EFEKTIVITAS METODE ROLE PLAYING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI TRADISI KELUARGA DAN MASYARAKAT PADA SISWA KELAS III SD

Authors

  • Antika Tri Juliyanti Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya
  • Hesti Sadtyadi Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya
  • Prihadi Dwi Hatmono Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v6i2.10945

Keywords:

Hasil belajar, Role Playing, IPAS, kurikulum merdeka, tradisi budaya lokal

Abstract

The low IPAS learning outcomes in Grade III of SD N 2 Wonoboyo with an initial mastery level of only 22.22% and an average score of 70.74 served as the background for this study. This condition indicates that conventional learning approaches have not been able to meet the demands of the Merdeka Curriculum, which emphasizes meaningfulness and active student engagement. This research aims to improve learning outcomes through the implementation of the Role Playing method in the topic of family and community traditions. The design employed is a Classroom Action Research (CAR) based on Kurt Lewin’s model, using a mixed-method approach, conducted over two cycles involving 27 third-grade students. The data collection instruments consisted of a 20-indicator observation sheet, 15 multiple-choice items for the pre-test and post-test, interview guidelines, and documentation guidelines all validated through a Focus Group Discussion. Quantitative analysis used the mean score, classical mastery percentage, and N-Gain scores (Hake, 1999); qualitative analysis followed the Miles and Huberman model. The results showed improvement in every indicator. The average class score increased from 70.00 → 80.00 (cycle I) → 90.93 (cycle II); classical mastery rose from 22.22% to 62.96%, then reached 100%. The average N-Gain was recorded at 0.31 in cycle I and 0.54 in cycle II (both in the medium category), with an overall N-Gain of 0.69 (medium category). Student activity observation scores also increased from the 57–62 range to 72–78.5. Interview data revealed that students felt more active and confident during learning. The Role Playing method proved effective and is recommended as an alternative contextual IPAS learning strategy in elementary schools.

ABSTRAK

Rendahnya capaian belajar IPAS di kelas III SD N 2 Wonoboyo dengan ketuntasan awal hanya 22,22% dan rata-rata nilai 70,00 menjadi latar belakang penelitian ini. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran konvensional belum mampu memenuhi tuntutan Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada kebermaknaan dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar melalui penerapan metode Role Playing pada materi tradisi keluarga dan masyarakat. Desain yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin dengan pendekatan campuran (mixed method), dilaksanakan dalam dua siklus bersama 27 siswa kelas III. Instrumen pengumpulan data mencakup lembar observasi 20 indikator, soal pilihan ganda 15 butir untuk pre-test dan post-test, pedoman wawancara, serta pedoman dokumentasi seluruhnya divalidasi melalui Focus Group Discussion. Analisis kuantitatif menggunakan rata-rata, persentase ketuntasan klasikal, dan skor N-Gain (Hake, 1999); analisis kualitatif mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada setiap indikator. Rata-rata nilai kelas naik dari 70,00 → 80,00 (siklus I) → 90,93 (siklus II); ketuntasan klasikal melonjak dari 22,22% menjadi 62,96%, lalu mencapai 100%. N-Gain rata-rata tercatat 0,31 pada siklus I dan 0,54 pada siklus II (keduanya kategori sedang), dengan N-Gain keseluruhan sebesar 0,69 (kategori sedang). Skor observasi aktivitas siswa turut meningkat dari rentang 57–62 menjadi 72–78,5. Data wawancara mengungkap bahwa siswa merasa lebih aktif dan percaya diri selama pembelajaran. Metode Role Playing terbukti efektif dan direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran IPAS yang kontekstual di sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, M., & Muslimah. (2023). Upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak materi adab berbakti kepada orang tua melalui model pembelajaran Role Playing kelas X MA Wahid Hasyim Kademangan. Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam, 3(2), 1690–1698. https://e-proceedings.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/PPGAI/article/download/4234/1592

Ahmad, K., & Jati, R. (2023). Penerapan model pembelajaran inovatif abad 21 pada pembelajaran tematik untuk menumbuhkan kreativitas peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(1), 231–240. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4280

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. Longman.

Delar, D. A., Reinita, Arwin, & Mansurdin. (2022). Analisis kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu melalui model cooperative tipe make a match di SD N 5 Sawahan Padang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 8390–8400. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/3607

Gracia, A. P., & Anugraheni, I. (2021). Meta analisis model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa di sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 436–446. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.338

Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. Indiana University. https://physics.indiana.edu/~sdi/AnalyzingChange-Gain.pdf

Hariyanto, H., & Tiofani, S. (2025). Optimalisasi hasil belajar melalui pretest dan posttest menggunakan gamifikasi pada mata kuliah Bahasa Indonesia. Gurindam: Jurnal Bahasa dan Sastra, 5(1), 48. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/gurindam/article/view/36191

Hayat, F., Khan, M., Ahmad, S., Kamran, M., & Maleeha. (2024). Exploring the characteristics of concrete operational stage among primary school students. Qlantic Journal of Social Sciences and Humanities, 5(1), 124–132. https://doi.org/10.55737/qjssh.786349315

Irkinovich, N. R. (2022). The importance of role-playing game in teaching English in a non-linguistic university. International Journal of Pedagogics, 2(9), 29–32. https://doi.org/10.37547/ijp/Volume02Issue09-07

Ivo, W. R., Mirza, Z. P. I., & Kholis, N. (2023). Teori belajar perkembangan kognitif Lev Vygotsky dan implikasinya dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.58577/dimar.v4i2.92

Mahesya, A. A. Z., Aradelia, W. P., & Siswha, S. P. (2023). Upaya meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode resitasi pada mata pelajaran Akidah Akhlak di SD Islam Riyadhul Jannah Depok. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3). https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/393

Mboa, M. N., & Ajito, T. (2024). Meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi peluang siswa kelas VIII SMPK St. Theresia Kupang. Journal on Education, 6(2), 12296–12301. https://doi.org/10.31004/joe.v6i2.4877

Melinda, M., Nana, G., & Karlimah. (2021). Pengaruh metode Role Playing dalam pembelajaran IPS tentang kegiatan jual beli untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Pedadidaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 8(1), 72–76. https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v8i1.32739

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Subyantoro. (2019). Penelitian tindakan kelas: Metode, kaidah penulisan dan publikasi. Rajawali Pers.

Sugih, S. N. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 10(1), 45–58. https://doi.org/10.51494/jpdf.v4i2.952

Ulvah, S., & Dana, S. (2025). Penerapan metode bermain peran (Role Playing) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi peserta didik kelas IV SDN 020 Kuaro. Journal Basic Education, 4(2), 1436–1445. https://jurnal.sainsglobal.com/index.php/gjp/article/view/4635

Umaya, R., Muhammad, S., & Samsi, P. (2025). Meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode Role Playing pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi, 2(2), 143–154. https://doi.org/10.61132/jucapenbi.v2i2.350

Wulandari, R., Timara, A., Sulistri, E., & Sumarli. (2021). Pengaruh model pembelajaran Role Playing berbantuan media video terhadap hasil belajar kognitif siswa SD. ORBITA: Jurnal Hasil Kajian, Inovasi, dan Aplikasi Pendidikan Fisika, 7(2), 283–290. 10.31764/orbita.v7i2.5173

Downloads

Published

2026-05-22

How to Cite

Antika Tri Juliyanti, Hesti Sadtyadi, & Prihadi Dwi Hatmono. (2026). EFEKTIVITAS METODE ROLE PLAYING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI TRADISI KELUARGA DAN MASYARAKAT PADA SISWA KELAS III SD. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(2), 562–574. https://doi.org/10.51878/academia.v6i2.10945

Issue

Section

Articles