NARASI KETELADANAN NABI DALAM SEJARAH ISLAM SEBAGAI PEDAGOGI MORAL DALAM PENGUATAN REGULASI DIRI SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH DI ERA DIGITAL

Authors

  • Fadilatul Janah Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Septi Gumiandari Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.12841

Keywords:

Narasi Keteladanan Nabi; Pedagogi Moral; Regulasi Diri; Pendidikan Dasar Islam; Era Digital.

Abstract

This research is motivated by the rise of gadget addiction, impulsive behavior, and the moral crisis in children due to the massive technological transformation. The focus of this research problem is directed at examining the effectiveness of the Prophet's exemplary narrative as a moral pedagogy in strengthening student self-regulation in Islamic elementary schools. Using a descriptive qualitative approach supported by quantitative data, the research's key stages were systematically carried out through participant observation, structured interviews with teachers and parents, a Likert-scale questionnaire, and analysis of lesson plan documentation. Quantitative data were collected from 20 student respondents and analyzed descriptively using percentages. The research findings demonstrate that the integration of interactive storytelling methods, animated videos of the Prophet's story, and contextual reflective discussions significantly stimulate the development of student self-control. Quantitatively, students' understanding of the value of honesty reached 89 percent, responsibility reached 85 percent, and discipline reached 83 percent. Furthermore, achievement in digital self-regulation indicators was high, with 84 percent recognizing the urgency of limiting device use time and 81 percent being more selective in choosing content. The main conclusion confirms that internalizing prophetic stories successfully acts as an effective external moral filter, forming a stronghold of self-regulation resilience in students in the digital era.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kecanduan gawai, perilaku impulsif, dan krisis moralitas anak akibat arus transformasi teknologi yang masif. Fokus masalah riset ini diarahkan untuk mengkaji efektivitas narasi keteladanan Nabi sebagai pedagogi moral dalam memperkuat regulasi diri siswa di Madrasah Ibtidaiyah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang didukung data kuantitatif, tahapan penting penelitian dijalankan secara sistematis melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur bersama guru serta orang tua, pengisian kuesioner skala Likert, dan analisis dokumentasi RPP. Data kuantitatif dihimpun dari 20 responden siswa yang diolah secara deskriptif persentase. Temuan penelitian membuktikan bahwa pengintegrasian metode storytelling interaktif, pemutaran video animasi kisah Nabi, serta diskusi reflektif kontekstual mampu menstimulasi pembentukan kontrol diri siswa secara nyata. Secara kuantitatif, tingkat pemahaman nilai kejujuran siswa menyentuh angka 89 persen, tanggung jawab 85 persen, dan disiplin 83 persen. Selain itu, capaian indikator regulasi diri digital tergolong tinggi, di mana 84 persen siswa menyadari urgensi pembatasan durasi gawai dan 81 persen siswa lebih selektif memilih konten. Simpulan utama menegaskan bahwa internalisasi kisah kenabian sukses bertindak sebagai filter moral eksternal yang efektif membentuk benteng ketahanan regulasi diri siswa di era digital.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amir, A., Baharun, H., & Aini, L. N. (2020). Penguatan pendidikan Aswaja An-Nahdliyah untuk memperkokoh sikap toleransi. Jurnal Islam Nusantara, 4(2), 189–189. https://doi.org/10.33852/jurnalin.v4i2.224

Anas, M., & Wardan, K. (2024). Strategi pembelajaran karakter dalam keluarga: Membangun landasan moral anak. Rayah Al-Islam, 8(4), 1934–1949. https://doi.org/10.37274/rais.v8i4.1132

Arifin, A. Z., Azis, A., Rofiqi, R., Al-Mohannadi, A., & Nasrullah, A. M. A. (2026). A fiqh analysis of parental responsibility in protecting children from online game addiction and negative content. Al Irsyad: Jurnal Studi Islam, 5(1), 45–56. https://doi.org/10.54150/alirsyad.v5i1.850

Ashoumi, H., Rofi’ah, L. I., & Sabilah, F. N. (2024). Madrasah religious culture on students’ religious moderation attitude: Quantitative correlation at MAN 1 Jombang. PALAPA, 12(1), 78–94. https://doi.org/10.36088/palapa.v12i1.4731

Bestari, M., & Nurhayati, N. (2023). Exploration of strategies to enhance the character education of students for the development of high-quality Indonesian human resources. Enigma in Education, 1(1), 16–20. https://doi.org/10.61996/edu.v1i1.4

Dirgantara, T. (2025). Peran pendidikan karakter dalam mencegah krisis moral generasi Z pada era disrupsi digital. Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan, 14(2), 57–62. https://doi.org/10.55129/jp.v14i2.3160

Erhamwilda, E., Afrianti, N., & Hayati, F. (2024). Developing children’s self-control based on islamic values to prevent the negative impacts of digital device usage. MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 40(2). https://doi.org/10.29313/mimbar.v40i2.4925

Fatimah, A. N., Safingi, I., Savitri, Y. A., & Fatimah, S. (2025). Upaya peningkatan pendidikan karakter melalui kisah teladan pada siswa kelas 2 SD Islam Ulil Albab Kebumen. Tarbi, 4(3), 578–591. https://doi.org/10.33507/tarbi.v4i3.1224

Fitriyah, E. N., & Supriyadi, S. (2023). Penguatan pendidikan karakter nasionalis siswa sekolah dasar melalui pembiasaan Sabtu bersih dan sehat. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 4(1), 172–184. https://doi.org/10.47467/edui.v4i1.4767

Fitriyanti, Y., Nasution, R. R., Hasibuan, S. S., & Yulasti, R. (2025). Usaha mengembangkan karakter siswa yang berintegritas dan bertanggung jawab melalui pendidikan moral dan etika. QAYID: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 112–120. https://doi.org/10.61104/qd.v1i2.468

Husni, M., Ibrahim, D. S. M., Nursyaid, M. Y., & Parhanuddin, L. (2025). Sinergi peran guru dan orang tua dalam optimalisasi kecerdasan emosional peserta didik di SD Negeri 02 Masbagik Timur. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(3), 1382–1399. https://doi.org/10.30655/cjpe.8.3.2025.6915

Januaripin, M., Nafi’a, I., Jubaedah, U., & Munasir, M. (2025). Strategi internalisasi nilai nilai akhlak dalam pendidikan madrasah di era digital. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2), 1762–1770. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i2.1975

Manik, W., Sagala, M. Y. S., Tampubolon, D. A., & Nababan, D. (2024). Peran penting sikap disiplin pada anak. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(2), 157–166. https://doi.org/10.62383/wissen.v2i2.107

Nurafiffuddin, N., & Aliyyah, R. R. (2025). Studi deskriptif tentang penggunaan dongeng lokal “Mpama” untuk meningkatkan pemahaman moral dan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VI SD. JURNAL SYNTAX IMPERATIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(3), 386–391. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i3.702

Nuriza, I. A., Fahmi, M., & Mas’ud, A. (2025). Penggunaan media digital berbasis video animasi dalam memotivasi peserta didik di SMP Negeri 5 Surabaya. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 246–260. https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.34088

Putra, A. K., Sholeh, M., & Subaweh, A. M. (2023). Penerapan metode karyawisata dalam pembelajaran menulis teks narasi inspiratif di kelas IX. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 16(2), 373–373. https://doi.org/10.30651/st.v16i2.19064

Qomariyah, U., & Neina, Q. A. (2020). The construction of children moral reasoning in strengthening self-control. RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 13(2). https://doi.org/10.26858/retorika.v13i2.12436

Rahmawati, S., & Dewi, N. K. (2020). Dampak media pembelajaran kisah keteladanan terhadap karakter peduli sosial dan prestasi belajar anak sekolah dasar. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 153–163. https://doi.org/10.21831/jc.v17i2.30574

Ramonita, L., Akil, S. A., Setiawan, J. H., Rahayu, Y., Simanjuntak, M. B., Siregar, R., & Prajnadi, P. (2025). The power of stories: Enhancing awareness of online gambling risks among young students in Rangkasbitung, Banten. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(2), 202–210. https://doi.org/10.30656/jpmwp.v9i2.10787

Sadriani, A., Kamaruddin, S. A., Adam, A., & Ahmadin, A. (2026). Perempuan sebagai agen pendidikan informal anak dalam penguatan karakter berbasis budaya: Studi pada masyarakat adat Legian, Bali. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 568–579. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10043

Syarifah, A., Wahyudi, A. P., & Salmahayati, A. (2025). Revitalisasi pendidikan akhlak di era modern: Tantangan dan solusi dalam pendidikan di MI Bustanul Ulum Saba Jerruk Palengaan. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 3(1), 16–28. https://doi.org/10.61132/akhlak.v3i1.1516

Wibowo, A. W. (2024). Pola asuh orang tua dalam membentuk karakter kedisiplinan siswa sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(1), 35–45. https://doi.org/10.24246/j.js.2024.v14.i01.p35-45

Wirawan, E. W., Harry, Asri, & Amin, M. (2026). Akhlak. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(1), 105–113. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.11053

Downloads

Published

2026-07-18

How to Cite

Janah, F., & Gumiandari, S. (2026). NARASI KETELADANAN NABI DALAM SEJARAH ISLAM SEBAGAI PEDAGOGI MORAL DALAM PENGUATAN REGULASI DIRI SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH DI ERA DIGITAL. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(3), 2032–2040. https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.12841

Issue

Section

Articles