KURIKULUM INKLUSI DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK PENGUATAN KARAKTER DAN SPIRITUALITAS PESERTA DIDIK DI ERA DISRUPSI DIGITAL: PERSPEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i2.11508Keywords:
Kurikulum Inklusi, Pendidikan Agama Islam, Karakter Spiritualitas, Psikologi PendidikanAbstract
ABSTRACT
This study aims to analyze the implementation of an inclusive curriculum in Islamic Religious Education (PAI) as an effort to strengthen students’ character and spirituality in the era of digital disruption from the perspective of educational psychology. The era of digital disruption presents various challenges to students’ moral and spiritual development, such as reduced social interaction, weakened empathy, and the negative influence of digital media. This study employed a qualitative method using a library research approach. Data were collected from scientific sources including journals, books, academic articles, and relevant documents, which were then analyzed through data reduction, data presentation, and descriptive-analytical conclusion drawing. The findings indicate that an inclusive curriculum in PAI plays an important role in shaping students’ religious character and spirituality through the cultivation of tolerance, empathy, justice, and respect for diversity. The perspective of educational psychology emphasizes that learning processes which consider emotional, social, and spiritual aspects can enhance students’ religious awareness and positive behavior. In addition, the educational use of digital technology can support the internalization of character and spiritual values more effectively. This study concludes that an inclusive curriculum in Islamic Religious Education is an important strategy for creating humanistic, adaptive, and rel
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum inklusi dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya penguatan karakter dan spiritualitas peserta didik di era disrupsi digital ditinjau dari perspektif psikologi pendidikan. Era disrupsi digital menghadirkan berbagai tantangan terhadap perkembangan moral dan spiritual peserta didik, seperti menurunnya interaksi sosial, lemahnya empati, serta pengaruh negatif media digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, artikel akademik, dan dokumen relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum inklusi dalam PAI berperan penting dalam membentuk karakter religius dan spiritualitas peserta didik melalui penanaman nilai toleransi, empati, keadilan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Perspektif psikologi pendidikan menegaskan bahwa pembelajaran yang memperhatikan aspek emosional, sosial, dan spiritual mampu meningkatkan kesadaran religius serta perilaku positif peserta didik. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital secara edukatif dapat mendukung internalisasi nilai karakter dan spiritualitas secara lebih efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum inklusi dalam PAI menjadi strategi penting dalam menciptakan pembelajaran yang humanis, adaptif, dan relevan dengan tantangan era digital.
Downloads
References
Al-Baihaqi, Z. I., Haironi, A., & Hilalludin, H. (2024). Strategi guru pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter religius. Al-Ihda’: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 19(1), 1290–1295. https://doi.org/10.55558/alihda.v19i1.122
Andaryani, E. T., Sutarto, J., & Armaidi, I. E. (2026). Implementasi pendidikan karakter di era disrupsi digital: Studi kasus di SD Nasima. Educational Journal, 1(3), 867–875. https://doi.org/10.63822/kme4f460
ARI, K. N., PRIMA, D. P. K., & ADI, P. K. (2024). Implementasi teori kebutuhan Maslow dalam pembelajaran abad 21: Pendekatan psikologi humanistik. SANG, 5(1), 98–112. https://www.elibrary.ru/item.asp?id=79624432
Aziz, A. A. (2025). Implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran PAI dalam menghadapi tantangan era digital. AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam), 7(1), 73–81. https://doi.org/10.36378/al-hikmah.v7i1.4137
Faqih, A. I. (2025). Tantangan dan strategi guru pendidikan agama Islam menghadapi disrupsi era digital. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 10057–10067.
https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2704
Hafidzah, N., Al-Bahri, H. A., & Gusmaneli, G. (2025). Strategi pembelajaran PAI untuk mengatasi krisis moral di kalangan remaja era digital. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(5), 55–65. https://doi.org/10.61132/jbpai.v3i5.1480
Hartini, Y. (2023). Meningkatkan mutu pembelajaran PAI perspektif psikologi pendidikan. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(3), 7262–7278.
https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/2981
Hasan, M. S. R., & Aziz, A. (2023). Kontribusi pendidikan Islam dalam pengembangan sosial emosional peserta didik di MTs Salafiyah Syafiiyah Tebuireng Jombang. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 3(2), 143–159.
https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v3i2.1124
Khairani, A., Rahma, R. N., & Sembiring, S. S. F. (2025). Integrasi teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital. Mesada: Journal of Innovative Research, 2(1), 444–451.
https://ziaresearch.or.id/index.php/mesada/article/view/95
Kulsum, U., & Muhid, A. (2022). Pendidikan karakter melalui pendidikan agama Islam di era revolusi digital. Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 12(2), 157–170. https://doi.org/10.33367/ji.v12i2.2287
Kurniawati, R., Setyorini, W., Ahdaniyah, D. M., Buton, M., & Yunitasari, S. E. (2023). Kurikulum dan pembelajaran program pendidikan inklusi PAUD. AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(2), 1307–1312.
https://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/Aksara/article/view/1923
Melinda, H. S. (2023). Pengembangan kurikulum PAI dalam meningkatkan spiritualitas peserta didik di SMP Sulaaimaniyyah Cianjur. Journal of Islamic Education Studies, 2(1), 30–39. https://doi.org/10.58569/jies.v2i1.674
Muhammad, G., Elmuna, L., & Suhardini, A. D. (2024). Peran guru penggerak terhadap pembentukan sikap spiritualitas berbasis nasionalisme peserta didik di sekolah menengah pertama. Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah, 8(2), 123–137. https://doi.org/10.32332/tapis.v8i2.9399
Nasrudin, E., Ramadhan, A. F., & Parhan, M. (2024). Filsafat eksistensialisme Kierkegaard dan implikasinya terhadap praktik pendidikan dalam meningkatkan spiritualitas peserta didik. Jurnal Kajian Ilmiah, 24(3), 229–240. https://doi.org/10.31599/j9m3zp21
Patimah, S., Merlianda, D., & Zaman, N. (2025). Krisis spiritualitas siswa di era digital: Pembelajaran PAI reflektif sebagai solusi penguatan kompetensi iman dan akhlak. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(6), 98–111.
https://journal.aripafi.or.id/index.php/jbpai/article/view/1612
Pujianti, E. (2024). Kontribusi pendidikan agama Islam terhadap pengembangan spiritualitas dan mentalitas peserta didik. EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 2551–2562. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i1.1342
Qomariah, N. H., Malik, L. R., & Syakiro, I. (2025). Strategi penyesuaian kurikulum inklusi melalui pendekatan fleksibel dan adaptif. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(4), 1890–1899. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i4.2605
Rahmadani, S. (2024). Strategi pembelajaran pendidikan agama Islam di era digital: Tinjauan literatur kualitatif. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(6).
https://doi.org/10.62281/v2i6.515
Rahman, A., Idhar, I., Amin, A., & Fitasari, F. (2024). Analisis strategi guru dalam penguatan pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan Dasar, 1(1), 27–34.
https://www.journal.ainarapress.org/index.php/jekas/article/view/356
Rivai, M., Arza, M. Y., Aminarti, P. A., & Azis, A. (2025). Analisis pendidikan inklusi dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 3(1), 66–79. https://doi.org/10.38048/jpicb.v3i1.5545
Sapitri, A., & Maryati, M. (2022). Peran pendidikan agama Islam dalam revitalisasi pendidikan karakter. Al-Afkar, Journal for Islamic Studies, 5(1), 252–266.
https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v5i1.229
Slamet, S., Hana, M. Y., & Suratman, S. (2023). Implementasi kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis pendidikan karakter di MTs Al Mujahidin. Sanskara Pendidikan dan Pengajaran, 1(3), 93–101. https://doi.org/10.58812/spp.v1i03.138
Sultani, S., Alfitri, A., & Noorhaidi, N. (2023). Teori belajar humanistik dan penerapannya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. ANSIRU PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 7(1), 177–193.
https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/ansiru/article/view/16108/0
Syafi’i, I., & Rosyidah, L. (2022). Model pengembangan kurikulum adaptif pada sekolah inklusif. Jurnal Penelitian Medan Agama, 13(2), 67–72.
https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/medag/article/view/12386/0
Trisia, D., & Meilana, S. F. (2025). Pengembangan kurikulum pendidikan inklusi berbasis diferensiasi di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 1087–1096. https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.21751
Walid, M., & Susilawati, S. (2025). Optimalisasi kurikulum Pendidikan Agama Islam pada kelas inklusi di Sekolah Dasar Yamastho Surabaya. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 140–147. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i1.6536
Windayani, N. L. I., Dewi, N. W. R., Laia, B., Sriartha, I. P., & Mudana, W. (2024). Membangun kesadaran multikultural melalui implementasi model pendidikan inklusif di sekolah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(2), 383–396.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Miptahussurur Miptahussurur, Hilmiati Hilmiati, m. Sobry

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













