KYAI DIGITAL” DAN TRANSFORMASI SUMBER BELAJAR PAI GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.11487Keywords:
Kyai Digital, Pendidikan Agama Islam, Generasi ZAbstract
ABSTRACT
The rapid development of digital technology has transformed the way Generation Z accesses and learns religious knowledge. The emergence of various social media platforms has given rise to the phenomenon of “digital kyai,” referring to religious figures who deliver Islamic teachings and da’wah through digital media. This study aims to analyze the phenomenon of digital kyai and the transformation of Islamic Religious Education (PAI) learning resources among Generation Z. The research employed a library research method by reviewing and analyzing relevant scholarly sources, including journal articles, books, and previous studies related to digital Islamic education, social media, and the religious behavior of Generation Z. The collected data were analyzed using a descriptive-qualitative approach through identification, categorization, interpretation, and synthesis of findings from the literature. The results indicate that digital kyai have become one of the primary references for Generation Z because they provide religious learning that is more flexible, communicative, interactive, and easily accessible. The transformation of PAI learning resources reflects a shift from teacher-centered and conventional text-based learning toward audiovisual and social media-based digital platforms. Nevertheless, this phenomenon also presents challenges, including the emergence of instant religious authority, superficial religious understanding, and limited religious digital literacy. The study concludes that digital kyai can effectively support Islamic religious learning when accompanied by strengthened Islamic digital literacy, teacher guidance, and the integration of religious moderation values within digital learning environments.
ABSTRAK
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola akses dan pembelajaran agama di kalangan Generasi Z. Kehadiran berbagai platform media sosial melahirkan fenomena “kyai digital”, yaitu figur keagamaan yang menyampaikan dakwah dan pembelajaran Islam melalui media berbasis digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena kyai digital serta transformasi sumber belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Generasi Z. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji dan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, artikel, dan hasil penelitian yang relevan dengan pendidikan Islam digital, media sosial, dan perilaku religius Generasi Z. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui proses identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis temuan dari berbagai literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kyai digital menjadi salah satu sumber rujukan utama bagi Generasi Z karena menawarkan akses pembelajaran agama yang lebih fleksibel, komunikatif, interaktif, dan mudah dijangkau. Transformasi sumber belajar PAI menunjukkan pergeseran dari model pembelajaran yang berpusat pada guru dan kitab konvensional menuju pemanfaatan media digital berbasis audiovisual dan media sosial. Namun demikian, fenomena ini juga menghadirkan tantangan berupa munculnya otoritas keagamaan instan, penyebaran pemahaman agama yang dangkal, serta rendahnya literasi digital keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan kyai digital dapat mendukung pembelajaran PAI secara efektif apabila diimbangi dengan penguatan literasi digital Islam, pendampingan guru, serta integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam ekosistem pembelajaran digital.
Downloads
References
Ahmar, D. S., & Azzajjad, M. F. (2025). Konflik teori belajar dalam pola belajar siswa digital native. SiNORA, 1(1), 31–37.
https://journal.ajbnews.com/index.php/sinora/article/view/106
Al Fatih, I. Z., Putera, R. A., & Umar, Z. H. (2024). Peran algoritma media sosial dalam penyebaran propaganda politik digital menjelang pemilu. Jurnal Kajian Stratejik Ketahanan Nasional, 7(1), Article 6. https://scholarhub.ui.ac.id/jkskn/vol7/iss1/6/
Alfifa, A. N., Batubara, V. F. R., Sakinah, K., Manik, J., & Yoes, R. A. (2025). Media sosial dan pembentukan opini publik (Analisis studi kasus echo chamber pada interaksi komentar di akun Instagram @turnbackhoaxid dalam konteks post-truth). Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(6).
https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/1130
Aslam, S. (2025). Pergeseran otoritas keagamaan di era media sosial: Tantangan otentisitas tafsir dalam konten digital. ISME: Journal of Islamic Studies and Multidisciplinary Research, 3(2), 92–99. https://doi.org/10.61683/isme.vol32.2025.92-99
Aulia, F., & Arifin, F. (2023). Moderasi beragama dalam ruang digital: Studi harmonisasi moderasi beragama di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. MODERATIO: Jurnal Moderasi Beragama, 3(2), 205–217. https://doi.org/10.32332/moderatio.v3i2.8105
Bahiyah, K., & Acetylena, S. (2025). Pengembangan teknologi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis nilai Islam di MTs Al-Khoirot. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 799–807. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1658
Chambia, M. A. S., & Haryanto, B. (2025). Educating Generation Z: Integrating digital platforms into learning: Mendidik Generasi Z: Mengintegrasikan platform digital dalam pembelajaran. Indonesian Journal of Education Methods Development, 20(2). https://ijemd.umsida.ac.id/index.php/ijemd/article/view/897
Ghufron, D. M., Ikramina, M. B., & Anbiya, B. F. (2023). Transformasi pembelajaran pendidikan agama Islam di era digital: Modalitas belajar dan tantangan pendidikan. Jurnal Al Burhan, 3(2), 40–50. https://jurnal.indaf.ac.id/index.php/jab/article/view/224
Hasibuan, R. P., Makruf, M., & Gusmaneli, G. (2025). Strategi pembelajaran PAI berbasis teknologi digital untuk meningkatkan literasi keagamaan. AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam, 2(2), 1–12. https://doi.org/10.59841/al-mustaqbal.v2i2.90
Lestari, M. M., & Saidah, M. (2023). Penanganan hoaks keagamaan di sosial media melalui literasi digital milenial. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4(1), 68–94. https://doi.org/10.19105/meyarsa.v4i1.6764
Munawarsyah, M., & Suratin, S. I. (2026). Transformasi peran guru pendidikan agama Islam dalam menghadapi ekosistem pembelajaran berbasis artificial intelligence. Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(1), 113–125. https://doi.org/10.32806/jspai.v2i1.1544
Naamy, N. (2023). Transformasi sosial dakwah tuan guru: Dari tradisional menuju era digital. Ulul Albab: Journal Dawah and Social Religiosity, 1(1), 68–80.
https://doi.org/10.69943/xdrqc336
Nurhamidin, B., Mokodenseho, S., Mokodompit, H., Bahansubu, A., & Rumondor, P. (2025). Transformasi otoritas keagamaan di era digital: Analisis sosiologis terhadap pergeseran pola otoritas ulama di media sosial. Journal of Educational and Religious Perspectives, 1(1), 39–48.
https://jurnal-muqaddimah.or.id/index.php/Al-Muqaddimah/article/view/19
Putri, A., Ramadhan, A., & Salsabila, S. (2025). Pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumsi informasi di kalangan Generasi Z. Jurnal Media dan Komunikasi (MEKAS), 2(2), 34–39. https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/mekas/article/view/68
Rahmat, A., & Utomo, P. (2025). Pendidikan dan bimbingan keagamaan berbasis literasi digital: Strategi pemanfaatan teknologi dalam menanamkan Islam moderat dalam keberagamaan. Jurnal Indonesia Studi Moderasi Beragama, 2(1), 24–34. https://doi.org/10.64420/jismb.v2i1.212
Ramadhani, A. A., Iqbal, M., Zunaidi, P., & Nasution, A. F. (2025). Kepemimpinan kyai dalam mengelola manajemen pendidikan pesantren di era digital. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(6), 877–887. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i6.1742
Raza, A. M., Aulia, N., & Sopian, S. (2025). The echo chamber effect: Analisis sosiologis peran algoritma media sosial dalam pembentukan solidaritas dan polarisasi kelompok di Indonesia. Jurnal Bincang Komunikasi, 3(1), 38–52.
https://jurnal.umj.ac.id/index.php/JBK/article/view/27736
Rohman, F. (2026). Strategi kyai dalam membimbing santri menghadapi media digital berbasis hadits akhlak. Al-Kindi, 2(1), 195–204.
https://journal-aharesearch.com/index.php/akjpim/article/view/57
Tue, F., & Lukum, A. (2024). Tantangan pendidikan karakter terhadap Gen Z sebagai digital native melalui pendekatan geografi. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(6), 8251–8257. https://doi.org/10.56799/jceki.v3i6.5805
Umam, F., & Koestanto, R. R. D. (2024). Konsep dan implementasi moderasi beragama dalam ruang digital. Afkaruna: International Journal of Islamic Studies (AIJIS), 1(2), 240–251. https://doi.org/10.38073/aijis.v1i2.1555
Vandiano, V. (2026). Digitalisasi strategi gereja dalam menjangkau Generasi Z di era digital natives. Dekonstruksi, 12(1), 53–57. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v12i01.365
Wahyudi, K., Aziz, A., & Wahyuni, L. N. (2026). Kepemimpinan spiritual pesantren dalam transformasi digital: Menjaga otoritas keagamaan dan mendorong inovasi tata kelola pendidikan. re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management), 83–98. https://doi.org/10.19105/re-jiem.vi.24310
Yahya, M. S. (2023). Transformasi pendidikan agama Islam di era digital: Implementasi literasi digital dalam pembelajaran di wilayah Banyumas. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 609–616. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i1.317
Zaenuri, L. A. (2024). Komunikasi dakwah Islam dalam platform digital: Tinjauan sistematis tentang transformasi otoritas keagamaan, algoritma platform, dan perilaku audiens. ARMADA: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(7), 395–405.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatur Rahman, Nurdin Nurdin, Adawiyah Pettalongi, Andi Anirah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













