KEMITRAAN SEKOLAH DAN MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN PADA SMAN 1 KARANG INTAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.12832Keywords:
Kemitraan Sekolah-Masyarakat, Manajemen Kepala Sekolah, Pola Komunikasi, Budaya Banjar, Mutu PendidikanAbstract
This study aims to analyze the principal's management strategies in building school-community partnerships and the communication patterns used to optimize these partnerships within the Banjarese socio-cultural context. A qualitative case study was conducted at SMAN 1 Karang Intan, Banjar Regency, South Kalimantan. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation of partnership activities involving the principal, guidance counselor, homeroom teacher, parents, village officials (pembakal), and the Banjar Regency Social Service. The results indicate that the principal's management strategies include: (1) digital mapping-based planning of student conditions and community needs; (2) organizing through the formation of a cross-sector partnership team; (3) collaborative implementation in the form of home visits, coordination with the village and social service, and assistance with population administration; (4) participatory evaluation involving all stakeholders. The communication pattern implemented is a two-way, dialogic one, accommodating Banjarese cultural values such as deliberation, mutual cooperation, and respect for authority figures, while still encouraging openness and constructive criticism. This study concludes that the school-community partnership at SMAN 1 Karang Intan is situationally constructed through negotiation of meaning and relational dynamics influenced by the local context. The theoretical implications enrich the literature on educational partnerships with a social construction perspective, while the practical implications provide an adaptive partnership model for schools in areas with similar socio-cultural characteristics.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen kepala sekolah dalam membangun kemitraan sekolah dengan masyarakat serta pola komunikasi yang digunakan untuk mengoptimalkan kemitraan tersebut dalam konteks sosial-budaya Banjar. Studi kasus kualitatif dilakukan di SMAN 1 Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi kegiatan kemitraan yang melibatkan kepala sekolah, guru BK, wali kelas, orang tua, perangkat kelurahan (pembakal), dan Dinas Sosial Kabupaten Banjar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen kepala sekolah mencakup: (1) perencanaan berbasis pemetaan digital kondisi siswa dan kebutuhan masyarakat; (2) pengorganisasian melalui pembentukan tim kemitraan lintas sektor; (3) pelaksanaan kolaboratif berupa kunjungan rumah, koordinasi dengan kelurahan dan dinas sosial, serta pendampingan administrasi kependudukan; (4) evaluasi partisipatif yang melibatkan semua pemangku kepentingan. Pola komunikasi yang diterapkan adalah komunikasi dua arah yang bersifat dialogis, dengan mengakomodasi nilai-nilai budaya Banjar seperti musyawarah, gotong royong, dan penghormatan terhadap figur otoritas, namun tetap mendorong keterbukaan dan kritik membangun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemitraan sekolah-masyarakat di SMAN 1 Karang Intan dikonstruksi secara situasional melalui negosiasi makna dan dinamika relasional yang dipengaruhi oleh konteks lokal. Implikasi teoritis memperkaya literatur kemitraan pendidikan dengan perspektif konstruksi sosial, sementara implikasi praktis memberikan model kemitraan yang adaptif bagi sekolah di daerah dengan karakteristik sosial-budaya serupa.
Downloads
References
Candrawulan, W., Roekminiati, S., Pramono, S., & Sunarya, A. (2025). Kolaborasi Pemkot Surabaya dan mahasiswa dalam menjalankan program Sinau Bareng di Kelurahan Karangpilang. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 9(1), 35–60. https://doi.org/10.25139/jmnegara.v9i1.10013
Devisiana, D., Meisyani, L., Magay, D., & Riniwati, R. (2024). Peran masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 2(2), 103–112. https://doi.org/10.46445/nccet.v2i2.962
Eden, C. A., Chisom, O. N., & Adeniyi, I. S. (2024). Parent and community involvement in education: Strengthening partnerships for social improvement. International Journal of Applied Research in Social Sciences, 6(3), 372–382. https://doi.org/10.51594/ijarss.v6i3.894
Fahriyah, A., Ilma, A., Nayoan, C. N., Azmi, M. L., Azizah, N., Hayaty, Z. F., & Suhaimi, S. (2026). Analisis peran strategis kepemimpinan kepala sekolah terhadap efektivitas kolaborasi sekolah-komunitas. Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(2), 863–869. https://doi.org/10.61722/jinu.v3i2.9289
Fajrianti, M. N., Choirunisa, S. Z., Setiawan, G. A., Rahmah, F. N., Aminuddin, A. S., & Iqbal, N. M. (2025). Evaluasi pelayanan pendidikan: Studi kasus program Merdeka Belajar (2022-2024). Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(3), 5444–5451. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2152
Haryato, S., Sumayah, S., & Waloyo, T. (2024). Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan hubungan harmonis dengan masyarakat guna peningkatan mutu sekolah. Manajemen Pendidikan, 156–168. https://doi.org/10.23917/jmp.v19i1.4329
Heriyadi, H., Rahmi, I. G. A. K., Sulistiawan, E., Kusmiran, A. H., & Suriansyah, A. (2025). Peran komunitas dalam meningkatkan mutu pendidikan di SDK Santa Maria. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(2), 444–452. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i2.6201
Hdayatulloh, M. A., & Mudarris, B. (2026). Implementasi total quality management untuk meningkatkan kinerja guru dan mutu layanan pendidikan. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1482–1494. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10730
Kafid, N., & Rohmatika, A. (2020). Academic social capital and institutional transformation of Islamic higher education in Indonesia. AKADEMIKA: Jurnal Pemikiran Islam, 24(2), 335–335. https://doi.org/10.32332/akademika.v24i2.1635
Kawuryan, S. P., Sayuti, S. A., Aman, A., & Dwiningrum, S. I. A. (2021). Teachers quality and educational equality achievements in Indonesia. International Journal of Instruction, 14(2), 811–830. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14245a
Kendek, M. S., Mataputun, Y., Albaiti, A., Kurniawan, D., Gultom, M., & Kusdianto, K. (2026). Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam penguatan kemitraan dunia usaha dan dunia industri (DU/DI) untuk peningkatan mutu prakerin berbasis pembelajaran bermakna. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 1243–1258. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.11747
Loise, M., Kamaruddin, S. A., Adam, A., & Ahmadin, A. (2026). Menjaga tradisi dari generasi muda: Peran komunitas remaja adat di Desa Legian, Bali. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(3), 1602–1614. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.10717
Lutfi, M., Arifandi, A., Anggraini, T. M., & Masyhud, M. S. (2024). Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun kepercayaan masyarakat (studi kasus di SDN Rowokangkung 01 Lumajang). Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar, 11(3), 328–328. https://doi.org/10.19184/jipsd.v11i3.53141
Halir, F., Kian, L., Abas, S., & Sa’adi, M. (2022). Tantangan anak di Indonesia dalam menghadapi era global. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 5(2), 66–78. https://doi.org/10.37329/kamaya.v5i2.1695
Mansur, A. A., & Budi, E. S. (2026). Integrasi pembelajaran akidah akhlak berbasis kearifan lokal dalam membentuk karakter moderat peserta didik di MTs. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 1013–1024. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10812
Nurjanah, S., Nuraeni, N., & Hasanah, T. (2025). Peran modal sosial dan budaya dalam perspektif pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Gunung Bunder 01 Kabupaten Bogor. Primer Edukasi Journal, 5(1), 55–60. https://doi.org/10.56406/jpe.v5i1.846
Purwanto, G. D. (2026). Manajemen pembelajaran berdiferensiasi pada kelas gemuk di sekolah dasar: Studi kasus implementasi strategi di sekolah dasar perkotaan. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1117–1128. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9704
Rosadi, T. (2021). Manajemen mutu pendidikan dalam upaya meningkatkan kemandirian madrasah. Cakrawala: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam dan Studi Sosial, 5(1), 86–106. https://doi.org/10.33507/cakrawala.v5i1.287
Samala, A. D., Rawas, S., Criollo-C, S., Bondarenko, O., Samala, A. G., & Novaliendry, D. (2024). Harmony in education: An in-depth exploration of Indonesian academic landscape, challenges, and prospects towards the Golden Generation 2045 vision. TEM Journal, 2436–2456. https://doi.org/10.18421/tem133-71
Sari, D. W., & Khoiri, Q. (2023). Pendidikan untuk semua: Studi pada kebijakan wajib belajar 9 tahun. Journal on Education, 5(3), 9441–9450. https://doi.org/10.31004/joe.v5i3.1757
Setyaningrum, F., & Siswantari, H. (2022). Explorasi ecoprint sebagai program pendidikan seni rupa dan keterampilan. ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED, 12(4), 397–397. https://doi.org/10.24114/esjpgsd.v12i4.40561
Yasa, I. M. A. (2025). Integrasi Tri Hita Karana dalam manajemen kurikulum pada pengelolaan pendidikan PAUD Hindu di Kota Mataram. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 9(4), 320–334. https://doi.org/10.37329/jpah.v9i4.4808
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Esthi Ayuningtyas, Aslamiah Aslamiah, Novitawati Novitawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














