KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK MI/SD DI ERA DIGITAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN PAI DALAM KURIKULUM MERDEKA
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.12833Keywords:
Peserta Didik MI/SD, Pembelajaran PAI, Kurikulum MerdekaAbstract
The development of MI/SD students in the digital era requires the adjustment of learning strategies that align with students’ cognitive, affective, and psychomotor characteristics. However, the implementation of the Merdeka Curriculum still faces challenges in accommodating the diversity of these characteristics, particularly in Islamic Religious Education (PAI) learning. This study is based on the argument that the alignment between learning strategies and students’ developmental stages influences the effectiveness of PAI learning. This research employs a qualitative approach using a library research method. Data were obtained from various relevant literature sources and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that MI/SD students are in the concrete operational stage, characterized by being active, social, and requiring direct learning experiences. Consequently, PAI learning should be designed to be concrete, interactive, collaborative, and value- and experience-based. Furthermore, the flexibility of the Merdeka Curriculum enables the implementation of differentiated learning that is adaptive to students’ needs. Therefore, integrating an understanding of student development with appropriate learning strategies is key to improving the quality of PAI learning.
ABSTRAK
Perkembangan peserta didik MI/SD di era digital menuntut penyesuaian strategi pembelajaran yang selaras dengan karakteristik kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Namun, implementasi Kurikulum Merdeka masih menghadapi kendala dalam mengakomodasi keberagaman karakteristik tersebut, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini didasarkan pada argumentasi bahwa kesesuaian antara strategi pembelajaran dan tahap perkembangan peserta didik berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai literatur relevan dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik MI/SD berada pada tahap operasional konkret dengan karakteristik aktif, sosial, dan membutuhkan pengalaman belajar langsung. Implikasinya, pembelajaran PAI perlu dirancang secara konkret, interaktif, kolaboratif, serta berbasis nilai dan pengalaman. Selain itu, fleksibilitas dalam Kurikulum Merdeka memungkinkan penerapan pembelajaran diferensiatif yang adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Dengan demikian, integrasi pemahaman perkembangan peserta didik dengan strategi pembelajaran yang tepat menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI.
Downloads
References
Afandi, M., & Astuti, M. (2023). Perkembangan Sosial Siswa Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dan Implikasinya Terhadap Perilaku Sosial dalam Pembelajaran. At-Thullab, 7(1), 50–61. https://doi.org/10.30736/atl.v7i1.1420
Anjelita, K., & Supriyanto, A. (2024). Teori Belajar Konstruktivistik dan Implikasinya di Sekolah Dasar. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 3(1), 916–922. https://doi.org/10.33394/jcpa.v3i1.916
Erlina, G., & Harahap, N. (2025). Desain Kompetensi dan Tujuan Pembelajaran PAI. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 3429–3434. https://doi.org/10.31004/jpmrp.v3i4.3429
Etnawati, S. (2022). Teori Vygotsky Tentang Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan, 22(2), 130–138. https://doi.org/10.52850/jpn.v22i2.3824
Fadhil, M., & Subiyantoro. (2025). Pemahaman Perkembangan Kognitif dan Sosial Emosional Anak sebagai Dasar Desain Pembelajaran MI/SD. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan IPS (JPPI), 19(2), 123–128. https://doi.org/10.21067/jppi.v19i2.12280
Fadilah, N., Dini, M., Hasanah, U., & Maulana, M. (2026). Pembelajaran Aktif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran PAI: Antara Teori dan Praktik. JIPDASMEN, 3(1), 38–55. https://doi.org/10.51178/jipdasmen.v3i1.38
Fahreza, A. A., Raihan, I., Yasmin, P., Fadzilah, N. N., & Ahmad, R. S. (2025). Peran Guru Sebagai Fasilitator dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(7), 1230–1236. https://doi.org/10.59003/jpmb.v2(7).1230
Fillah, B. Z., Kharisma, A. I., & Huda, M. M. (2024). Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan Analisis Constructivism Approach dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(5), 5732–5745. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i5.5732
Fitriyah, C. Z., & Wardani, R. P. (2022). Paradigma Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 12(3), 236–243. https://doi.org/10.24246/j.sw.2022.v12.i3.p236-243
Hidayat, T., & Asyafah, A. (2021). Konsep dasar kurikulum merdeka dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 123–134. https://doi.org/10.15575/jpi.v10i2.123
Ibda, F. (2023). Perkembangan moral dalam pandangan Lawrence Kohlberg. Jurnal Intelektual, 12(1), 62–77. https://doi.org/10.22373/ji.v12i1.62
Iqbal, & Syafriadi. (2025). Integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran PPKn untuk Meningkatkan Sikap Moral Siswa. PAEDAGOGIE, 20(2), 373–382. https://doi.org/10.31603/paedagogie.v20i2.15426
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Puskurjar Kemendikbudristek. https://doi.org/10.30123/kemendikbud.2022.pembelajaran
Kumari, W. (2024). Implementasi metode pembelajaran experiential learning untuk meningkatkan prestasi belajar siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Buddha Dan Isu Sosial Kontemporer, 6(1), 39–50. https://doi.org/10.56325/jpbisk.v6i1.39
Kusumawati, Y. (2020). Analisis Perkembangan Moral Anak SD/MI. El-Muhbib, 4(2), 194–208. https://doi.org/10.52266/el-muhbib.v4i2.569
Murti, T. (2018). Perkembangan Fizik Motorik dan Perseptual serta Implikasinya pada Pembelajaran di Sekolah Dasar. Wahana Sekolah Dasar, 26(1), 21–28. https://doi.org/10.17977/um035v26i12018p021
Priyatno, A. (2025). Systematic Literature Review: Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Manajemen Stratejik di Sekolah Dasar. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 4(1), 237–247. https://doi.org/10.56789/jpsd.v4i1.237
Putra, A., Rahman, F., & Sari, D. (2022). Pengembangan pembelajaran PAI berbasis karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 19(1), 45–58. https://doi.org/10.14421/jpai.2022.191-04
Revalina, F., & Mifta, A. (2024). Perkembangan Moral Judgment Menurut Teori Jean Piaget dan Kohlberg. ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Department, 3(2), 595–606. https://doi.org/10.29300/istisyfa.v3i2.595
Ria, F., & Pebriani, I. (2025). Transformasi Pendidikan melalui Kurikulum Merdeka di SMA: Kendala dan Peluang. Jurnal Belaindika: Pembelajaran Dan Inovasi Pendidikan, 7(2), 198–204. https://doi.org/10.52005/belaindika.v7i2.198
Rohman, A. D., Prasetiya, U. A., Asih, T. U. S., & Kamal, R. (2026). Smart Learning Framework: Integration of Learning Theories and Instructional Design Models for the Development of Interactive Digital Media. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 5(1), 1991–2000. https://doi.org/10.56123/jirpe.v5i1.1991
Rusnawati. (2021). Dasar dan Prinsip Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. JURNAL AZKIA: Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam, 1(1), 273–291. https://doi.org/10.58901/azkia.v1i1.273
Sa’diyah, H., & Dermawan, P. (2024). Keberagaman Peserta Didik dan Target Kurikulum di Sekolah Dasar. Jurnal Teladan: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(2), 59–70. https://doi.org/10.59345/teladan.v1i2.59
Santrock, J. W. (2021). Educational psychology (7th ed.). McGraw-Hill. https://doi.org/10.1016/b978-0-12-818630-5.00007-4
Sari, L., & Haifaturrahmah. (2025). Perkembangan Kurikulum Merdeka di SD dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi. Journal of Authentic Research, 4(2), 2067–2074. https://doi.org/10.36312/jar.v4i2.2067
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing. https://doi.org/10.54675/asrv4321
Utomo, K. B. (2018). Strategi dan Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam MI. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 5(2), 145–156. https://doi.org/10.36835/modeling.v5i2.145
Zahra, F., Putri, N., & Chanifudin, N. (2024). Metode Keteladanan dan Metode Pembiasaan Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation, 1(2), 773–781. https://doi.org/10.59134/hemat.v1i2.773
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Akhmad Dalil Rohman, Uki Adi Prasetiya, Tri Unggul Sari Asih, Mochamad Iskarim, Nanang Hasan Susanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














