INTERNALISASI NILAI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN PRAMUKA DI PESANTREN
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v5i2.5748Keywords:
Nilai karakter, Kegiatan Pramuka, PesantrenAbstract
Pollution and environmental damage are increasingly common in Indonesia. This is left to the survival of mankind. Character building for teenagers needs to be done through both formal and non-formal education. The An Najah Purwokerto Student Boarding School highly prioritizes character education for students. This character education is carried out through studying the Koran which is supported by the Scout extracurricular. Boarding schools and Scouts have a symbiotic mutualism relationship where Scouts have basic values ??contained in the Dasadharma which are related to the traditions of boarding schools. One of the values ??contained is caring for the environment. With the combination of boarding school traditions and the values ??of the Dasadharma Scouts, the instillation of character values ????of caring for the social and environment will be maximized. The purpose of this research is to describe and analyze the process of internalization of character values in Scout activities. The approach used in this research is a qualitative approach, whereas this type of research is field research. (field research). The data collection uses observation, interview, and documentation techniques. The analysis of the research data uses data reduction, data display and conclusion drawing/verivication. This study concluded that the activities of the Pramuka in the Boarding Schools for Islamic Student Purwokerto containsl caring character values namely bindi, Pentana, Pencaga, blood donor, Baksos, and caring environmental character value namely Pentana, Pencaga, Prolingsih, and tree planting. The methods used in instilling social and environmental values are the methods of equality, rationalism, cultivation, counseling, and punishment.
ABSTRAK
Pencemaran dan kerusakan lingkungan semakin sering terjadi di Indonsia. Hal ini mengkhawatirkan bagi keberlangsungan hidup manusia. penanaman karakter kepada para remaja perlu dilakukan melalui pendidikan baik formal maupun nonformal. Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto sangat mengedepankan pendidikan karakter kepada santri. Pendidikan karakter tersebut dilaksanakan melalui ngaji didukung dengan ekstrakurikuler Pramuka. Pesantren dan Pramuka memiliki hubungan simbiosis mutualisme dimana Pramuka memiliki nilai dasar yang terkandung dalam Dasadharma yang berkaitan dengan tradisi pesantren. Salah satu nilai yang terkandung yaitu peduli lingkungan. Dengan adanya penggabungan antara tradisi pesantren dan nilai Dasadharma Pramuka, penanaman nilai karakter peduli sosial dan lingkungan akan semakin maksimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses internalisasi nilai karakter dalam kegiatan Pramuka di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Pengumpulan datanya menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan data reduction, data display dan conclusion drawing/verivication. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan kegiatan Pramuka di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto mengandung nilai karakter peduli sosial yaitu bindi, Pentana, Pencaga, donor darah, Baksos, dan nilai karakter peduli lingkungan yaitu Pentana, Pencaga, Prolingsih, dan penanaman pohon. Metode yang digunakan dalam menanamkan nilai peduli lingkungan yaitu metode keteladanan, rasionalis, pembiasaan, nasehat, dan hukuman.
Downloads
References
Afriana, S. (2022). Internalisasi nilai keagamaan dalam menanamkan karakter peduli lingkungan. Jurnal Basicedu, 6(2), 1926-1934.
Aisyah. (2018). Pendidikan karakter konsep dan implementasinya. Kencana.
Arifudin, O. (2022). Optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler dalam membina karakter peserta didik. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(3), 829–837.
Ariyanti, A., et al. (2024). Urgensi kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran abad ke-21: Studi kritis pedagogik futuristik. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 389. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1417
Damariswara, R. (2021). Penyuluhan pendidikan karakter adaptasi Thomas Lickona di SD N 3 Gayam. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar, 1(1), 6-12.
Ependi, N. H. (2023). Pendidikan karakter. PT Sada Kurnia Pustaka.
Fadilah. (2021). Pendidikan karakter. CV Agrapana Media.
Hadiyansyah, D. (2022). Implementation and obstacle of reward and punishment at Pesantren Al-Azhar-Gresik. Journal Intellectual Sufism Research (JISR), 5(1), 22. https://doi.org/10.52032/jisr.v5i1.140
Ismaraidha. (2023). Internalisasi karakter peduli lingkungan dalam keluarga masyarakat pesisir. PT. Green Pustaka Indonesia.
Junaidi, M. (2022). Penyelenggaraan pesantren dalam rangka memberdayakan masyarakat. Jurnal USM Law Review, 5(2), 455. https://doi.org/10.26623/julr.v5i2.5487
Kohar, A. (2024). Serakalan tradition in strengthening islamic religious education in the mapak dasan environment, jempong baru village, sekarbela district, mataram city. Al-Munawwarah: Jurnal Pendidikan Islam, 16(2), 40. https://doi.org/10.35964/munawwarah.v16i2.346
Kuswandi, I. (2020). Tahapan pengembangan moral: Perspektif Barat dan Islam (telaah terhadap gagasan Thomas Lickona, Lawrence Kohlberg dan Al-Qur’an). Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan Dan Hukum Islam, 18(2), 160.
Ramadhan, A., et al. (2024). Pergeseran paradigma pesantren dan tantangan pengembangan kultur pesantren di era globalisasi. Deleted Journal, 1(3), 173. https://doi.org/10.62555/wp.v1i3.0021
Rizqi, S. (2021). Pendidikan pesantren dan perkembangannya (analisis undang-undang pesantren tentang klasifikasi dan model pendidikan pesantren). Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 8-18.
Santika, I. G. N. (2022). Membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar melalui pembelajaran IPA. Jurnal Education and Development, 10(1), 207.
Sibagariang, D. R., et al. (2024). Pemanfaatan dana KIPK untuk mendukung pendidikan mahasiswa dari keluarga pra-sejahtera. Aladalah: Jurnal Politik Sosial Hukum Dan Humaniora, 3(1), 200. https://doi.org/10.59246/aladalah.v3i1.1131
Subekti, H., et al. (2022). Urgensi dan strategi internalisasi nilai-nilai Pancasila: Evaluasi kegiatan pelatihan bagi pendidik jenjang SMP di Kabupaten Magetan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 866. https://doi.org/10.33086/snpm.v1i1.915
Susilo, A. (2020). Sejarah pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam, 20(2), 141-156.
Tharaba, M. F. (2020). Mencari model pendidikan karakter di sekolah. J-MPI (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam), 5(2), 123-134.
Tim Penyusun Laksana. (2019). Himpunan undang-undang tentang pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup. Laksana.
Yanuardianto, E. (2021). Konsepsi pendidikan karakter anak perspektif Thomas Lickona (studi kritis dalam menjawab problem moral di Indonesia). Fajar: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 4-15.
Yunanto, F. R. K. (2023). Membangun karakter mahasiswa Indonesia melalui pendidikan karakter. Journal on Education, 5, 12401–12411.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












