PERANCANGAN VIDEO ANIMASI SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN SEKSUAL DI SEKOLAH DASAR BERBASIS NILAI-NILAI AGAMA ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.12791Keywords:
Pendidikan seksual, video animasi, nilai-nilai agama IslamAbstract
Sex education is an important effort to equip children with an understanding of their bodies, personal boundaries, and healthy behaviors in order to prevent sexual violence. However, the implementation of sex education in elementary schools still faces several challenges, including the lack of engaging learning media and the limited integration of Islamic values into the learning process. This study aimed to develop an animated video learning medium based on Islamic values as a tool for sex education for elementary school students and to examine its validity, practicality, and effectiveness. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4-D development model, which consists of the stages of define, design, develop, and disseminate. The research was conducted at SD IT Raissalam, Rokan Hulu Regency. Data were collected through interviews, observations, expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, and learning achievement tests. The data were analyzed quantitatively using descriptive statistics, percentages, and N-Gain analysis. The results indicated that the developed media had a high level of validity, with validation scores of 80% from media experts (valid), 97% from language experts (very valid), and 93% from subject matter experts (very valid). The practicality test showed percentages of 89.67% based on student responses and 93.3% based on teacher responses, both categorized as very practical. The effectiveness test demonstrated an improvement in students’ learning outcomes with an N-Gain score of 0.752, which falls into the high category. Therefore, the Islamic values-based animated video developed in this study was found to be valid, practical, and effective as a sex education medium for elementary school students. In addition to improving students’ understanding of sex education, the media also helps instill Islamic values, develop self-awareness, and enhance self-protection skills in accordance with children’s developmental stages.
ABSTRAK
Pendidikan seksual merupakan upaya penting dalam membekali anak dengan pemahaman tentang tubuh, batasan diri, serta perilaku yang sehat untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual. Namun, penyampaian pendidikan seksual di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan minimnya integrasi nilai-nilai agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi berbasis nilai-nilai agama Islam sebagai sarana pendidikan seksual bagi siswa sekolah dasar serta menguji tingkat validitas, praktikalitas, dan efektivitasnya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian dilaksanakan di SD IT Raissalam Kabupaten Rokan Hulu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang tinggi dengan persentase validasi ahli media sebesar 80% (valid), ahli bahasa 97% (sangat valid), dan ahli materi 93% (sangat valid). Hasil uji praktikalitas menunjukkan persentase sebesar 89,67% pada respon siswa dan 93,3% pada respon guru dengan kategori sangat praktis. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan nilai N-Gain sebesar 0,752 yang termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, media video animasi berbasis nilai-nilai agama Islam yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif sebagai sarana pendidikan seksual bagi siswa sekolah dasar. Media ini tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pendidikan seksual, tetapi juga membantu menanamkan nilai-nilai keislaman, membentuk kesadaran diri, serta meningkatkan kemampuan menjaga diri sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Downloads
References
Apriliani, F. (2025). Pemanfaatan media video animasi pendidikan seks anak usia dini dalam mencegah kekerasan seksual pada anak di TK Metasari Parigi. Excellent: Journal of Islamic Studies, 2(2), 399–410. https://www.ejournal.alfarabi.ac.id/index.php/excellent/article/view/1121
Celik, P. (2024). The effectiveness of school-based child sexual abuse prevention programmes among primary school-aged children: A systematic review. International Journal of Educational Research Open, 7, 100348. https://doi.org/10.1016/j.ijedro.2024.100348
Dewi, V. N. L., Sitaresmi, M. N., & Dewi, F. S. T. (2021). What forms of media do we need for preventing child sexual abuse? A qualitative study in Yogyakarta Special Region, Indonesia. Journal of Child Sexual Abuse, 30(5), 511–523. https://doi.org/10.1080/10538712.2021.1898510
Febriani, Y. (2022). Pengembangan video berbasis Movie Maker sebagai media untuk mengenalkan pendidikan seks pada anak usia 5–6 tahun di TK Insan Mandiri Sontang Padang Gelugur Pasaman [Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau]. UIN Sultan Syarif Kasim Riau Repository. https://repository.uin-suska.ac.id/60073/
Hamidaturrohmah, H., Cahyaningrum, S., & Arinjani, S. M. (2023). Sex education strategy for elementary school students as an effort to prevent sexual violence. Formosa Journal of Sustainable Research, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.55927/fjsr.v2i1.2520
Husni, H., Pardosi, S., & Velia, R. (2024). Pengaruh edukasi seks melalui media video animasi lagu mengenal sentuhan terhadap pengetahuan seksualitas anak usia sekolah dasar. Journal of Nursing and Public Health, 12(1), 105–114. https://jurnal.unived.ac.id/index.php/jnph/article/view/6344
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2014). Mengajari kewaspadaan kekerasan seksual pada anak. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/mengajari-kewaspadaan-kekerasan-seksual-pada-anak
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2024). Data kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2024: Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA). https://kekerasan.kemenpppa.go.id
Madani, Y. (2003). Pendidikan seks untuk anak dalam Islam. Pustaka Zahra.
Mayer, R. E. (2020). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
Ningsih, N. P. A., Astawan, I. G., & Rati, N. W. (2022). Animated video media with contextual approach on social science subject in fourth grade elementary school. International Journal of Elementary Education, 6(3), 412–421. https://doi.org/10.23887/ijee.v6i3.49241
Nufus, H., Pratiwi, H., & Yarliani, I. (2025). Islamic sexuality education for early childhood: Evaluating flipped learning model with parental involvement in Indonesia. Muadalah, 13(1), 17–36. https://doi.org/10.18592/muadalah.v13i1.17278
Pratiwi, H., Ismail, M., & Haida, R. N. (2023). Sexuality education for early childhood: Themes, methods, and perceptions of Raudhatul Athfal (RA) educators. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(1), 35–55. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i1.3786
Prayoga, P. R. (2025). Pengembangan video animasi edukatif dalam upaya pengenalan pendidikan seksual bagi anak di TK Bakti Mentari Kecamatan Mantikulore [Skripsi, Universitas Tadulako]. Repository Universitas Tadulako.
Shibuya, F., Estrada, C. A., Sari, D. P., Takeuchi, R., Sasaki, H., Warnaini, C., Kawamitsu, S., Kadriyan, H., & Kobayashi, J. (2023). Teachers' conflicts in implementing comprehensive sexuality education: A qualitative systematic review and meta-synthesis. International Journal of Public Health, 51(1), 18. https://doi.org/10.1186/s41182-023-00508-w
Solehati, T. (2022). Kebutuhan informasi pencegahan kekerasan seksual pada anak bagi orang tua di Indonesia: Scoping review. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5970–5981. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2982
Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Center for Innovation in Teaching the Handicapped, Indiana University.
Ulfah, N. D., Mauliku, N. E., & Laili, A. (2024). Pendidikan seksual dasar menggunakan video animasi terhadap pengetahuan dan sikap siswa di SD Ketib Sumedang. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(6), 1488–1494. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i6.5097
Wismayanti, Y. F., O'Leary, P., Tilbury, C., & Tjoe, Y. (2021). The problematization of child sexual abuse in policy and law: The Indonesian example. Child Abuse & Neglect, 118, 105157. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2021.105157
World Health Organization, United Nations Children’s Fund, & United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. (2024). How school systems can improve health and well-being: Topic brief: Sexual and reproductive health. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240094567
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Bulan, Hidayani Syam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














