TEOLOGI KONTEKSTUAL NOKEN SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA MASYARAKAT TOLIKARA: KAJIAN ETNOGRAFI-TEOLOGIS DI JEMAAT GIDI CALVARI KOYA KARANG JAYAPURA

Authors

  • Godfried San Ferre Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani
  • Hendrik Belwawin Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani
  • Mika Gobai Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani
  • Gusten Mallo Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.10952

Keywords:

Noken, Teologi Kontekstual, Identitas Budaya, Masyarakat Tolikara, Gereja Injil Di Indonesia

Abstract

The flow of globalization and digital technology penetration has gradually displaced local cultural symbols that form the foundation of indigenous community identity, including noken as a cultural heritage of the Tolikara people in Jayapura. This study aims to analyze the contextual theological meaning of noken as the cultural identity of the Tolikara community in the GIDI Calvari Koya Karang Jayapura Congregation. A qualitative method with an ethnographic-theological design was employed through participatory observation and in-depth interviews with church leaders, traditional leaders, and cross-generational congregation members. The results show that noken, known locally as Yumunggok, holds ontological depth as a "second womb" representing God's love and care for the Papuan people. Theologically, noken functions as a medium of faith inculturation embodying the values of koinonia (fellowship) and diakonia (service), transforming from a mere carrying tool into a sacred instrument in congregational worship. However, the continuity of this tradition faces serious challenges, including an identity crisis among younger generations due to modernization, lifestyle changes, and scarcity of natural raw materials. This study concludes that noken plays a crucial role as a theological instrument connecting local tradition with the congregation's religious mission, necessitating a revitalization strategy through culture experience and culture knowledge approaches within the church environment.

ABSTRAK

Arus globalisasi dan penetrasi teknologi digital secara perlahan menggeser simbol-simbol budaya lokal yang menjadi fondasi identitas komunitas adat, termasuk noken sebagai warisan budaya masyarakat Tolikara di Jayapura. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemaknaan noken secara teologis kontekstual sebagai identitas budaya masyarakat Tolikara di Jemaat GIDI Calvari Koya Karang Jayapura. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain etnografi-teologis melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap tokoh gereja, tokoh adat, serta jemaat lintas generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa noken, atau Yumunggok dalam bahasa lokal, memiliki kedalaman ontologis sebagai "rahim kedua" yang merepresentasikan kasih dan pemeliharaan Allah bagi masyarakat Papua. Secara teologis, noken berfungsi sebagai medium inkulturasi iman yang mewujudkan nilai koinonia (persekutuan) dan diakonia (pelayanan), di mana fungsinya bertransformasi dari alat angkut menjadi sarana sakral dalam peribadahan jemaat. Namun, keberlangsungan tradisi ini menghadapi tantangan serius berupa krisis identitas di kalangan generasi muda akibat modernisasi, perubahan gaya hidup, dan kelangkaan bahan baku alami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa noken memegang peranan krusial sebagai instrumen teologis yang menghubungkan tradisi lokal dengan misi religius jemaat, sehingga diperlukan strategi revitalisasi melalui pendekatan culture experience dan culture knowledge di lingkungan gereja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayling, J. I. (2022). Christ and culture today: An examination of the relevance of H. Richard Niebuhr’s influential book to public theology today (Master’s thesis). https://hdl.handle.net/10523/15254

Ayu, N., & Bela, L. (2023). TANDA: Jurnal kajian budaya, bahasa dan sastra. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra, 3(3), 26–31. https://doi.org/10.69957/tanda.v3i03.1884

Bevans, S. B. (2002). Models of contextual theology (Rev. & expanded ed.). Orbis Books.

Bornau, J. D. (2025). The Israelites & the nations: A systematic theology of Israel in the Hebrew Bible and New Testament. Vanguard Journal of Theology & Ministry, 3(1), 27–48. https://doi.org/10.29173/vjtm94

Brueggemann, W. (1997). Theology of the Old Testament: Testimony, dispute, advocacy. Fortress Press.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dale, C. J. P. (2024). “Becoming stronger”: Christianity, indigenous politics of self-determination, and endogenous transformation in West Papua. Oceania, 94(3), 160–183. https://doi.org/10.1002/ocea.5416

E. B., G. A. (2023). Globalisasi budaya, homogenisasi dan pengaruhnya terhadap identitas budaya lokal. Janaloka: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2). https://doi.org/10.26623/janaloka.v1i2desember.8222

Egita Dwisari Indriani, Dewi, D. A., & R. S. H. (2024). Krisis budaya tradisional: Generasi muda danKesadaran Masyarakat di Era Globalisasi. Indo-Mathedu Intellectuals Indonesia, 1, 77–85. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i1.719

Gwijangge, E., Frank, S. A. K., & Manalip, L. M. M. (2025). Noken sebagai alat transportasi & simbol identitas perempuan Suku Wallak. Novelty: Jurnal Inovasi Sosial, 1(1), 42–51. https://doi.org/10.64281/novjuis.v1i1.7

Hendrawati, Y., Maharani, S. D., & Santoso, H. (2026). The essence and hierarchy of values in the culture of Papua’s noken: An axiological perspective. Multidisciplinary Science Journal, 8(4). https://doi.org/10.31893/multiscience.2026274

Hutubessy, F. K. (2023). The transformation of Noken Papua: Studi kualitatif tentang nilai dan transformasi noken dalam dinamika sosial budaya Papua. https://doi.org/10.33506/jn.v7i2.1565

Inman, J. (2025). Abraham's circumcision: An ironic mnemonic device. Journal for the Study of the Old Testament, 49(4), 507–520. https://doi.org/10.1177/03090892251332295

Januar, A. (2017). Fungsi, makna, dan eksistensi noken sebagai simbol identitas orang Papua. Jurnal Patrawidya, 18(1), 57–70. https://patrawidya.kemdikbud.go.id/index.php/patrawidya/article/view/47/34

Kanem, V., & Norris, A. (2018). An examination of the noken and indigenous cultural identity: Voices of Papuan women. Journal of Cultural Analysis and Social Change, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.20897/jcasc/86189

Katolikana. (2024). Noken Papua: Simbol kebudayaan, kearifan lokal, dan harapan masa depan. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 5(2). https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i2.4045

Kreuta, K. (2024). Kristologi Papua: Analisis kontekstual Yesus Kristus dalam kebudayaan lokal. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 2(2), 207–220. https://doi.org/10.69748/jrm.v2i2.206

Lefaan, A. (2023). Pemaknaan, sosialisasi, dan internalisasi filsafat noken dalam komunikasi pembangunan masyarakat Kota Jayapura. Jurnal Komunikasi, 17(2), 137–154. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol17.iss2.art1

Marit, E. L. (2018). Noken dan perempuan Papua: Analisis wacana gender dan ideologi. Melanesia: Jurnal Ilmiah Kajian Bahasa dan Sastra, 1(1), 33. https://doi.org/10.30862/jm.v1i1.736

Maruapey, A., & Saeni, F. (2022). Sosial budaya Suku Mee dalam merajut noken di Kampung Beko Distrik Obona Kabupaten Paniai Provinsi Papua. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 7(2), 100–111. https://doi.org/10.33506/jn.v7i2.1565

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru. (T. R. Rohidi, Penerj.). Universitas Indonesia Press.

Mubah, A. S. (2011). Strategi meningkatkan daya tahan budaya lokal dalam menghadapi arus globalisasi. Tahun, 24.

Nahumury, A. P., & Twikromo, Y. A. (2025). Papuan women and their culture: Reception analysis of cultural identity portrayed in “Noken Rahim Kedua” documentary. Rekam, 21(2), 105–118. https://doi.org/10.24821/rekam.v21i2.15048

Nendissa, J. E., Farneyanan, S., Sampepadang, R. D. P., Rares, F. M., & Senduk, H. J. E. (2025). Teologi Minahasa dalam perspektif kontekstual: Integrasi nilai budaya lokal dan keimanan Kristen. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 12(1), 52–63. https://doi.org/10.24036/scs.v12i1.776

Paramma, P., & Kabanga, L. (2021). Studi kualitatif terhadap Indigenous People Papua yang terpapar globalisasi budaya melalui relasi sosialnya dengan pendatang. Sosio Dialektika, 6(1), 83. https://doi.org/10.31942/sd.v6i1.4586

Pattipeiluhu, K., Yuslainiwati, S. H., Novaria, I. E., & Herdiani, R. (2026). Panduan metodologis penelitian kualitatif: Dari konsepsi hingga interpretasi data. Penerbit P4I.

Pekei, T. (2011). Cermin noken Papua: Perspektif kearifan lokal mata budaya Papuani. Ecology Papua Institut (EPI) – KEMENPEREK.

Pikei, T., & Sihombing, A. A. (2023). Noken local wisdom as representation of God’s love. Al-Qalam, 29(1), 102. https://doi.org/10.31969/alq.v29i1.1254

Rahman, A. (2019). Noken, rajutan identitas masyarakat Papua. https://doi.org/10.57094/haga.v3i1.2640

Salhuteru, A., & Hutubessy, F. K. (2020). The transformation of Noken Papua: Understanding the dynamics of Noken’s commodification as the impact of UNESCO’s heritage recognition. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo), 4(2), 151–164. https://doi.org/10.21580/jsw.2020.4.2.5569

Syarifuddin, S. (2017). Identitas kultur dalam relasi etnik Komin-Amber di Papua. Jurnal Penelitian Komunikasi, 20(1), 31–46. https://doi.org/10.20422/jpk.v20i1.182

Van Buren, P. M. (1983). A Christian theology of the people Israel.

Wattimena, J. (2025). Memudarnya budaya dayung pada suku Biak Kafdarun: Analisis faktor internal & eksternal. Jurnal Ekologi Birokrasi, 13(1), 23–33. https://doi.org/10.31957/jeb.v13i1.4490

Wospakrik, D., & Thesiar, E. H. (2024). Perlindungan Noken Papua sebagai warisan budaya takbenda. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP), 5(2). https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i2.4045

Downloads

Published

2026-06-02

How to Cite

Ferre, G. S., Belwawin, H., Gobai, M., & Mallo, G. (2026). TEOLOGI KONTEKSTUAL NOKEN SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA MASYARAKAT TOLIKARA: KAJIAN ETNOGRAFI-TEOLOGIS DI JEMAAT GIDI CALVARI KOYA KARANG JAYAPURA. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(3), 876–888. https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.10952

Issue

Section

Articles