MANAJEMEN PROGRAM ADIWIYATA DALAM MEMBENTUK BUDAYA SEKOLAH PEDULI LINGKUNGAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.11580Keywords:
Adiwiyata, educational management, environmental culture, POAC, sustainable educationAbstract
The increasing complexity of environmental problems requires education to play a strategic role in fostering students’ ecological awareness through sustainable programs. The Adiwiyata Program, as a national policy in Indonesia, aims to develop environmentally responsible and cultured schools; however, its implementation often reveals a gap between administrative achievements and actual behavioral change. This study aims to analyze the management of the Adiwiyata Program based on the planning, organizing, actuating, and controlling (POAC) cycle in fostering an environmentally conscious school culture. A qualitative approach with a case study design was employed in two elementary schools in Bandung. Data were collected through observations, in-depth interviews, and document analysis, and analyzed using an interactive model. The findings indicate that program effectiveness is not determined by the intensity of activities but by the integration quality of managerial functions. In the planning dimension, administrative orientation tends to dominate over contextual strategies. Organizing shows indications of pseudo-participation, while implementation risks becoming routine activities without meaningful value internalization. In the controlling stage, evaluation practices tend to reinforce administrative compliance rather than cultural transformation. This study concludes that the effectiveness of the Adiwiyata Program depends on shifting from compliance-based management to culture-based management, emphasizing sustainable ecological awareness.
ABSTRAK
Permasalahan lingkungan hidup yang semakin kompleks menuntut peran strategis pendidikan dalam membentuk kesadaran ekologis peserta didik melalui program yang berkelanjutan. Program Adiwiyata sebagai kebijakan nasional bertujuan mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, namun implementasinya masih menghadapi kesenjangan antara capaian administratif dan perubahan perilaku nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam manajemen Program Adiwiyata berbasis siklus planning, organizing, actuating, dan controlling dalam membentuk budaya sekolah peduli lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada dua sekolah dasar di Kota Bandung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak ditentukan oleh intensitas kegiatan, tetapi oleh kualitas integrasi fungsi manajemen. Pada dimensi perencanaan ditemukan kecenderungan dominasi administratif dibandingkan pendekatan kontekstual. Pengorganisasian masih menunjukkan gejala partisipasi semu, sementara pelaksanaan berpotensi terjebak dalam rutinitas tanpa internalisasi nilai. Pada tahap pengawasan, evaluasi cenderung menghasilkan kepatuhan administratif dibandingkan transformasi budaya. Simpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas Program Adiwiyata hanya dapat dicapai melalui pergeseran dari compliance-based management menuju culture-based management yang berorientasi pada pembentukan kesadaran ekologis secara berkelanjutan.
Downloads
References
Basit, A., & Puspitarini, R. C. (2020). The development of ecological character on inclusive school. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 10(2), 96–104. https://doi.org/10.21067/jip.v10i2.4534
Hermawan, S., Waluyo, W., Subekti, R., Astuti, W., SR, P., Sugandha, W., Triwahyudi, P., & Nugroho, A. (2020). Peningkatan pemahaman masyarakat Desa Daleman terkait penatakelolaan sampah berbasis circular economy. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 3, 607–615. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v3i0.918
Huda, M., Gusmian, I., & Mulyo, M. T. (2021). Towards eco-friendly responsibilities. The Journal of Comparative Asian Development, 18(2), 1–12. https://doi.org/10.4018/jcad.286773
Idhayani, N., Nurlina, N., Risnajayanti, R., Salma, S., Halima, H., & Bahera, B. (2023). Inovasi pembelajaran anak usia dini: Pendekatan kearifan lokal dalam praktik manajemen. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7453–7463. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5624
Kencana, M. A. (2020). Mewujudkan akuntabilitas instansi pemerintah melalui optimalisasi fungsi pengawasan. SHILAP Revista de lepidopterología, 9(4), 55–68. https://doi.org/10.31845/jwk.v9i4.424
Labobar, J., & Kapojos, S. (2023). Literasi ekologis. CIVICS EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ), 5(2), 94–109. https://doi.org/10.32585/cessj.v5i2.4602
Martínez-Mirambell, C., Boned?Gómez, S., Solano, M. E. U., & Baena?Morales, S. (2023). Step by step towards a greener future: The role of plogging in educating tomorrow’s citizens. Sustainability, 15(18), 13558–13558. https://doi.org/10.3390/su151813558
May, L. F., & Mamluah, A. W. (2024). Pengelolaan sekolah berbasis lingkungan. Jurnal Pelita Nusantara, 2(3), 266–276. https://doi.org/10.59996/jurnalpelitanusantara.v2i3.627
Mulyadiprana, A., Yulianto, A., Hamdu, G., & Putri, A. R. (2022). Rancang bangun kegiatan pengenalan green behavior: Penerapan program ESD di sekolah dasar. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(2), 2370–2377. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2344
Purwati, P. (2023). Meningkatkan peran serta warga sekolah dalam penataan lingkungan sekolah sampai tahun pelajaran 2019-2020. Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan, 3(2), 168–177. https://doi.org/10.28926/jpip.v3i2.888
Rahayu, A., Nasir, A., Sopiandy, D., Puspitasari, S. D., & Fiqran, F. A. (2024). Pelatihan penyusunan RPP dan modul proyek P5 digital terintegrasi kurikulum merdeka: Upaya mendukung sekolah Adiwiyata Mandiri. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 763–773. https://doi.org/10.37478/abdika.v4i4.4830
Riambodo, P., & Kurniawati, W. (2023). Penerapan pembiasaan Rabu bersih dalam meningkatkan kesadaran peserta didik untuk menjaga lingkungan. Jurnal Basicedu, 7(6), 3387–3396. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6314
Robianti, F., Raufu, M. O., Sasongko, M. A., Busari-Raufu, S. A., Raufu, J., & Yamani, K. (2024). Assessing needs for quality improvement: A study of nature-based education principles (Sekolah Alam Way) at Saga Lifeschool, Indonesia. Jurnal Pendidikan Non Formal, 2(2), 12–12. https://doi.org/10.47134/jpn.v2i2.1150
Safitri, N., Marini, A., & Nafiah, M. (2022). Manajemen lingkungan berbasis sekolah dalam penanaman karakter dan kesadaran lingkungan hidup berkelanjutan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 1–9. https://doi.org/10.21009/jpd.v13i01.27060
Santosa, H., & Supadi, S. (2024). The dynamics of community participation in establishing a sustainable school culture: Exploring the role of environmental values in Adiwiyata schools. Indonesian Values and Character Education Journal, 7(2), 110–119. https://doi.org/10.23887/ivcej.v7i2.81015
Susilo, F., & Ramadan, Z. H. (2021). Analisis pendidikan karakter melalui budaya sekolah di kelas 3 madrasah ibtidaiyah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1919–1929. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1950
Triarsuci, D., Qodri, H. T. A., Rayhan, S. A., & Marini, A. (2024). Manajemen sumber daya manusia dalam pengelolaan infrastruktur sekolah dasar: Tantangan dan solusi. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 15–15. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.551
Waruwu, M., Lawolo, S., Zebua, Y. A., Gea, J. M., Zai, D. R., Hulu, O. R. D., & Amazihono, W. (2025). Penguatan pendidikan karakter peduli lingkungan. DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 4(3), 265–268. https://doi.org/10.55681/devote.v4i3.4244
Ya’cub, M., & Ga’a, D. S. (2021). Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pengembangan sarana prasarana. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 60–69. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v2i2.67
Zuhriyah, A. (2021). Urgensi penerapan outdoor learning dalam praktik pendidikan lingkungan. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(6), 5170–5182. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1662
Zuhriyah, A., & Supandi, D. (2022). Optimalisasi gaya kepempinan kepala sekolah untuk mendukung terciptanya green school. Jurnal Basicedu, 6(3), 3720–3728. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2705
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Esih Rusmiati, Helmawati Helmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














