IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DEEP LEARNING DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN IPA SISWA SMP DI KABUPATEN BANDUNG

Authors

  • Hajar Nurjanah Universitas Islam Nusantara
  • R. Supyan Sauri Universitas Islam Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v6i2.10545

Keywords:

management, deep learning, merdeka curriculum

Abstract

This study is motivated by the low level of scientific literacy among Indonesian students and the suboptimal implementation of learning practices that promote deep cognitive engagement at the junior secondary school level. Although the Merdeka Curriculum policy emphasizes student-centered learning, the implementation of deep learning approaches in schools still faces various pedagogical and managerial challenges. This study aims to analyze the implementation of deep learning policy in science learning and examine its implications for the quality of the learning process. This research employs a qualitative approach using a multi-site case study design conducted at SMPN 1 Majalaya and SMPN 1 Ibun, Bandung Regency. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation and member checking. The findings reveal that the implementation of deep learning is carried out through management functions, namely planning, organizing, actuating, and controlling. Learning practices have shown increased student participation and the use of active learning strategies; however, the implementation remains inconsistent across teachers. Supporting factors include school leadership and teacher collaboration, while constraints involve limited teacher understanding, inadequate facilities, and administrative workload. The study concludes that the successful implementation of deep learning depends on the integration of management functions and a supportive school ecosystem. It implies the need for strengthening teacher capacity, adaptive school management, and contextual policies to ensure sustainable implementation.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian literasi sains peserta didik Indonesia serta belum optimalnya implementasi pembelajaran yang mendorong keterlibatan kognitif mendalam di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Meskipun kebijakan Kurikulum Merdeka telah mendorong penerapan pembelajaran berpusat pada peserta didik, implementasi pembelajaran mendalam di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek pedagogis maupun manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pembelajaran mendalam dalam pembelajaran IPA serta mengkaji implikasinya terhadap mutu proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multi-situs di SMPN 1 Majalaya dan SMPN 1 Ibun Kabupaten Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dijaga melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam berlangsung melalui fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran telah mengarah pada peningkatan partisipasi siswa dan penggunaan strategi pembelajaran aktif, namun belum berjalan secara konsisten di seluruh guru. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan sekolah dan kolaborasi guru, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan pemahaman guru, sarana prasarana, serta beban administratif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi pembelajaran mendalam sangat bergantung pada integrasi fungsi manajemen dan dukungan ekosistem sekolah. Implikasinya, diperlukan penguatan kapasitas guru, manajemen sekolah yang adaptif, serta kebijakan yang kontekstual untuk mendukung implementasi yang berkelanjutan.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ambarita, J., Purnamasari, U., & Siahaya, A. (2025). Deep learning as a pathway to pedagogical transformation in Indonesia. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 18(1), 12–25. https://doi.org/10.24832/jpkp.v18i1.1229

Arsih, F., Fadilah, M., & Alberida, H. (2024). Penguatan kompetensi profesional dan pedagogik guru MGMP biologi dalam mengembangkan pembelajaran inovatif untuk mendukung pemberdayaan keterampilan abad-21 siswa. E-Dimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 15(1), 6–12. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v15i1.14056

Black, P., & Wiliam, D. (2018). Classroom assessment and pedagogy. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 25(6), 551–575. https://doi.org/10.1080/0969594X.2018.1441807

Bush, T. (2020). Theories of educational leadership (Edisi ke-4). SAGE Publications.

Chi, M. T. H., & Wylie, R. (2018). The ICAP framework: Linking cognitive engagement to active learning outcomes. Educational Psychologist, 49(4), 219–243. https://doi.org/10.1080/00461520.2014.965823

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (Edisi ke-5). SAGE Publications.

Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Educational Researcher, 49(3), 97–114. https://doi.org/10.3102/0013189X209000

Dewi, L. M. A. W., & Astuti, N. P. E. (2022). Hambatan kurikulum merdeka di kelas IV SDN 3 Apuan. Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka, 4(2), 31–40. https://doi.org/10.59789/rarepustaka.v4i2.128

Dewi, R., Wahyuningrum, E., & Aisyah, S. (2026). Penerapan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis dan hasil belajar matematika siswa kelas V SD. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(1), 343–357. https://doi.org/10.51878/science.v6i1.9206

Farida, A., & Hastuti, M. S. A. (2026). Transformasi pedagogi abad 21: Mewujudkan ekosistem pendidikan masa depan yang adaptif dan kontekstual. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(2), 492–502. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i2.10770

Farkhan, A., Rahmah, A. N., Alwatasi, U., & Setiawan, F. (2022). Konsep dasar kebijakan pendidikan. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(5), 1921–1930. https://doi.org/10.35931/aq.v16i5.1354

Freeman, S., Eddy, S. L., McDonough, M., Smith, M. K., Okoroafor, N., Jordt, H., & Wenderoth, M. P. (2014). Active learning increases student performance in science, engineering, and mathematics. Proceedings of the National Academy of Sciences, 111(23), 8410–8415. https://doi.org/10.1073/pnas.1319030111

Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world, change the world. Corwin Press.

Griyanora, G., & Widodo, W. (2026). Implementasi model inkuiri terbimbing pada materi sistem pencernaan untuk meningkatan hasil belajar murid. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(2), 860–871. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.9953

Hallinger, P. (2018). Bringing context out of the shadows of leadership. Educational Management Administration & Leadership, 46(1), 5–24. https://doi.org/10.1177/1741143216670652

Hattie, J. (2017). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Routledge.

Iqbal, M., Nurfadillah, L., Hia, A. R., Purba, S. L. B., & Naufal, A. (2023). Implementasi kebijakan pendidikan full day school di SMP-IT Nurul Ilmi. Journal on Education, 5(2), 3228–3338. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.990

Irwan, I., Ichsan, F. N., Gistituati, N., & Marsidi, S. (2021). Analisis kebijakan pendidikan terkait implementasi pembelajaran pada masa darurat Covid 19. Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan, 27(2), 45–54. https://doi.org/10.24114/jpbp.v27i2.26432

Isnayanti, A. N., Putriwanti, P., Kasmawati, K., & Rahmita, R. (2025). Integrasi pembelajaran mendalam dalam kurikulum sekolah dasar: Tantangan dan peluang. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(2), 911–920. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.2.2025.6027

Kemendikbudristek. (2022). Kebijakan Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Komara, E. (2018). Penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran abad 21. SIPATAHOENAN: South-East Asian Journal for Youth, Sports & Health Education, 4(1), 35–46. https://doi.org/10.2121/sip.v4i1.991

Leithwood, K., Harris, A., & Hopkins, D. (2020). Seven strong claims about successful school leadership revisited. Educational Administration Quarterly, 56(1), 5–22. https://doi.org/10.1177/0013161X19878720

Mere, K. (2025). Persepsi guru dan siswa terhadap implementasi pendekatan deep learning dalam proses pembelajaran di SMA. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 6(3), 1346–1352. https://doi.org/10.55583/jkip.v6i3.1632

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (Edisi ke-3). SAGE Publications.

Mustafa, I. R. H., Yamin, F., Ahmad, I. M., Lestari, F. A., Jabir, S., & Ismail, H. (2025). Pemahaman guru tentang pembelajaran mendalam di SMP Negeri 5 Satu Atap Tolonuo. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.18206881

Mutaqin, M. Z., Sanusi, S., Solihin, S., & Arifin, M. Z. (2022). Analisis kebijakan pengelolaan pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Darussaadah Kabupaten Lebak. MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pengajaran, 8(2), 263–276. https://doi.org/10.30653/003.202282.239

Nalle, M. D. S., & Napitupulu, B. (2026). Analisis penerapan pendekatan pembelajaran mendalam pada sekolah menengah Kristen swasta. Diligentia: Journal of Theology and Christian Education, 8(1), 71–80. https://doi.org/10.19166/dil.v8i1.10857

Norsafitri, A., Indrasari, W., Aslamiah, A., & Amelia, R. (2025). Evaluasi dampak pembelajaran mendalam: Studi kasus di Sekolah Dasar Negeri 3 Asam-Asam Kabupaten Tanah Laut. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(4), 2260–2269. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i4.2999

Noviani, L., Setyowibowo, F., Totalia, S. A., Hindrayani, A., Wahyono, B., Sa’adah, S. R., & Oktaviani, L. K. (2025). Implementasi pembelajaran mendalam ekonomi: Pelatihan pembelajaran ekonomi bagi guru-guru ekonomi di Kabupaten Boyolali. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 6325–6333. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2791

Nurhidayati, N., Tusino, T., & Ariyanti, R. D. (2025). Strategi inovatif pembelajaran mendalam: Upaya meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar. Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 178–190. https://doi.org/10.62383/aksisosial.v2i2.1965

OECD. (2020). Global education monitoring report 2020: Inclusion and education – All means all. OECD Publishing.

OECD. (2023). PISA 2022 results. OECD Publishing.

Prihantoro, P., Prayitno, H. J., Indri, I., & Kusumaningtyas, D. A. (2025). Deep learning: Policies, concepts, and implementation in senior high schools in Indonesia. Journal of Deep Learning, 1(1), 45–56. https://doi.org/10.23917/jdl.v1i1.10964

Putra, L. V., Utami, W. T. P., Sibarani, S., Asmah, S. N., & Candrarini, M. (2024). Implementation of education management functions in elementary schools in Indonesia. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 585, 120–132. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-301-6_56

Rasma, R., Khalid, M., & Saleha, S. (2025). Penerapan pembelajaran deep learning untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa kelas VI UPT SD 79 Gura. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(1), 455–465. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.1.2025.5630

Sanusi, A., Maheswari, Aripin, P. T., & Iswan. (2025). Pembelajaran mendalam di sekolah dasar: Menjembatani kesenjangan antara konsep pedagogis dan realitas lapangan. Jurnal Penelitian Dan Penilaian Pendidikan, 7(2), 208–220. https://doi.org/10.2236/jppp.v7i2.21880

Suryaningsih, A., Cahaya, I. M. E., & Poerwati, C. E. (2023). Implementasi model pembelajaran quantum learning berbasis STEAM terhadap kemampuan pemecahan masalah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1887–1896. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4299

Susanto, T. T. D., Maulida, R., Amelia, A. R., & Taqiyya, H. (2025). Analisis metode pengambilan keputusan untuk peningkatan mutu sekolah. Journal of Education Research?, 6(3), 597–606. https://doi.org/10.37985/jer.v6i3.2414

Wulandari, R. D., Khamidi, A., Roesminingsih, E., Amalia, K., Hazin, M., & Purwoko, B. (2026). Deep learning policy implementation for character development. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 5(1), 584–596. https://doi.org/10.56916/jirpe.v5i1.2838

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (Edisi ke-6). SAGE Publications.

Yusriati, A. S., & Mardiati, I. D. M. (2025). Deep learning dalam pendidikan Indonesia: Strategi transformasi menuju Indonesia emas. UMSU Press.

Downloads

Published

2026-05-26

How to Cite

Nurjanah, H., & Sauri, R. S. (2026). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DEEP LEARNING DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN IPA SISWA SMP DI KABUPATEN BANDUNG . ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(2), 690–701. https://doi.org/10.51878/academia.v6i2.10545

Issue

Section

Articles