PERAN EVALUASI FORMATIF REFLEKTIF DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TERHADAP KOMPETENSI LITERASI SISWA SMA
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.12072Keywords:
evaluasi formatif reflektif, literasi menulis, metakognitifAbstract
This study was motivated by initial observations indicating that students’ writing skills still faced difficulties in mechanics, sentence structure, and text consistency. The initial findings also indicated a gap between students’ awareness of errors in their writing and their ability to revise those errors consistently. This study aimed to analyze the relationship between metacognitive awareness and writing revision ability and to describe students’ reflective processes during the implementation of formative assessment in Indonesian language writing instruction. A qualitative approach with descriptive and intrinsic case study strategies was employed. The participants consisted of one Indonesian language teacher and eight students at SMA NU 1 Tarakan selected through purposive sampling. Data were collected through observations, semi-structured interviews, reflective questionnaires, and analysis of students’ written work. Qualitative data were analyzed thematically through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while questionnaire data were used descriptively as supporting data. The findings showed that reflective processes through rereading activities helped students identify errors and make simple revisions. However, awareness of errors was not fully followed by consistent revision ability, particularly in grammar, sentence structure, and text coherence. Students’ reflective processes also tended to remain at the level of error identification and had not developed optimally into analytical reflection. These findings indicate a relationship between metacognitive awareness and writing revision ability, but this relationship had not yet resulted in optimal improvement because the reflective activities were not sufficiently structured and the time available for writing and revision was limited.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa masih menghadapi kendala pada aspek mekanika, struktur kalimat, dan konsistensi teks. Selain itu, ditemukan adanya perbedaan antara kesadaran siswa terhadap kesalahan dalam tulisannya dan kemampuan mereka dalam melakukan perbaikan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan kesadaran metakognitif dengan kemampuan revisi tulisan serta menggambarkan proses reflektif siswa selama penerapan evaluasi formatif dalam pembelajaran menulis Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi deskriptif dan studi kasus intrinsik. Subjek penelitian terdiri atas satu guru Bahasa Indonesia dan delapan siswa SMA NU 1 Tarakan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, kuesioner reflektif, serta analisis hasil tulisan siswa. Data kualitatif dianalisis secara tematik melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan data kuesioner digunakan sebagai data pendukung secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses reflektif melalui kegiatan membaca ulang membantu siswa mengenali kesalahan dan melakukan revisi sederhana. Namun, kesadaran terhadap kesalahan belum sepenuhnya diikuti kemampuan merevisi tulisan secara konsisten, terutama pada aspek tata bahasa, struktur kalimat, dan koherensi teks. Proses refleksi siswa juga cenderung berada pada tingkat identifikasi kesalahan dan belum berkembang secara optimal menuju refleksi analitis. Temuan tersebut menunjukkan adanya keterkaitan antara kesadaran metakognitif dan kemampuan revisi tulisan, tetapi keterkaitan tersebut belum menghasilkan perbaikan tulisan yang optimal karena proses refleksi belum terstruktur dan waktu yang tersedia untuk melakukan revisi masih terbatas.
Downloads
References
Arif Rachman, Y., Samanlangi, A. I., & Prasetyo, H. (2024). Metode penelitian dan R&D. CV Saba Jaya Publisher.
Aspers, P., & Corte, U. (2019). What is qualitative in qualitative research. Qualitative Sociology, 42(2), 139–160. https://doi.org/10.1007/s11133-019-9413-7
Cervin-Ellqvist, M., Larsson, D., Adawi, T., Stöhr, C., & Negretti, R. (2021). Metacognitive illusion or self-regulated learning? Assessing engineering students' learning strategies against the backdrop of recent advances in cognitive science. Higher Education, 82(3), 477–498. https://doi.org/10.1007/s10734-020-00635-x
Graham, S. (2019). Changing how writing is taught. Review of Research in Education, 43(1), 277–303. https://doi.org/10.3102/0091732X18821125
Hasanah, I., & Hikmawati, N. (2025). Analisis linguistik kesalahan mekanik bahasa dalam karangan narasi siswa kelas V. Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 91–108. https://www.jurnal.inkadha.ac.id/index.php/abuya/article/view/1000
Hasrianti, A. (2021). Analisis kesalahan penggunaan tanda baca dalam karangan peserta didik. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 7(1), 213–222. https://doi.org/10.30605/onoma.v7i1.618
Jumadi, [lengkapi nama penulis lainnya]. (2023). Analisis kesalahan berbahasa pada karangan deskripsi. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(3), 1563–1577. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i3.5028
Li, W., & Zhang, F. (2021). Tracing the path toward self-regulated revision: An interplay of instructor feedback, peer feedback, and revision goals. Frontiers in Psychology, 11, Article 612088. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.612088
Matruglio, E. (2019). Beating the bamboozle: Literacy pedagogy design and the technicality of SFL. Australian Journal of Teacher Education, 44(4), 1–13. https://doi.org/10.14221/ajte.2018v44n4.1
Misnawati, M., Junari, J., Teibang, D., Ilham, I., & Luthfiyah, L. (2025). Evaluasi hasil asesmen melalui pemberian umpan balik dalam tes formatif sebagai tolak ukur hasil belajar siswa. JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 2236–2242. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i2.6836
Mulyati, S. (2022). Students' ability to use capital letters and punctuation in writing descriptive essays. Jurnal Basicedu, 6(2), 2495–2504.
Mustadi, A., & Amalia, M. (2020). Spelling writing error analysis in nonfiction essay of elementary students. Jurnal Prima Edukasia, 8(2), 177–187. https://doi.org/10.21831/jpe.v8i2.33436
Nückles, M., Roelle, J., Glogger-Frey, I., Waldeyer, J., & Renkl, A. (2020). The self-regulation view in writing-to-learn: Using journal writing to optimize cognitive load in self-regulated learning. Educational Psychology Review, 32(4), 1089–1126. https://doi.org/10.1007/s10648-020-09541-1
Nurgiyantoro, B. (2013). Penilaian pembelajaran bahasa berbasis kompetensi. BPFE.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2019). PISA 2018 assessment and analytical framework. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/b25efab8-en
Ramadaniyanti, D. P., & Citrawati, T. (2022). Analisis kesalahan penggunaan ejaan bahasa Indonesia dalam menulis teks cerpen siswa kelas IV. Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(2), 46–58. https://doi.org/10.37630/jpb.v12i2.1154
Sadler, I., Reimann, N., & Sambell, K. (2022). Feedforward practices: A systematic review of the literature. Assessment & Evaluation in Higher Education, 1–16. https://doi.org/10.1080/02602938.2022.2073434
Sakrim, S., & Ulfa, M. (2021). Perwujudan kohesi dan koherensi tulisan makalah mahasiswa. BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 83–94. https://doi.org/10.32528/bb.v6i1.4379
Setiani, R. (2021). Corrective feedback and the development in writing a paragraph at the second semester students of Muhammadiyah Kotabumi University. Didascein: Journal of English Education, 2(2), 82–90. https://doi.org/10.52333/d.v2i2.823
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Asih Riyanti, Parasheila Fadillah, Balqis Balqis, Firda Ariani, Muzdalipah Muzdalipah, Indah Ulan Ramadhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














