INTERNALISASI NILAI AKHLAKUL KARIMAH DALAM MEMBENTUK ETIKA SISWA

Authors

  • Ahmat Rifa’i Universitas Islam Negeri Mataram
  • Hilmiati Hilmiati Universitas Islam Negeri Mataram
  • M. Sobry Universitas Islam Negeri Mataram
  • Maimun Maimun Universitas Islam Negeri Mataram
  • Mira Mareta Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v6i2.11123

Keywords:

Akhlakul Karimah, Etika Siswa, Pendidikan Islam, Pendidikan Karakter

Abstract

ABSTRACT

This study was motivated by the importance of developing students’ ethics through the internalization of akhlakul karimah values in the school environment. The study aimed to analyze the process of internalizing akhlakul karimah values in shaping students’ ethics at SMPN 4 Janapria. This research employed a qualitative approach with a case study design. The research subjects consisted of Islamic Education teachers, students, and school authorities selected through purposive sampling techniques. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using interactive analysis techniques involving data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the internalization of akhlakul karimah values was carried out through three stages, namely value transformation, value transaction, and transinternalization. The process was implemented through Islamic Religious Education learning, teacher role modeling, habituation, school culture, and religious activities such as congregational prayers, short religious lectures (kultum), Qur’an recitation, and the 5S program (smile, greeting, salutation, politeness, and courtesy). In addition, the concepts of sam’ and fu’ad from the perspective of Islamic psychology indicate that value internalization not only affects cognitive aspects but also students’ spiritual and psychological dimensions. Therefore, the internalization of akhlakul karimah values plays an important role in shaping students’ ethics through the integration of learning, school culture, and continuous religious habituation.


ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan etika siswa melalui internalisasi nilai akhlakul karimah di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai akhlakul karimah dalam membentuk etika siswa di SMPN 4 Janapria. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam, siswa, dan pihak sekolah yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai akhlakul karimah dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi. Proses tersebut dilaksanakan melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam, keteladanan guru, pembiasaan, budaya sekolah, serta kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah, kultum, membaca Al-Qur’an, dan program 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun). Selain itu, konsep sam’ dan fu’ad dalam perspektif psikologi Islam menunjukkan bahwa internalisasi nilai tidak hanya menyentuh aspek kognitif, tetapi juga aspek spiritual dan psikologis peserta didik. Dengan demikian, internalisasi nilai akhlakul karimah berperan penting dalam membentuk etika siswa melalui integrasi pembelajaran, budaya sekolah, dan pembiasaan religius secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adib, M. A. (2024). Urgensi menjadi teladan: Peran guru sebagai role model dalam pendidikan agama Islam. Edification Journal: Pendidikan Agama Islam, 7(1), 31–44.

https://doi.org/10.37092/ej.v7i1.756

Albi, N. A. (2022). Budaya religius sekolah sebagai upaya membentuk kecerdasan emosional siswa di UPT SMP Negeri 5 Medan. Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 1(2), 96–101. https://doi.org/10.61253/cendekiawan.v1i2.58

Anwar, A. R. A., Irawanda, G., & Hermawan, N. (2025). Pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya sekolah. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 5(2), 711–726. https://doi.org/10.51574/jrip.v5i2.3586

Astuti, L., & Bashori, B. (2025). Kajian semantik tawakkal dalam Al-Qur’an: Relevansinya terhadap konsep coping dan psikologi resiliensi. Fathir: Jurnal Studi Islam, 2(2), 308–323. https://doi.org/10.71153/fathir.v2i2.283

Aulia, N., Nurdiyana, N., & Hadi, S. (2022). Pengaruh media sosial terhadap perilaku sosial siswa. Journal of Education and Culture, 2(1), 64–70.

https://doi.org/10.58707/jec.v2i1.176

Azeera, A., Wardini, D. A., & Sulistyorini, S. (2022). Implementasi kantin kejujuran dalam meningkatkan sikap amanah dan akhlakul karimah bagi siswa sekolah dasar. JPG: Jurnal Pendidikan Guru, 3(3), 213–222. https://doi.org/10.32832/jpg.v3i3.7381

Aziz, M. A. (2025). Efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam metode ceramah terhadap pembentukan moral luhur di SDN Mojotengah 1. AL-Ikhtiar: Jurnal Studi Islam, 2(3), 268–278. https://doi.org/10.71242/95mbm447

Diana, F. (2023). Efektivitas metode ceramah dan demonstrasi dalam meningkatkan pemahaman ubudiyah santriwati pada program kuliah subuh di Pondok Pesantren Nurulhuda Pakandangan Sumenep. Fakta: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 49–58. https://doi.org/10.28944/fakta.v3i2.301

Febriani, R., & Yeli, S. (2026). Analisis teori internalisasi nilai-nilai Islam dan relevansinya pada pembelajaran PAI pada era Society 5.0. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 3370–3385. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3033

Firma, H. F. (2025). The concept of human potentials: Qalb, ‘aql, fu’ad, a’yun, and al-udzun. TOFEDU: The Future of Education Journal, 4(6), 1835–1844. https://doi.org/10.61445/tofedu.v4i6.720

Futra, E. S., Aulia, A. F., & Suratman, S. (2023). Implementasi metode pembiasaan dalam membentuk karakter religious siswa SMP Nabil Husein Samarinda. Sanskara Pendidikan Dan Pengajaran, 1(03), 109–116. https://doi.org/10.58812/spp.v1i03.133

Haryati, S. S., & Dewi, D. E. C. (2025). Implementasi pembiasaan religius dalam pembentukan karakter siswa di SD An-Nur Kota Bengkulu. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 363–374. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i04.9275

Hayati, R. K., & Utomo, A. C. (2022). Penanaman karakter gotong royong dan tanggung jawab melalui metode pembiasaan di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6419–6427. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/3248

Inayati, F., & Awaluddin, A. F. (2024). Internalisasi nilai moderasi beragama berbasis kearifan lokal pada siswa SMAN 13 Bone melalui pembelajaran PAI-BP. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 224–236. https://doi.org/10.46963/alliqo.v9i2.2319

Luthfi, D. A., Hanifurrohman, H., Jahrudin, J., Jannah, S. R., & Asy’arie, B. F. (2024). Analisis degradasi moral remaja era digital dalam perspektif psikologi pendidikan Islam. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(7), 6616–6624.

https://doi.org/10.54371/jiip.v7i7.4743

Maghfur, M., Safitri, S. R., & Rofiqi, M. A. (2023). Internalisasi nilai-nilai agama Islam dalam pembentukan karakter religius siswa. In Forum Peneliti Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (pp. 108–…). https://teliti.e-jipi.com/index.php/FPFTUQ/article/view/53

Mashluchah, L., Faisol, A., Azizah, M., & Mulyono, M. R. (2023). Internalisasi nilai-nilai pendidikan akhlak melalui pengajian kitab Bidayatul Hidayah. Al-Ashr: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 8(2), 97–104.

https://doi.org/10.56013/alashr.v8i2.2656

Mewet, M., & Rangga, O. (2025). Spiritualitas dalam kurikulum untuk menciptakan lingkungan belajar yang memupuk iman dan pengetahuan. Imitatio Christo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 111–129.

https://doi.org/10.63536/imitatiochristo.v1i1.8

Mustoip, S., Dz, A. S., & Wulan, D. J. (2023). Integrasi kecerdasan buatan dalam manajemen pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah dasar. Permata: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 321–327. https://doi.org/10.47453/permata.v4i2.2575

Nasution, E. S., & Pohan, S. (2024). Strategi dan upaya guru agama Islam dalam membangun akhlak siswa: Studi kasus SMP Muhammadiyah 3 Medan. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4), 4607–4615.

https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1378

Rahman, A. (2023). Potensi manusia: Qalbu, bashar, sam?’ dalam pendidikan Islam. Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman, 1(1), 24–38.

https://doi.org/10.46781/baitul_hikmah.v1i1.722

Syahbudin, A., Jamalie, Z., & Hamdan, H. (2023). Evaluasi kinerja hati dalam pendidikan Islam (Telaah pemikiran Ab? ‘Al? al-Banjar? al-Nadw? al-Malik?). Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(2), 1409–1438. https://www.jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam/article/view/1962

Zaini, A. W., Rusdi, N., Suhermanto, S., & Ali, W. (2022). Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama di sekolah: Perspektif manajemen pendidikan Islam. Journal of Educational Management Research, 1(2), 82–94. https://doi.org/10.61987/jemr.v1i2.39

Downloads

Published

2026-05-21

How to Cite

Rifa’i, A., Hilmiati, H., Sobry, M., Maimun, M., & Mareta, M. (2026). INTERNALISASI NILAI AKHLAKUL KARIMAH DALAM MEMBENTUK ETIKA SISWA. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(2), 524–532. https://doi.org/10.51878/academia.v6i2.11123

Issue

Section

Articles