LAYANAN INFORMASI LITERASI DIGITAL UNTUK MENCEGAH KECANDUAN MEDIA SOSIAL DI SMP NEGERI 10 PALU
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.12346Keywords:
layanan informasi, literasi digital, kecanduan media sosialAbstract
Social media has become an inseparable part of adolescents' lives by easing communication and access to information, yet excessive use risks fostering addiction that affects learning activities, social relationships, and students' psychological well-being. This condition was also found among students at SMP Negeri 10 Palu, most of whom used social media more often for entertainment than for supporting learning, indicating a need to strengthen their digital literacy. This study aimed to examine the effect of digital literacy information services on preventing social media addiction among students. A quantitative approach with a pre-experimental One Group Pretest-Posttest Design was employed, involving 29 eighth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected using a social media addiction questionnaire administered before and after the service, then analyzed through normality tests, homogeneity tests, and a Paired Sample t-Test using SPSS version 27. The results showed that the data were normally distributed and homogeneous, and the hypothesis test yielded t = 7.430; df = 28; significance <.001 (<.05), with the mean score decreasing from 96.55 to 73.97 and a very large effect size (Cohen's d = 1.38). These findings indicate that digital literacy information services significantly reduce students' tendency toward social media addiction, suggesting their potential as a sustainable preventive strategy within school guidance and counseling programs.
ABSTRAKMedia sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan remaja karena memudahkan komunikasi dan akses informasi, tetapi penggunaan yang berlebihan berisiko menimbulkan kecanduan yang berdampak pada aktivitas belajar, relasi sosial, dan kondisi psikologis siswa. Kondisi ini juga ditemukan pada siswa SMP Negeri 10 Palu, yang sebagian besar lebih sering menggunakan media sosial untuk hiburan dibandingkan untuk mendukung pembelajaran, sehingga literasi digital mereka perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh layanan informasi literasi digital terhadap pencegahan kecanduan media sosial pada siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental One Group Pretest-Posttest Design, melibatkan 29 siswa kelas VIII yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket kecanduan media sosial sebelum dan sesudah layanan, kemudian dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan Paired Sample t-Test dengan SPSS versi 27. Hasil menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, serta uji hipotesis memperoleh t = 7,430; df = 28; signifikansi <0,001 (<0,05), dengan rata-rata skor menurun dari 96,55 menjadi 73,97 dan effect size sangat besar (Cohen's d = 1,38). Temuan ini menunjukkan bahwa layanan informasi literasi digital berpengaruh signifikan terhadap penurunan kecenderungan kecanduan media sosial siswa, sehingga dapat dijadikan strategi preventif berkelanjutan dalam program bimbingan dan konseling di sekolah.
Downloads
References
Adnan, M. N., & Bhakti, C. P. (2025). Peran guru bimbingan dan konseling dalam mereduksi kecemasan karier yang dihadapi siswa di era digital. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 363–373. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4557
Arsini, Y., Isnaini, S. R. N. U., Ayustin, S. A., Polem, A. M., & Karo-Karo, I. A. (2025). Peran layanan informasi dalam membangun motivasi belajar anak. Al-Ittizaan, 8(1), 1–11. https://doi.org/10.24014/ittizaan.v8i1.33916
Devi, L. P. S. A., & Winangun, I. M. A. (2024). Peran literasi digital dalam meningkatkan kompetensi teknologi siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(4), 1255–1267. https://jurnal.citrabakti.ac.id/index.php/jil/article/view/4681
Erwana, E., Fitriani, D., Nurwahyuni, N., & Hasan, H. (2025). The use of TikTok social media on students' self-confidence. Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion, 4(4), 1195–1202. https://doi.org/10.58421/misro.v4i4.796
Fadhlih, A., & Marsinun, R. (2023). Hubungan kontrol diri dengan adiksi media sosial TikTok pada siswa kelas X SMAN 11 Jakarta. Jurnal Ilmiah Global Education, 4(4), 2438–2446. https://doi.org/10.55681/jige.v4i4.1360
Fauziah, S., et al. (2023). Dampak penggunaan media sosial terhadap prestasi belajar peserta didik. Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan), 5(1), 21–27. https://doi.org/10.52005/belaindika.v5i1.100
Fitriani, F., & Nugroho, A. T. (2022). Literasi digital sebagai keterampilan abad ke-21. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 2(1), 23–34. https://jurnal.politap.ac.id/index.php/literasi/article/view/1416
Gunawan, I. A. N., Suryani, & Shalahuddin, I. (2022). Dampak penggunaan media sosial terhadap gangguan psikososial pada remaja: A narrative review. Jurnal Kesehatan, 15(1), 78–92. https://doi.org/10.23917/jk.v15i1.17426
Kurnia, N., & Astuti, S. I. (2017). Peta gerakan literasi digital di Indonesia: Studi tentang pelaku, ragam kegiatan, kelompok sasaran dan mitra. Jurnal Informasi, 47(2), 149–166. https://doi.org/10.21831/informasi.v47i2.16079
Liza, N., & Wahyuni, S. (2023). Peranan guru bimbingan dan konseling (BK) dalam pemberian layanan informasi untuk mengembangkan perilaku jujur siswa. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 381–394. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v4i2.460
Lolita, N., Alvionita, E., Alrevi, A., AR, S., & Akbari, A. (2024). The role of information services in improving students’ career planning. Kopendik, 3(2), 1–14. https://doi.org/10.22437/kopendik.v3i2.33125
Nasrullah, R. (2015). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Nurwahyuni, Ratu, B., Lestari, M., Syahran, R., Arifyadi, A., Silalahi, M. F., & Fitriani, D. (2026). Meningkatkan literasi digital untuk mengurangi dampak negatif teknologi digital pada kualitas pembelajaran siswa SMA di Kota Palu. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 16(1), 33–38. https://doi.org/10.33087/dikdaya.v16i1.872
Pratiwi, C., Jannah, A. M., Dewita, E., Sari, M. K., & Maiseptian, F. (2024). Pengaruh self control terhadap kecanduan media sosial pada remaja Kota Padang. Indonesian Journal of Educational Counseling, 8(2), 291–303. https://doi.org/10.30653/001.202482.409
Rahmah, S., & Wibowo, T. (2021). Fear of Missing Out (FoMO) dan kecanduan media sosial. https://doi.org/10.25299/jicop.v2i1.9406
Rasido, I., Hasan, H., Eka, N., & Riyadi, W. (2025). Mental health literacy study of Tadulako University students. 7(1), 1–9. https://journal.kurasinstitute.com/index.php/bocp/article/view/1157
Rianto, P., Sofia, N., & Murtafi’ah, B. (2024). Peningkatan literasi digital untuk budaya partisipasi di media sosial untuk siswa SMA. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(4), 688–695. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i4.7057
Rinancy, H., & Putri, R. B. (2023). Smartphone addiction memengaruhi motivasi belajar siswa. SEHAT: Jurnal Kesehatan Terpadu, 2(3), 140–147. https://doi.org/10.31004/sjkt.v2i3.17878
Saputra, B. R., & Karsiwan. (2024). Analisis perilaku sosial siswa berlandaskan perspektif teori Bandura. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 11(3), 403–415. https://doi.org/10.31571/sosial.v11i3.8145
Wulandari, N. D., & Mulyono, B. (2025). Dampak keterampilan literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. AGORA, 14(2). https://journal.student.uny.ac.id/agora/article/view/23959
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suci Indriani, Nurwahyuni Nurwahyuni, Dhevy Puswiartika, Nur Eka Wayhuningsih Riyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














