E-GOVERNMENT DAN KEWARGAAN DIGITAL DALAM MENGATASI KESENJANGAN KOMUNIKASI DAN ASIMETRI INFORMASI: STUDI KOMUNIKASI PUBLIK DI WILAYAH KEPULAUAN

Authors

  • Antasari Bandjar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pattimura
  • Rosdawiyah Rosdawiyah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pattimura
  • Pahrul Idham Kaliky Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v6i2.10872

Keywords:

Komunikasi Publik, Kewargaan Digital, Kepulauan

Abstract

ABSTRACT

Archipelagic regions face public communication challenges influenced by fragmented geographical conditions, limited connectivity, and unequal access to public information. These conditions have caused public services and the distribution of governmental information in villages on Ambon Island to remain less than optimal, potentially creating communication gaps between the village government and the community. This study aims to analyze the implementation of e-government as a medium of public communication in reducing geographical barriers and to examine its relationship with the formation of digital citizenship within island village communities. The study employed a qualitative approach using a multiple case study design conducted in Halong Village and Soya Village, Ambon City. Research data were collected through in-depth interviews, observations of village digital communication practices, and documentation of digital-based public services. Data analysis was carried out thematically through data reduction, theme categorization, interpretation, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of e-government has expanded access to public services, accelerated information dissemination, and reduced communication barriers caused by the geographical limitations of archipelagic areas. However, the use of digital platforms remains primarily oriented toward administrative services, resulting in limited community participation in the village’s digital public communication space. This study emphasizes that strengthening digital citizenship in archipelagic regions requires the integration of digital technology, community digital literacy, and local communication culture to establish a more inclusive and participatory village governance system.

ABSTRAK

Wilayah kepulauan menghadapi tantangan komunikasi publik yang dipengaruhi kondisi geografis terfragmentasi, keterbatasan konektivitas, serta rendahnya pemerataan akses informasi masyarakat. Situasi tersebut menyebabkan pelayanan publik dan distribusi informasi pemerintahan desa di Pulau Ambon belum berlangsung secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan kesenjangan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi e-government sebagai medium komunikasi publik dalam mengurangi hambatan geografis serta mengkaji keterkaitannya dengan pembentukan digital citizenship pada masyarakat desa kepulauan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus ganda pada Desa Halong dan Desa Soya di Kota Ambon. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi praktik komunikasi digital desa, serta dokumentasi layanan publik berbasis digital. Analisis data dilakukan secara tematik melalui proses reduksi data, kategorisasi tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-government mampu memperluas akses pelayanan publik, mempercepat distribusi informasi, dan mengurangi hambatan komunikasi akibat keterbatasan geografis wilayah kepulauan. Namun demikian, pemanfaatan platform digital masih berorientasi pada pelayanan administratif sehingga partisipasi masyarakat dalam ruang komunikasi digital desa belum berkembang secara optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan digital citizenship di wilayah kepulauan memerlukan integrasi antara teknologi digital, literasi masyarakat, dan budaya komunikasi lokal untuk menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang lebih inklusif dan partisipatif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, S. S. (2025). Inovasi pelayanan publik berbasis digital di tingkat desa: Studi kasus penerapan aplikasi SiDesa di Kabupaten Banyumas analisis efektivitas dan tantangan implementasi e-government desa. Journal Sains Student Research, 3(4), 820–822. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jssr/article/view/5898

Amalia, A. D. R., & Irawaty, F. (2025). Peningkatan kapasitas literasi digital masyarakat desa melalui pelatihan teknologi informasi sebagai strategi penguatan kemandirian dan akses informasi di era digital. Daya Karya: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 1–11. https://indosainstech.id/journal/dayakarya/article/view/8

Arianto, B., Madu, L., & Anggraini, O. (2025). Demokrasi digital: Pendekatan konseptual. https://media.neliti.com/media/publications/639969-demokrasi-digital-pendekatan-konseptual-c9fda967.pdf

Arsyad, A. A. H. J., Sulistyo, L., Rahayu, W., & Fatmawati, E. (2023). Upaya peningkatan literasi digital masyarakat melalui program pelatihan komputer di desa terpencil. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 654–661. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/12430

Cahyati, I., Muhammad, A. S., & Edison, E. (2022). Efektivitas penerapan e-government di daerah kepulauan (studi pelayanan sistem informasi administrasi kependudukan oleh unit pelaksana teknis daerah Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur). Student Online Journal (SOJ) UMRAH-Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 3(1), 460–469. https://soj.umrah.ac.id/index.php/SOJFISIP/article/view/1715

Faganello, C. P., Luciano, E. M., & Pereira, G. V. (2025). What do we know about e-participation at the local level? In Conference on Digital Government Research (Vol. 26). https://doi.org/10.59490/dgo.2025.1035

Gonda, M. S., Bahfiarti, T., & Farid, M. (2023). Implementasi komunikasi organisasi berbasis kearifan lokal dalam pelayanan publik. Ekspresi dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(3), 518–534. https://doi.org/10.33822/jep.v6i3.6391

Karinda, K., Kede, A., Septiana, G. L., Jayalangi, L. O. S., Sibay, S., & Ulfa, M. (2024). Integrasi komunikasi pemerintahan digital melalui situs web resmi: Studi kasus di Desa Tontouan, Kecamatan Luwuk. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 5(2), 13. https://doi.org/10.47134/villages.v5i2.110

Khaerunnisa, M., Razak, M. R. R., & Syarifuddin, H. (2025). Penerapan e-government dalam meningkatkan partisipasi publik di Desa Bina Baru Kecamatan Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang. JDP (Jurnal Dinamika Pemerintahan), 8(02), 802–814. https://doi.org/10.36341/jdp.v8i02.6538

Kunnati, K., Supriadi, A., Yuliyati, I., & Listiyaningsih, L. (2025). Kesenjangan digital dalam telemedicine sebagai faktor penentu ketimpangan kesehatan di Indonesia: The digital divide in telemedicine as a determinant of health inequities in Indonesia: A scoping review. Journal of Public Health Education, 4(3), 90–102. https://journals.prosciences.net/index.php/JPHE/article/view/422

Latuheru, R., & Bahfiarti, T. (2025). Marinyo as a medium of traditional communication in the digital era: Hybridization, opinion leadership, and cultural sustainability in Ambonese society. Frontiers in Communication. https://doi.org/10.3389/fcomm.2025.1602249

Lol, W. G., Petrova, K., & Pais, S. (2025). Value co-creation for e-government services in small island developing nations: A case study. Information, 16(7), 613. https://doi.org/10.3390/info16070613

Lynn, T., Rosati, P., Conway, E., Curran, D., Fox, G., & O’Gorman, C. (2022). The digital citizen. In Digital towns: Accelerating and measuring the digital transformation of rural societies and economies (pp. 23–47). Springer International Publishing. https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-3-030-91247-5_2

Mardinata, E., Cahyono, T. D., & Rizqi, R. M. (2023). Transformasi digital desa melalui sistem informasi desa (SID): Meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 73–81. https://doi.org/10.38043/parta.v4i1.4402

Matutina, E. J. B., & Fahlevvi, M. R. (2025). Kesenjangan generasi dan geografis dalam literasi digital: Implikasinya terhadap kebijakan e-government di Kabupaten Sorong. Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan, 7(2), 201–216. https://doi.org/10.33701/jtkp.v7i2.5771

Mayyora, R., Sholihah, Q., Wanusmawatie, I., & Wanto, A. H. (2025). Transformasi digital desa dan implikasinya terhadap pembangunan berkelanjutan: Pendekatan literature review. Indonesian Journal of Intellectual Publication, 5(2), 100–111. https://doi.org/10.51577/ijipublication.v5i2.615

Nurhaeny, A., Miharja, M., Pradono, P., & Dirgahayani, P. (2021). Measuring accessibility and island development in Ambon City. Island Studies Journal, 16(1), 373–387. https://islandstudiesjournal.org/article/84710-measuring-accessibility-and-island-development-in-ambon-city

Pitrianti, S., Sampetoding, E. A., Purba, A. A., & Pongtambing, Y. S. (2023, November). Literasi digital pada masyarakat desa. In Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Sistem Informasi, 3(1), 43–49.

https://sitasi.upnjatim.ac.id/index.php/sitasi/article/view/655

Sopyan, E., Prasetio, Y. D., Apriadi, E. A., & Chairunnisa, C. (2025). Desa digital dan informatif: Visualisasi dan manajemen konten layanan publik berbasis teknologi informasi di Pemerintahan Desa Kunjir Lampung Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS), 6(01), 61–75. https://doi.org/10.24967/jams.v6i01.4184

Tokovska, M., Ferreira, V. N., Vallušova, A., & Seberíni, A. (2023). E-government—The inclusive way for the future of digital citizenship. Societies, 13(6), 141. https://doi.org/10.3390/soc13060141

Yaya, R., & Sukardi, S. (2025). Pengaruh implementasi e-government dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja pemerintah desa dengan good government governance sebagai variabel pemoderasi. Balance: Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 10(1), 69–81. https://doi.org/10.32502/balance.v10i1.600

Yudarwati, G. A., & Gregory, A. (2022). Improving government communication and empowering rural communities: Combining public relations and development communication approaches. Public Relations Review, 48(3), 102200. https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2022.102200

Downloads

Published

2026-05-24

How to Cite

Bandjar, A., Rosdawiyah, R., & Kaliky, P. I. (2026). E-GOVERNMENT DAN KEWARGAAN DIGITAL DALAM MENGATASI KESENJANGAN KOMUNIKASI DAN ASIMETRI INFORMASI: STUDI KOMUNIKASI PUBLIK DI WILAYAH KEPULAUAN. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(2), 617–630. https://doi.org/10.51878/academia.v6i2.10872

Issue

Section

Articles