IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN BASE TEN BLOCKS DALAM MEMBANGUN PEMAHAMAN KONSEP PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN ASLI DI KELAS 2 SD
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.10858Keywords:
problem based learning, base ten blocks, pemahaman konsepAbstract
This study aims to analyse the influence of learning models and media on the understanding of addition and subtraction concepts among Year 2 primary school pupils. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method and a 2×2 factorial design. The sample comprised 65 pupils divided into four groups: Problem-Based Learning (PBL) supported by Base Ten Blocks, PBL supported by visual aids, direct instruction supported by Base Ten Blocks, and direct instruction supported by visual aids. Cluster random sampling was used. Data were collected through cognitive aspect concept comprehension tests and analysed using a two-way ANOVA at a significance level of 0.05. The results indicated that the learning model had a significant effect on concept comprehension (F(1,136)=143.08; p<0.05), with PBL outperforming direct instruction. The learning media also had a significant effect (F(1,136)=92.54; p<0.05), with Base Ten Blocks proving more effective than visual aids. Furthermore, there was a significant interaction between the learning model and the media (F(1,136)=47.97; p<0.05), indicating that the effectiveness of the model was influenced by the type of media used. The combination of PBL and Base Ten Blocks proved to be the most effective in improving conceptual understanding; therefore, the integration of models and concrete media is important for supporting meaningful mathematics learning in primary schools.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model dan media pembelajaran terhadap pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan peserta didik kelas II sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain faktorial 2×2. Subjek berjumlah 65 peserta didik yang terbagi ke dalam empat kelompok: Problem Based Learning (PBL) berbantuan Base Ten Blocks, PBL berbantuan media gambar, pembelajaran langsung berbantuan Base Ten Blocks, dan pembelajaran langsung berbantuan media gambar. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep aspek kognitif dan dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep (F(1,136)=143,08; p<0,05), dengan PBL lebih unggul dibandingkan pembelajaran langsung. Media pembelajaran juga berpengaruh signifikan (F(1,136)=92,54; p<0,05), di mana Base Ten Blocks lebih efektif daripada media gambar. Selain itu, terdapat interaksi signifikan antara model dan media pembelajaran (F(1,136)=47,97; p<0,05), yang menunjukkan bahwa efektivitas model dipengaruhi oleh jenis media yang digunakan. Kombinasi PBL dan Base Ten Blocks terbukti paling efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, sehingga integrasi model dan media konkret penting untuk mendukung pembelajaran matematika yang bermakna di sekolah dasar.
Downloads
References
Adhiyah, M. (2023). Pembelajaran konstruktivisme berbantuan media benda konkret untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bangun ruang di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(4), 2081–2090. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.4988
Akhsanunadia, A., & Arifin, Z. (2026). Pengaruh media konkrit terhadap motivasi dan pemahaman belajar siswa pada pelajaran matematika di kelas 2. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(1), 219–232. https://doi.org/10.51878/science.v6i1.9362
Damayanti, P., Sangila, M. S., & Agus, I. (2021). Meningkatkan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) berbasis media manipulatif. Diniyah: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 14–23. https://doi.org/10.31032/dy.v2i1.2384
Effendi, R., Herpratiwi, H., & Sutiarso, S. (2021). Pengembangan LKPD matematika berbasis Problem Based Learning di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(2), 920–929. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.846
Farhana, S., Amaliyah, A., Safitri, A., & Anggraeni, R. (2022). Analisis persiapan guru dalam pembelajaran media manipulatif matematika di sekolah dasar. Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(5), 507–511. https://doi.org/10.55904/educenter.v1i5.171
Fatimah, A. E., & Purba, A. (2021). Meningkatkan resiliensi matematis mahasiswa pada mata kuliah matematika dasar melalui pendekatan differentiated instruction. Journal of Didactic Mathematics, 2(1), 42–49. https://doi.org/10.34007/jdm.v2i1.617
Kurnia, R. (2020). Upaya meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi bentuk aljabar melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning berbantu alat peraga di kelas VII-7 SMP Negeri 18 Tangerang Selatan. Euclid, 7(1), 70–79. https://doi.org/10.33603/e.v7i1.2908
Kusumaningrum, R. S., & Nuriadin, I. (2022). Pengaruh pendekatan matematika realistik berbantu media konkret terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Jurnal Basicedu, 6(4), 6613–6619. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3322
Madani, A. M., Pratiwi, D. E., & Santoso, E. (2025). Penerapan media kantong bilangan upaya meningkatkan hasil belajar pengurangan penjumlahan bersusun. Edutama, 2(1), 11–20. https://doi.org/10.69533/4qtnw648
Manovtri, R., & Hayati, R. (2024). Analysis of students’ learning difficulties in subtracting whole numbers in grade 3 elementary school. Education Achievement Journal of Science and Research, 5(3), 1311–1316. https://doi.org/10.51178/jsr.v5i3.2202
Muntasyiroh, D., & Arifin, Z. (2026). Pengaruh media pembelajaran papan pintar terhadap pemahaman dan kemandirian siswa pada mata pelajaran matematika. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(1), 110–122. https://doi.org/10.51878/science.v6i1.9359
Nanulaitta, M., Ayal, C. S., & Moma, L. (2026). Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi pengukuran dan konversi satuan pada kelas IV SD. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(1), 85–96. https://doi.org/10.51878/science.v6i1.9411
Ningrum, I. W. T., Rahmawati, D., & Andayani, S. (2025). Studi literatur: Implementasi model PBL dengan dukungan video untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(1), 109–116. https://doi.org/10.44082/jupin.1010
Novianti, D. N., Fitriyah, F. S., & Barera, R. O. (2023). Analisis kesulitan yang dihadapi guru pada pembelajaran matematika materi pengurangan bilangan cacah. Jurnal Sekolah Dasar, 8(1), 1–6. https://doi.org/10.36805/jurnalsekolahdasar.v8i1.2223
Puspita, V., & Dewi, I. P. (2021). Efektifitas E-LKPD berbasis pendekatan investigasi terhadap kemampuan berfikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 86–96. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i1.456
Puspitasari, I., Abdussahid, A., & Iwansyah, A. (2025). Efektivitas penggunaan media gambar dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas I SD Gilipanda Kota Bima. Jurnal Pendidikan Sains Geologi dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 6(3), 1640–1644. https://doi.org/10.29303/goescienceed.v6i3.1111
Riskiani, R., & Suryadi, Y. (2026). Analisis penerapan Problem Based Learning dalam menstimulus berpikir kritis IPS di SMP. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 669–680. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.9916
Romadhon, M. S., Irawan, W. H., & Abdussakir, A. (2025). Profile of conceptual understanding in subtraction among grade 2 Madrasah Ibtidaiyah [Tesis Sarjana, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Ruku, I. A. P., Kudus, K., Aries, N. S., Marshanawiah, A., & Pakaya, W. C. (2026). Meningkatkan hasil belajar siswa melalui model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media papan jurang pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah di kelas II. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(1), 272–287. https://doi.org/10.51878/science.v6i1.9369
Siregar, K. Z., Ramdhani, S., & Sumarni, S. (2026). Pengaruh model cooperative learning tipe Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap pemahaman matematis dan kemampuan berfikir kritis siswa SDN. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(2), 1197–1208. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10734
Suryani, R. M., Sutisnawati, A., & Maula, L. H. M. H. (2023). Peningkatan hasil belajar matematika melalui penggunaan alat peraga benda manipulatif sekolah dasar. Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 163–176. https://doi.org/10.29408/didika.v9i1.18738
Wati, E. K., Harahap, R. D., & Safitri, I. (2022). Analisis karakter siswa pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 5994–6004. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.2953
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Evi Purnamasari, Mardiyana Mardiyana, Supianto Supianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













