INTEGRASI ILMU AGAMA DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH ISLAM TERPADU: STUDI PERSEPSI SISWA DAN PANDANGAN GURU
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.11994Keywords:
Integrasi Ilmu, Agama dan Sains, Pembelajaran Integratif, Sekolah Islam Terpadu, Pendidikan IslamAbstract
The integration of religious knowledge and science is an important issue in contemporary Islamic education due to the persistent separation between religious subjects and general sciences in learning practices. This study aims to describe students’ perceptions and teachers’ views on the integration of religious knowledge and science in learning at an Integrated Islamic School. This research employed a simple descriptive quantitative-qualitative approach. Data were collected through a closed-ended Google Form questionnaire for students and written Google Form interviews with a science teacher, an Islamic education teacher, and a homeroom teacher. The questionnaire data were analyzed using mean scores and tendency categories, while the written interview data were analyzed thematically. The findings indicate that students’ perceptions of the integration of religious knowledge and science were in the very good category. Students perceived learning not merely as the acquisition of scientific knowledge, but also as a process connected to Islamic values, the greatness of Allah, and everyday life. Teachers’ views show that integration is understood as an effort to connect learning materials with Qur’anic verses, hadith, Islamic values, awareness of Allah’s creation, and students’ character formation. The main challenges in implementing integration include limited time, references, teachers’ understanding, and the continued separation between religious and general subjects. This study confirms that integrating religious knowledge and science has the potential to strengthen meaningful learning, spiritual awareness, and students’ character.
ABSTRAK
Integrasi ilmu agama dan sains merupakan isu penting dalam pendidikan Islam kontemporer karena masih kuatnya pemisahan antara pelajaran agama dan pelajaran umum dalam praktik pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa dan pandangan guru terhadap integrasi ilmu agama dan sains dalam pembelajaran di Sekolah Islam Terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif-kualitatif sederhana. Data dikumpulkan melalui angket tertutup berbasis Google Form kepada siswa dan wawancara tertulis berbasis Google Form kepada guru IPA, guru PAI, dan wali kelas. Data angket dianalisis menggunakan skor rata-rata dan kategori kecenderungan, sedangkan data wawancara tertulis dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap integrasi ilmu agama dan sains berada pada kategori sangat baik. Siswa merasakan bahwa pembelajaran tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghubungkannya dengan nilai Islam, kebesaran Allah, dan kehidupan sehari-hari. Pandangan guru menunjukkan bahwa integrasi dipahami sebagai upaya menghubungkan materi pelajaran dengan ayat Al-Qur’an, hadis, nilai keislaman, kesadaran terhadap ciptaan Allah, dan pembentukan karakter siswa. Kendala utama dalam pelaksanaan integrasi meliputi keterbatasan waktu, referensi, pemahaman guru, dan masih adanya pemisahan antara pelajaran agama dan pelajaran umum. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi ilmu agama dan sains berpotensi memperkuat makna pembelajaran, kesadaran spiritual, dan karakter siswa.
Downloads
References
Adyatama, M. F. (2025). Integration of religion and science in Islamic education: Holistic-integralistic model. ABJAD: Journal of Humanities & Education, 3(2), 98–110. https://doi.org/10.62079/abjad.v3i2.78
Al Faruqi, A. R., Ropitasari, A., & Lutfi. (2024). Integrasi ilmu pengetahuan dalam pendidikan Islam: Analisis pemikiran KH. Ahmad Sanusi dalam Tafsir Tamsiyat al-Muslimin dan Malja’ al-Thalibin. Edumulya: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2). https://doi.org/10.59166/edumulya.v2i2.275
Annisa, D., & Prabowo, S. L. (2025). Integrasi ilmu dalam pendidikan Islam: Menelusuri akar klasik dan relevansinya di era modern. AN NAJAH: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan, 4(6), 369–377. https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/721
Anwar, M. M. (2024). Integrasi Islam dan sains di lembaga pendidikan Islam: Studi atas pesatnya arus modernisasi. Sosaintek: Jurnal Ilmu Sosial Sains dan Teknologi. https://doi.org/10.33367/sosaintek.v1i1.5235
Chanifudin, & Nuriyati, T. (2020). Integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran. Asatiza, 1(2), 212–229. https://doi.org/10.46963/asatiza.v1i2.77
Fernadi, M. F. (2024). Discourse of contemporary Islamic education: Dichotomy, Islamization, and integration of science. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme, 6(3), 479–490. https://doi.org/10.37680/scaffolding.v6i3.1988
Gunagraha, S., & Muttaqin, Z. (2025). Analisis pemikiran Naquib Al-Attas tentang integratif sains dan agama dalam membangun peradaban pendidikan Islam. Masaliq: Jurnal Pendidikan dan Sains, 5(3), 970–982. https://doi.org/10.58578/masaliq.v5i3.5562
Harahap, F. D. S., Arbi, & Yusrianto, E. (2025). Integrasi sains dan Islam dalam pendidikan Islam: Model, tantangan, dan implementasi di madrasah dan pesantren. Kutubkhanah: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 25(1), 1–12. https://doi.org/10.24014/kutubkhanah.v25i1.36861
Hatija, M. (2024). Paradigma integrasi agama dan sains dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. TA’LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 7(2), 265–289. https://doi.org/10.52166/talim.v7i2.6614
Humairah, A. E., Marjuni, A., Mahmud, M. N., & Sukawati. (2024). Memahami dikotomi ilmu pengetahuan umum dan agama dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia, 3(3), 15–25. https://doi.org/10.57218/jupenji.Vol3.Iss3.1165
Humairoh, A. S., & Mustafidin, A. (2025). Integrasi ilmu agama dan sains dalam pendidikan Islam kontemporer. NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(3), 528–538. https://doi.org/10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i3.203
Imamah, Y. H. (2025). Integration of science and religious values in learning Islamic religious education. Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature, 5(1), 25–35. https://doi.org/10.54012/jcell.v5i1.510
Masithah. (2025). Paradigma integratif: Pendidikan Islam sebagai jembatan ilmu agama dan sains. Islamica: Journal of Islamic Education Research, 1(1), 13–21. https://jurnal.stainusantara.ac.id/index.php/islamica/article/view/250
Munawir, S., & Tobroni, T. (2024). Model penelitian pendidikan agama Islam berbasis integrasi-interkoneksi: Analisis pendekatan pohon ilmu, jaring laba-laba, dan twin tower. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 1(4), 169–182. https://doi.org/10.61132/karakter.v1i4.203
Nadirah. (2025). Kurikulum pendidikan Islam integratif: Menghubungkan ilmu agama dan ilmu modern. Jurnal Pilar, 16(1). https://doi.org/10.26618/kkv0wt17
Ramadina, E., Naim, N., & Akhyak. (2025). Models of integrating religion and science in Islamic religious education learning. IJoIS: Indonesian Journal of Islamic Studies, 6(2), 123–132. https://doi.org/10.59525/ijois.v6i2.1186
Rizki, A. A., & Wati, S. (2025). Integrasi ilmu pengetahuan umum dan agama dalam pendidikan Islam modern: Tantangan dan peluang. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(1), 254–259. https://doi.org/10.61132/jbpai.v3i1.896
Rosmiati, R., Mulyana, N., Suryadi, I., & Helmawati. (2025). Pendidikan Islam dan lingkungan hidup: Integrasi pendidikan lingkungan dalam PAI. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial, 23(2), 190–201. https://doi.org/10.37216/tadibjurnalpendidikanislamdanisu-isusosial.v23i2.2969
Samsudin, A., Bayirudin, A., Helmawati, & Suryadi, I. (2025). Pendidikan karakter integrasi pendidikan agama Islam (PAI). Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial, 23(2). https://doi.org/10.37216/tadibjurnalpendidikanislamdanisu-isusial.v23i2.2974
Saputra, A., & Suyanta, S. (2025). Menjembatani dikotomi ilmu agama dan ilmu umum: Kajian atas pemikiran integratif M. Amin Abdullah. Imtiyaz: Jurnal Ilmu Keislaman, 9(4), 999–1009. https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v9i4.2892
Syaefudin, A., Erwina, & Ali, J. (2024). Konsep Islamisasi ilmu pengetahuan perspektif Ismail Raji al-Faruqi. Journal Islamic Studies, 15(5). https://doi.org/10.71247/dybe3681
Taufiq, R., Wahyudi, A. W., Asiyah, G. S., Suherman, U., & Sukandar, A. (2025). Inovasi kurikulum dan integrasi ilmu pengetahuan modern dalam pendidikan Islam: Kajian literatur. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi, 5(4). https://doi.org/10.59818/jpi.v5i4.1671
Toedien, F. A., & Dewi, E. (2025). Integration of religion and science in Nidhal Guessoum’s thought: An epistemological analysis and its implications for Islamic education. AJIS: Academic Journal of Islamic Studies, 10(2), 347–370. https://doi.org/10.29240/ajis.v10i2.14954
Yusuf, M. (2023). Integrasi ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam: Menjembatani kesenjangan antara sains dan agama. Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam, 4(2), 119–133. https://doi.org/10.58401/salimiya.v4i2.997
Yusuf, M., Al Hasiib, M., Alwi, A. M. S., & Faridah. (2022). Pengaruh dikotomi ilmu terhadap kurikulum pendidikan agama Islam. Bacaka: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 148–154. https://www.ejournal-bacaka.org/index.php/jpai/article/view/81
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Asdianur Hadi, Muh. Irfan Ali, Helmawati Helmawati, Iyad Suryadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













