PERAN SENI HADRAH DALAM MENCEGAH KENAKALAN REMAJA DI MAJELIS SHOLAWAT NURUL IMAN

Authors

  • Mafzal Mafzal Universitas Islam Negeri Mataram
  • Syamsul Arifin Universitas Islam Negeri Mataram
  • Azhar Azhar Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.11977

Keywords:

Seni Hadrah, Kenakalan Remaja, Kontrol Sosial

Abstract

ABSTRACT

Adolescents’ vulnerability to negative peer influences does not always stem from a tendency to violate social norms; it may also arise from limited access to social spaces that provide acceptance, meaningful activities, and a sense of direction. The Nurul Iman Sholawat Assembly in Kekalik Manggis offers hadrah as a communal setting where religious practice, artistic expression, and youth interaction converge. This study examines the role of hadrah in preventing juvenile delinquency while identifying conditions that support or constrain its sustainability. A qualitative case-study design was employed. Data were gathered through activity observations, in-depth interviews with one assembly leader and five adolescent members, and documentation of group schedules and activities. The data were examined through sorting, thematic categorization, narrative presentation, and gradual interpretation. Participation in rehearsals, sholawat, maulid, dhikr, religious sermons, and event preparation fostered religious habits, discipline, responsibility, and more supportive peer relationships. Viewed through Travis Hirschi’s Social Control Theory, these processes strengthened attachment, commitment, involvement, and belief as social bonds that shaped adolescents’ behavioral choices. Family support, mentors, community acceptance, and members’ enthusiasm sustained the activities, whereas scheduling conflicts, limited facilities, external environmental influences, and social media distractions posed challenges. Hadrah can therefore be positioned as a participatory form of community social control and a culturally grounded preventive strategy for youth development.

ABSTRAK

Kerentanan remaja terhadap pergaulan negatif tidak selalu berawal dari kecenderungan melanggar norma, tetapi juga dari terbatasnya ruang sosial yang memberi penerimaan, arah aktivitas, dan pengalaman bernilai. Majelis Sholawat Nurul Iman Kekalik Manggis menghadirkan seni hadrah sebagai ruang perjumpaan antara praktik religius, ekspresi seni, dan kebersamaan remaja. Kajian ini menelaah peran hadrah dalam mencegah kenakalan remaja sekaligus memetakan kondisi yang menopang maupun membatasi keberlangsungannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan, wawancara mendalam terhadap satu ketua majelis dan lima anggota remaja, serta dokumentasi agenda dan aktivitas kelompok. Seluruh data ditelaah melalui proses pemilahan, pengelompokan tema, penyajian naratif, dan penarikan makna secara bertahap. Keterlibatan dalam latihan, sholawat, maulid, dzikir, tausiyah, serta persiapan kegiatan membentuk kebiasaan religius, kedisiplinan, tanggung jawab, dan relasi pertemanan yang lebih suportif. Dalam kerangka Social Control Theory Travis Hirschi, proses tersebut menguatkan attachment, commitment, involvement, dan belief sebagai ikatan sosial yang mengarahkan pilihan perilaku remaja. Dukungan keluarga, pembina, masyarakat, dan antusiasme anggota memperkuat kegiatan, sedangkan benturan jadwal, keterbatasan sarana, pengaruh lingkungan luar, dan media sosial menjadi hambatan. Hadrah dapat diposisikan sebagai kontrol sosial komunitas yang partisipatif dan alternatif preventif berbasis budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adi, P. (2022). Efektivitas kegiatan seni hadroh sebagai media dakwah dalam pembinaan akhlak remaja Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Lampung Selatan [Skripsi, UIN Raden Intan Lampung].

https://repository.radenintan.ac.id/22191/

Ala’a, A., & Murad, O. S. (2025). Community youth programs: A strategy for crime prevention and social stability from the perspective of Ministry of Youth Centers’ employees. Mutah Journal of Humanities and Social Sciences, 40(4). https://doi.org/10.35682/mjhss.v40i4.1465

Albaar, A. S. (2026). Kegiatan rutinitas sholawat sebagai media pendidikan karakter religius remaja di Desa Jatikalang Krian Sidoarjo. Transformasi Masyarakat: Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian, 3(2), 27–39.

https://pkm.lpkd.or.id/index.php/Transformasi/article/view/3162

Alwi, H. A., & Jannah, S. R. (2025). Peran pendidikan agama Islam dalam membentuk psiko religius untuk penanggulangan kenakalan remaja di era digital. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(4), 872–882.

http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan/article/view/1671

Anarta, F., Fauzi, R. M., Rahmadhani, S., & Santoso, M. B. (2022). Kontrol sosial keluarga dalam upaya mengatasi kenakalan remaja. Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (JPPM), 2(3), 485. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i3.37834

Dewi, N. K. R. K. (2025). Analisis kritis teori kontrol sosial dan aplikasinya dalam pencegahan kejahatan komunitas. Jurnal Aktual Justice, 10(1), 79–83. https://doi.org/10.70358/aktualjustice.v10i1.1504

Fitriani, N. L., & Sulistyani, A. (2023). Seni hadrah sebagai media dakwah dalam membangun syiar Islam di masjid. Ulumul Syar’i: Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Syariah, 11(2), 34–54. https://doi.org/10.52051/ulumulsyari.v11i2.211

Hendri, H., Utami, I. S., & Nurlaili, L. (2022). Optimalisasi peran sekolah dengan analisis interaktif bagi penguatan pendidikan karakter. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(1), 32–43. https://doi.org/10.21067/jmk.v7i1.6464

Lailiyah, F., Hadori, M., & Arifin, S. (2024). Seni musik hadrah sebagai media konseling Islam dalam mengubah perilaku remaja. Konseling At-Tawazun: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Islam, 3(2), 57–66. https://doi.org/10.35316/attawazun.v3i2.5380

Mahesha, A., Anggraeni, D., & Adriansyah, M. I. (2024). Mengungkap kenakalan remaja: Penyebab, dampak, dan solusi. PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 16–26. https://doi.org/10.55681/primer.v2i1.278

Manouchehri, M., Aljaberi, M. A., Lin, Y.-C., Sabah, A., Ali, A. M., & Lin, C.-Y. (2025). Self-esteem as a mediator: Analyzing its impact on parental attachment and adolescent delinquency. International Journal of Mental Health Promotion, 27(7), 1013–1028. https://doi.org/10.32604/ijmhp.2025.061088

Meidinata, E., Miftahurrohmah, S., Mawadati, Z., Rochim, A. F., Anfanani, A., Fadilah, F. N. F., ... & Robingatun, R. (2024). Penguatan karakter remaja melalui nilai-nilai keagamaan sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 578–582. https://doi.org/10.30762/welfare.v2i3.1596

Mely, M. S., & Alhakim, A. (2022). Analisis terhadap perilaku kenakalan remaja ditinjau dari teori kontrol sosial Travis Hirschi. Jurnal Panorama Hukum, 7(1), 77–91. https://ejournal.unikama.ac.id/index.php/jph/article/view/6721

Musofiana, I., Saputra, S. A. K., Finalta, A. S., Hafiizh, M. E., Khasanah, U., Sholahuddin, M., & Ramadhani, D. M. (2024). Pencegahan kenakalan remaja melalui pendekatan birrul walidain di Desa Blerong Kecamatan Guntur Kabupaten Demak. Community Empowerment Journal, 2(3), 148–157. https://doi.org/10.61251/cej.v2i3.73

Nafa, Y., Sutomo, M., & Sahlan, M. (2021). Inovasi pembelajaran pendidikan agama Islam di era Revolusi Industri 4.0 melalui media massive open online course (MOOC). Journal of Islamic Education Research, 2(2), 133–146.

https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4954992

Nazmuddin, N., Iskandar, I., Kostaman, I., Herawati, E., & Asari, F. (2024). Merancang inovasi pembelajaran berbasis teknologi digital pada pendidikan agama Islam. An-Nida: Jurnal Pendidikan Islam, 12(3), 139–152. https://doi.org/10.30999/an-nida.v12i3.3123

Rosita, T., Annisa, Y. N., Indradjaja, M. A. P., & Rahman, A. N. (2023). Juvenile delinquency: Kenakalan remaja dan anak dalam sudut pandang psikologi dan hukum. Jurnal Hawa: Studi Pengarusutamaan Gender dan Anak, 5(1), 116. https://doi.org/10.29300/hawapsga.v5i1.4072

Sabtina, D. (2023). Problematika pendidikan Islam di era globalisasi dan alternatif solusinya. DIROSAT: Journal of Education, Social Sciences & Humanities, 1(2), 58–68. https://doi.org/10.58355/dirosat.v1i2.10

Sodik, H., & Anwar, M. (2024). Kenakalan remaja, perkembangan dan upaya penanggulangannya. Tafhim Al-’Ilmi, 14(1), 125–141. https://doi.org/10.37459/tafhim.v14i1.6035

Taabudillah, M. H. (2023). Peran guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan akhlak mulia siswa. Wistara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(2), 130–132. https://doi.org/10.23969/wistara.v4i2.10491

Walida, A. M., & Rifa’i, A. (2024). Majelis sholawat Al-Barzanji sebagai kontrol sosial masyarakat di Desa Munggung Ponorogo. Jurnal Komunika Islamika: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam, 10(2), 73–82.

https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/komunika/article/view/19513

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Mafzal, M., Arifin, S., & Azhar, A. (2026). PERAN SENI HADRAH DALAM MENCEGAH KENAKALAN REMAJA DI MAJELIS SHOLAWAT NURUL IMAN. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(3), 1660–1672. https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.11977

Issue

Section

Articles