PERAN DIGITAL PARENTING DALAM MENANAMKAN KARAKTER KEDISIPLINAN PADA ANAK DI SDIT BINA ANAK BANGSA PALU
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.12045Keywords:
Digital Parenting, Karakter, Kedisiplinan, Anak Usia Sekolah DasarAbstract
ABSTRACT
The rapid development of digital technology has transformed children's interactions with learning and social environments, requiring parents to adopt adaptive parenting strategies in managing technology use. This study aims to explore the implementation of digital parenting and the role of parents in fostering disciplinary character among students at SDIT Bina Anak Bangsa. The study employed a qualitative descriptive approach. The participants consisted of seven parents selected purposively. Data were collected through observations, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion verification techniques. Data validity was ensured through source triangulation. The findings revealed that parents have a strong awareness of the importance of supervising children's gadget use. Digital parenting practices were implemented through establishing rules that allow gadget use only after children complete responsibilities such as worship and studying, limiting screen time, monitoring digital activities, and guiding children toward educational and character-building content. These practices positively contributed to the development of children's disciplinary character, as reflected in their compliance with rules, time-management skills, and responsible use of digital technology. Therefore, digital parenting plays a significant role in optimizing children's technology use while strengthening disciplinary character development among elementary school students.
ABSTRAK
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi anak dengan lingkungan belajar dan sosialnya, sehingga menuntut orang tua untuk menerapkan pengasuhan yang adaptif terhadap penggunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan digital parenting serta peran orang tua dalam menanamkan karakter disiplin pada anak di SDIT Bina Anak Bangsa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian terdiri atas tujuh orang tua siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya pengawasan penggunaan gadget pada anak. Praktik digital parenting dilakukan melalui pemberian aturan penggunaan gadget setelah anak menyelesaikan kewajiban seperti beribadah dan belajar, pembatasan durasi penggunaan, pemantauan aktivitas digital, serta pendampingan dalam mengakses konten yang edukatif dan bernilai positif. Penerapan strategi tersebut terbukti mendukung pembentukan karakter disiplin anak yang ditunjukkan melalui kepatuhan terhadap aturan, kemampuan mengelola waktu, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital. Dengan demikian, digital parenting berperan penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi sekaligus memperkuat pembentukan karakter disiplin pada anak usia sekolah dasar.
Downloads
References
Akbar, A., Budimansyah, D., Hakam, K. A., Dahliyana, A., & Kurniawaty, I. (2026). Keteladanan guru sebagai role model dalam pengembangan integritas peserta didik sekolah dasar. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(6), 1552–1559. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i6.948
Basri, H., & Adeliyah, N. S. (2024). Peran orang tua dalam pembentukan kepribadian anak dalam buku Peranan Keteladanan Orang Tua dalam Mendidik Anak karya Amalliah Kadir. Tamaddun, 25(2), 39–51. https://doi.org/10.30587/tamaddun.v25i2.8209
Cahyono, B. D. (2026). Edukasi digital parenting Islami bagi orang tua: Upaya manajemen penggunaan gadget anak di lingkungan keluarga Muhammadiyah. Jurnal Inovasi dan Pengabdian, 2(1), 36–45. https://doi.org/10.64845/bhaktika.v2i1.172
Dewi, N. A., Maryani, N., & Indra, S. (2024). Implementasi sekolah ramah anak dalam mengembangkan karakter disiplin siswa di SMAN 5 Bogor. Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora, 2(4), 273–282. https://doi.org/10.30997/al-kaff.v2i4.13719
Ernawanto, Y., Sutama, S., Minsih, M., & Prastiwi, Y. (2022). Internalisasi pendidikan karakter disiplin siswa pada masa pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 3398–3404. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2629
Fajria, N., Mahendra, A. S., Setiani, M. F., Roziqi, F., Muslikah, M., & Mahfud, A. (2025). Digital parenting meningkatkan perkembangan anak yang berkualitas. Journal of Creative Student Research, 3(1), 167–176.
https://doi.org/10.55606/jcsr-politama.v3i1.4748
Hudiana, I. D. A. C. U. (2023). Pola pengasuhan digital parenting dalam masyarakat globalisasi: Perspektif teori perubahan sosial. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 8(2), 131–135. https://journal.unnes.ac.id/sju/harmony/article/view/70729
Indriyanti, L. (2025). Digital parenting: Pola asuh mendidik anak usia 5–6 tahun di Desa Mampang Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. ADIBA: Journal of Education, 4(4), 324–331. https://wikep.net/index.php/ADIBA/article/view/243
Khasanah, U., & Wiseno, S. G. P. (2026). Digital parenting from an Islamic educational perspective as a strategy to address gadget addiction in children. ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan, 4(2), 165–186.
https://journal.insyaka.ac.id/index.php/ALFIHRIS/article/view/1929
Lubis, R., & Siregar, L. N. K. (2025). Pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan disiplin siswa kelas V di MIS Pesantren Dairi. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 4(1), 258–270. https://doi.org/10.30640/dewantara.v4i1.3998
Luthfiyah, F. L., & Yuliana, N. (2023). Pola komunikasi orang tua terhadap perkembangan anak. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(5).
https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/46
Maharani, M. S., & Rahmaniar, Y. (2023). Moderasi beragama pada kurikulum pendidikan agama Islam di madrasah. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 51–66. https://doi.org/10.29240/belajea.v8i1.6436
Novitasari, D. W., & Abduh, M. (2022). Upaya guru dalam melatih karakter disiplin siswa sekolah dasar berbasis teori behaviorisme. Jurnal Basicedu, 6(4), 6373–6378. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3261
Pratiwi, A. R., & Fikri, M. A. (2026). Peran digital parenting dalam mengendalikan dampak penggunaan gadget pada anak sekolah dasar. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(1), 1320–1326. https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2557
Rahmah, A. H., Kirana, A., & Sudirman, H. A. (2026). Sosialisasi disiplin penggunaan gadget untuk mengurangi dampak negatif pada siswa sekolah dasar alam. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 626–632.
https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/7825
Rahman, R. H., Rukajad, A., & Ramdhani, K. (2024). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter: Kajian literatur pembentukan karakter siswa di sekolah. Al-Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke Islaman, 11(3), 309–320.
https://journal.uim.ac.id/index.php/alulum/article/view/2169
Rais, M. (2023). Implementasi pendidikan agama Islam dalam membina karakter disiplin siswa di sekolah menengah kejuruan. Al-Miskawaih: Journal of Science Education, 2(2), 255–272. https://journal.centrism.or.id/index.php/mijose/article/view/276
Ridiana, P., & Sirozi, M. (2024). Tahapan perencanaan peningkatan mutu pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah. Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 5(3), 342–350. https://doi.org/10.54371/ainj.v5i3.571
Septia, W., & Irhamdi, M. (2026). Komunikasi Qur’ani dalam Islamic parenting pada pendampingan penggunaan gawai anak. Islamic World View: Journal of Islamic Studies, 1(1), 19–26.
https://pascauinmtrm.gubugjournal.id/index.php/iwv/article/view/341
Shibgohtullah, S. A., & Furrie, W. (2024). Strategi komunikasi digital parenting dalam membentuk perkembangan kognitif anak usia sekolah dasar (Studi kasus kolaborasi guru dan orang tua SDIT Prestasi Cendekia Tambun Utara). Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 11611–11624.
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.14229
Sulastri, S., & Rini, S. H. S. (2022). Hubungan jenis aplikasi gadget terhadap perkembangan anak usia pra sekolah di Kecamatan Weleri. Jurnal Surya Muda, 4(2), 118–132. https://doi.org/10.38102/jsm.v4i2.201
Tahir, A. R. P., Zainuddin, K., & Piara, M. (2025). Hubungan intensitas penggunaan gadget dengan perilaku prososial anak prasekolah. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(6), 1612–1624. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i6.11265
Thoha, P. M., Kurniawan, R. P., & Faristiana, A. R. (2023). Perubahan komunikasi orang tua terhadap anak di era digital. Student Scientific Creativity Journal, 1(4), 415–431. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v1i4.1682
Ulfadhilah, K., Sumanta, S., Akbar, M. F., & Rozak, A. K. (2025). Minhajul Abidin dalam digital parenting Islami untuk penguatan karakter anak usia dini. Journal of Childhood Education, Development and Parenting, 3(3).
https://ojs.unublitar.ac.id/index.php/bocil/article/view/2302
Wulandari, D., Yulia, Y., Khosiyono, B. H. C., & Mutiah, T. (2023). Analisis pendidikan karakter disiplin melalui pembiasaan pada siswa sekolah dasar. Perspektif Pendidikan dan Keguruan, 14(2), 85–93. https://doi.org/10.25299/perspektif.2023.vol14(2).13065
Yuliansyah, S., Prihatini, L., Marleni, M., & Pahalmas, J. Z. (2025). Analisis dampak gadget terhadap perilaku sosial anak sekolah dasar. Nusantara Hasana Journal, 5(4), 38–46. https://doi.org/10.59003/nhj.v5i4.1676
Yuniarti, N. F., & Sirozi, M. (2024). Perencanaan berbasis kearifan lokal untuk peningkatan kompetensi guru pendidikan agama Islam. Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 5(3), 336–341. https://doi.org/10.54371/ainj.v5i3.568
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Enjoy Galuh Auliya, A. Ardiansyah, Ufiyah Ramlah, Anisa Anisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













