PERAN GURU NGAJI DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS ANAK : STUDI DI TPQ MASSYA AL WATHANI
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i2.11392Keywords:
Guru Ngaji, Karakter Religius, TPQ, Pendidikan Karakter, Pendidikan IslamAbstract
ABSTRACT
This study aims to determine the role of Qur’anic teachers in shaping the religious character of children at TPQ Massya Al Wathani. The study was motivated by the decline in character education among children due to the influence of technological developments, social media, and social environments, which have impacted discipline, politeness, and respect toward teachers and parents. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that Qur’anic teachers play an important role in shaping children’s religious character through habituation of worship, role modeling, providing advice and Islamic stories, and implementing positive discipline. Teacher role modeling became the main factor in the internalization of religious values because children tend to imitate the behavior of educators in their daily lives. In addition, the formation of children’s religious character requires support from families and the community through a holistic approach. Therefore, TPQ Massya Al Wathani contributes significantly to developing children’s religious character as an effort to address moral degradation in the modern era.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru ngaji dalam membentuk karakter religius anak di TPQ Massya Al Wathani. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya pendidikan karakter pada anak akibat pengaruh perkembangan teknologi, media sosial, dan lingkungan pergaulan yang berdampak pada rendahnya kedisiplinan, sopan santun, serta rasa hormat kepada guru dan orang tua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius anak melalui pembiasaan ibadah, keteladanan, pemberian nasihat dan kisah Islami, serta penerapan disiplin positif. Keteladanan guru menjadi faktor utama dalam internalisasi nilai religius karena anak cenderung meniru perilaku pendidik dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembentukan karakter religius anak memerlukan dukungan keluarga dan lingkungan masyarakat melalui pendekatan yang holistik. Dengan demikian, TPQ Massya Al Wathani berkontribusi dalam membangun karakter religius anak sebagai upaya menghadapi dekadensi moral di era modern.
Downloads
References
Achadah, A., Wahidmurni, W., & Yasin, A. F. (2022). Internalization of character education values in shaping elementary school students' religious behavior. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(4), 4723–4734.
http://journal.staihubbulwathan.id/index.php/alishlah/article/view/2509
Aviatin, R., Robandi, B., & Komalasari, Y. (2023). Keteladanan guru dalam mendidik peserta didik. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(1).
https://journal.penerbitjurnal.com/index.php/educational/article/view/35
Fahruddin, M. (2025). Manajemen pendidikan karakter religius. Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research, 3(1), 32–45.
https://www.elibrary.ru/item.asp?id=82158260
Gapari, M. Z. (2024). Peran guru ngaji dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di Lembaga Pendidikan Al-Gafari. Al-Faiza: Journal of Islamic Education Studies, 2(3), 178–191. https://www.jurnal.zarilgapari.org/index.php/faiza/article/view/108
Husein, S., Zulfardi, Z., & Sukri, Z. (2024). Edukasi pendidikan karakter sebagai upaya menghindari dekadensi moral di kalangan pelajar. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(5), 357–361. https://doi.org/10.59837/djnn7s38
Ihsan, M. (2024). The influence of Islamic education teachers role models to build akhlakul karimah for junior high school student. Journal of Research in Islamic Education, 6(1), 61–71. https://doi.org/10.25217/jrie.v6i1.4788
Kristanti, T. Y., Haryono, H., Ellianawati, E., & Avrilianda, D. (2025). Literature review: Dampak media sosial terhadap pembentukan karakter peserta didik sekolah dasar (2018–2024). Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan, 10(1), 59–66. https://doi.org/10.17977/um027v10i12025p59-66
Kusmanto, A. (2026). Konsep tarbiyah menurut Ibnu Taimiyyah: Studi filosofis tentang fondasi keimanan, akhlak, dan pembiasaan dalam pendidikan Islam. Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 9(1), 91–110.
https://e-journal.iain-palangkaraya.ac.id/mdr/article/view/11252
Maknun, L. L., & Annisa, A. P. (2024). Penerapan metode habituasi sebagai upaya penanaman nilai karakter religius pada siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 4(2), 87–96.
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/1845
Malelak, D. (2024). Pengaruh media sosial terhadap karakter anak. Indo Green Journal, 2(1), 6–9. https://doi.org/10.31004/green.v2i1.43
Masnawati, E., & Fitria, S. N. (2024). Peran Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dalam pengembangan akhlak anak. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 4(2), 213–224. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v4i2.1738
Maulana, I., Haris, A., & Ihwan, I. (2025). Pengaruh pembiasaan ibadah terhadap pembentukan karakter disiplin anak di Madrasah Ibtidaiyah Kota Bima. eL-Muhbib Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 9(1), 259–269. https://doi.org/10.52266/el-muhbib.v9i1.4276
Ma’wa, J. (2024). Pentingnya pembentukan akhlak pada anak melalui pendidikan agama Islam di masa modern. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(2), 346–363. https://doi.org/10.55606/religion.v3i2.946
Mustopa, A., Maulida, A., & Sarifudin, A. (2022). Implementasi metode pembiasaan dalam membentuk karakter Islami pada pelajaran Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti di SDN Sirnagalih 02 Desa Sukamantri Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor Tahun Ajaran 2019/2020. Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah, 2(1), 1–16.
https://doi.org/10.30868/cendikia.v2i01.2719
Nikmah, F. (2023). Pendidikan karakter religius anak usia dini di era digital dalam perspektif Al-Qur’an. Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.35878/tintaemas.v2i1.678
Prameswari, A. K., Batubara, N. A., Sulandari, E., Latif, M. D., & Kurnia, N. (2026). Peran lembaga pendidikan keagamaan di masyarakat dalam menumbuhkan perilaku keagamaan remaja: Study kasus di TPQ Rahmatul Mujtahidin. Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(2), 115–121.
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/8474
Putikadyanto, A. P. A., Amin, M. B., & Wachidah, L. R. (2024). Mewujudkan sekolah ramah anak: Implementasi disiplin positif dalam kurikulum merdeka. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 106–116. https://doi.org/10.19105/kiddo.v1i1.12766
Rahmawati, R., Uswatun, S., Athallah, M. N., Alimron, A., & Mukmin, M. (2026). Metode pendidikan berbasis keteladanan (uswah hasanah) guru sebagai strategi manajemen SDM pendidik dalam pendidikan Islam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 144–168. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/40643
Rifki, M., Sauri, S., Abdussalam, A., Supriadi, U., & Parid, M. (2022). Pengembangan karakter religius peserta didik berbasis keteladanan guru dalam pembelajaran PAI. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 273–288.
https://www.jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/ei/article/view/3597
Ritonga, M., & Lusida, N. (2024). Metode keteladanan sebagai pondasi pendidikan Islam. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(1), 143–151.
https://itscience-indexing.com/jurnal/index.php/educendikia/article/view/4175
Salsabilla, I. S., Agustian, Y., & Bakhri, S. (2025). Implementasi manajemen kurikulum dalam pembiasaan ibadah salat dhuha di MI Miftahul Akhlaqiyah Kota Semarang. Jurnal DinamikA, 6(2), 118–130.
https://jurnal.iainsalatiga.ac.id/index.php/dinamika/article/view/373
Sari, A. R., & Sari, N. I. (2025). Peran TPQ dalam membentuk karakter religius anak di TPQ Al-Qolam Desa Raja Basa Lama II: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 4094–4099. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1206
Sofyana, N. L., & Haryanto, B. (2023). Menyoal degradasi moral sebagai dampak dari era digital. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 3(4), 223–235.
https://ejournal.penerbitjurnal.com/index.php/JMPI/article/view/441
Syarif, N. Q. (2025). Dekadensi moral siswa sekolah: Telaah faktor, dampak, dan solusi pendidikan karakter. Jurnal Teknologi dan Pendidikan Dasar, 2(2), 19–28. https://prospek.unram.ac.id/index.php/JTPD/article/view/1395
Taib, Z., Septriawan, R., & Rozi, F. (2024). Media sosial berpengaruh pada perubahan perilaku sosial remaja Kota Medan di era digital. Jurnal Multidisiplin Sosial dan Humaniora, 1(2), 84–102. https://doi.org/10.70585/jmsh.v1i2.47
Zahira, T., Habibah, S., & Sun'iyah, S. L. (2024). Peran guru TPQ dalam membentuk karakter disiplin santri untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an (Studi kasus di TPQ At-Taqwa Sungegeneng, Sekaran, Lamongan). Jurnal Murid, 1(3), 201–210. https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/JM/article/view/7771
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zumaro Al Mahzumi, Hilmiati Hilmiati, M. Sobry

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













