI KEWIRAUSAHAAN PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PENGELASAN SMK. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(4), 3841–3856. https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.13153

Issue

Section

Articles