DEVELOPMENT OF INTERACTIVE TEACHING MODULES BASED ON DIFFERENTIATED LEARNING TO SUPPORT THE IMPLEMENTATION OF THE MERDEKA CURRICULUM IN THE ERA OF DIGITAL KNOWLEDGE REVOLUTION
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.12421Keywords:
ADDIE, Modul Ajar Interaktif, Pembelajaran Berdiferensiasi, Pembelajaran Digital, Kurikulum MerdekaAbstract
ABSTRACT
The availability of digital learning resources capable of accommodating differences in students’ readiness, interests, and learning profiles remains a challenge in implementing differentiated learning within the Merdeka Curriculum. This condition highlights the need for learning materials that not only utilize technology but also provide flexible learning experiences according to students’ characteristics. This study aimed to develop an interactive teaching module based on differentiated learning and to examine its feasibility, practicality, and effectiveness in the learning process. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research was conducted at SMAN 1 Lubuk Batu Jaya during the 2025/2026 academic year and involved 63 eleventh-grade students. Data were collected through interviews, observations, documentation, validation and user-response questionnaires, and learning achievement tests. The validation results indicated feasibility scores of 89.52% from the material experts and 93.30% from the media experts. Teacher and student assessments reached 93.89% and 93.78%, respectively. Effectiveness was demonstrated by an increase in the average score from 59.04 on the pretest to 87.96 on the posttest, with an N-Gain score of 0.711 (71.1%), categorized as high. Therefore, the developed module is feasible, practical, and effective as a learning resource to support differentiated learning and the implementation of the Merdeka Curriculum.
ABSTRAK
Ketersediaan sumber belajar digital yang mampu mengakomodasi perbedaan kesiapan, minat, dan profil belajar peserta didik masih menjadi tantangan dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya bahan ajar yang tidak hanya memanfaatkan teknologi, tetapi juga menyediakan pengalaman belajar yang fleksibel sesuai karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar interaktif berbasis pembelajaran berdiferensiasi serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas penggunaannya dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SMAN 1 Lubuk Batu Jaya pada tahun ajaran 2025/2026 dengan melibatkan 63 peserta didik kelas XI. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, angket validasi dan respons pengguna, serta tes hasil belajar. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 89,52% dari ahli materi dan 93,30% dari ahli media. Penilaian guru dan peserta didik masing-masing mencapai 93,89% dan 93,78%. Efektivitas ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai dari 59,04 pada pretest menjadi 87,96 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,711 (71,1%) dalam kategori tinggi. Dengan demikian, modul yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai sumber belajar untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi serta implementasi Kurikulum Merdeka.
Downloads
References
Ananda, S. C. D., Salim, A., & Mastur, M. (2024). Tinjauan literatur sistematik tentang pengaruh model flipped classroom terhadap kemandirian belajar siswa. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(6), 5269–5274. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i6.4465
Avivi, A. A., Pramadhitta, A. D., Rahayu, F. F., Saptariana, M., & Salamah, A. U. (2023). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan model project based learning pada peserta didik sekolah menengah atas kelas X pada materi bioteknologi. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 3(3), 251–258. https://ejournal.penerbitjurnal.com/index.php/humaniora/article/view/336
Bilantua, A., Panigoro, M., & Bahsoan, A. (2024). Pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS terpadu di SMP Negeri 1 Tomilito Tomilito Gorontalo Utara. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 10(1), 427–448. https://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/Aksara/article/view/2422
Cholilah, M., Tatuwo, A. G. P., Rosdiana, S. P., & Fatirul, A. N. (2023). Pengembangan Kurikulum Merdeka dalam satuan pendidikan serta implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran abad 21. Sanskara Pendidikan dan Pengajaran, 1(2), 56–67. https://doi.org/10.58812/spp.v1i02.110
Ermawan, B., & Ps, A. M. B. K. (2024). Analisis efektivitas penggunaan modul ajar digital interaktif dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Edu Aksara, 3(2), 64–79. https://jurnal.globalaksarapers.com/index.php/eduaksara/article/view/109
Hafizah, N. (2023). Media pembelajaran digital generasi Alpha era Society 5.0 pada Kurikulum Merdeka. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(4), 1675–1688. https://jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-madrasah/article/view/2699
Heng, T. T. (2025). Using technology-enhanced differentiated instruction to support learning in higher education. Journal of Global Higher Education, 1(1), 186–201. https://doi.org/10.25774/jghe.v1i1.10
Jafnihirda, L., Suparmi, S., Ambiyar, A., Rizal, F., & Pratiwi, K. E. (2023). Efektivitas perancangan media pembelajaran interaktif e-modul. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(1), 227–239. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/2734
Juniati, G. A. P. E., Putrayasa, I. B., & Margunayasa, I. G. (2023). Pengembangan bahan ajar digital berorientasi Wana Kerthi Loka Bali pada pembelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar. PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 94–106. https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas.v7i1.2018
Lu, C., Bulut, O., Demmans Epp, C., & Gierl, M. (2025). Impacts of engagement on academic outcomes in technology-enhanced learning. Distance Education, 46(2), 318–337. https://doi.org/10.1080/01587919.2024.2373297
Mirari, K. (2022). The effectiveness of adaptive learning systems in personalized education. Journal of Education Review Provision, 2(3), 107–115. https://doi.org/10.55885/jerp.v2i3.194
Misnawati, M., Junari, J., Teibang, D., Ilham, I., & Luthfiyah, L. (2025). Evaluasi hasil asesmen melalui pemberian umpan balik dalam tes formatif sebagai tolak ukur hasil belajar siswa. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 2236–2242. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i2.6836
Nisa, D. C., Purwidiani, N., Widagdo, A. K., & Astuti, N. (2024). Pengembangan bahan ajar digital dengan aplikasi Flip PDF Corporate Edition pada materi peralatan dapur siswa fase E. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 1655–1661. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i3.2468
Nuraini, A. F. D., & Kusaeri, K. (2025). Systematic literature review: Pengaruh media pembelajaran digital pada pembelajaran berdiferensiasi terhadap motivasi belajar siswa di Indonesia. PHI: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 58–69. https://phi.unbari.ac.id/index.php/phi/article/view/439
Pasaribu, M. (2024). Pengaruh pembelajaran berdiferensiasi dalam seni tari terhadap motivasi dan keterlibatan siswa di sekolah menengah pertama. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 8(1), 285–304.
https://ojsdikdas.kemendikdasmen.go.id/index.php/didaktika/article/view/1327
Qorib, M. (2024). Analysis of differentiated instruction as a learning solution in student diversity in inclusive and moderate education. International Journal Reglement & Society (IJRS), 5(1), 43–55. https://jurnal.bundamediagrup.co.id/index.php/ijrs/article/view/452
Rahayu, A., & Rosti, R. (2023). Interactive digital teaching module based on differentiated instruction and its impact on students' problem-solving skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(Special Issue), 1128–1136. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.5072
Ramdhani, S., Nurcahyono, N. A., & Nirmala, S. D. (2025). Designing interactive e-modules based on differentiated instruction and the theory of didactical situations for primary mathematics education. Educational Process: International Journal, 17, e2025368. https://www.ceeol.com/search/article-detail?id=1387648
Sandra, R., Arif, A., & Saputra, H. D. (2025). Pengembangan modul interaktif berbasis alat praktik untuk meningkatkan hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan (PMKR). JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia, 3(3), 871–882. https://jtpvi.ppj.unp.ac.id/index.php/jtpvi/article/view/337
Sitorus, A. S. (2025). Pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka: Tinjauan teoretis tentang implementasi, tantangan dan peluang. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(2), 1159–1174. https://doi.org/10.61227/arji.v7i2.446
Syah, M. B. (2025). Analisis penggunaan multimedia interaktif di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(5.D), 341–351. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/11620
Trisnani, N., Effendi, E., Zuriah, N., Kobi, W., Kaharuddin, A., Subakti, H., ... & Yunefri, Y. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Penerbit Mifandi Mandiri Digital, 1(1).
http://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/penerbitmmd/article/view/48
Usmeldi, U., Amini, R., & Darni, R. (2023). Pelatihan pembuatan e-modul interaktif berbasis teknologi informasi untuk meningkatkan literasi digital guru SD dan SMP di Kapau Kabupaten Agam. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(3), 614–622. http://www.jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/jppm/article/view/345
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Halimatus Sa’adah, Eva Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














