SUARA YANG DIBUNGKAM DI SEKOLAH: ANALISIS SOSIAL-KRITIS ATAS TEKANAN TERHADAP GURU DAN SISWA
DOI:
https://doi.org/10.51878/teacher.v5i4.8800Keywords:
Kebebasan Berpendapat, Budaya Diam, Guru, Siswa, Pendidikan DemokratisAbstract
Freedom of expression for teachers and students is a crucial element in achieving democratic education. However, in practice there are still silenced voices in schools due to various pressures. This research aims to critically analyze the social conditions that pressure teachers and students, limiting their right to speak up. Using a qualitative method, data were gathered through case studies from media reports and relevant literature. The findings reveal forms of voice suppression, including students punished for criticizing school policies and teachers sanctioned for expressing their opinions. Hierarchical culture and a prevailing culture of silence in educational institutions perpetuate this phenomenon, causing school members’ aspirations to be neglected and constructive dialogue stifled. The discussion highlights that silencing contradicts the principles of national education which are supposed to be democratic, as well as laws that guarantee freedom of expression. As recommendations, it is imperative to foster a school climate that is more inclusive, democratic, and safe for constructive criticism. Supportive policies and commitment from all stakeholders are needed so that schools truly become venues for character building that respects the dignity and voice of every educational individual.
ABSTRAK
Kebebasan berpendapat bagi guru dan siswa merupakan elemen penting dalam mewujudkan pendidikan demokratis. Namun, realitas di lapangan menunjukkan masih adanya suara-suara yang dibungkam di lingkungan sekolah akibat berbagai tekanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara sosial-kritis fenomena tekanan yang membatasi hak bersuara guru dan siswa. Dengan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui studi kasus dari laporan media dan literatur terkait. Temuan mengungkap bentuk-bentuk pembungkaman suara, antara lain siswa yang dihukum karena mengkritik kebijakan sekolah dan guru yang dikenai sanksi saat menyuarakan pendapat. Budaya hierarkis dan budaya diam di institusi pendidikan turut melanggengkan fenomena ini. Akibatnya, aspirasi warga sekolah terabaikan dan potensi dialog konstruktif terhambat. Hasil pembahasan menekankan bahwa pembungkaman tersebut bertentangan dengan prinsip pendidikan nasional yang demokratis serta amanat hukum yang menjamin hak berpendapat. Sebagai rekomendasi, perlu dibangun iklim sekolah yang lebih inklusif, demokratis, dan aman bagi kritik membangun. Dukungan kebijakan dan komitmen semua pihak diperlukan agar sekolah benar-benar menjadi wahana pembentukan karakter yang menghargai martabat dan suara setiap insan pendidikan.
Downloads
References
Abiyyu, M. F., & Anshori, I. (2025). Relasi Kuasa antara Kepala Sekolah dan Guru: Kajian Teoretis terhadap Implementasi Kebijakan Pendidikan Berbasis Kinerja. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 677-686. https://doi.org/10.54259/diajar.v4i4.5233
Addina, N., & Hanif, M. (2025). Pendidikan dan Kekuasaan: Antara Pembebasan dan Dominasi Perspektif Michel Foucault, Pierre Bourdieu, dan Paulo Freire. Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 196-210. https://doi.org/10.31004/fdswm377
Aisyah, L., Rizqiqa, F. N. R., Putri, F. D., & Nulhaq, S. (2022). Kurikulum merdeka dalam perspektif pemikiran pendidikan Paulo Freire. At-Ta'lim: Jurnal Pendidikan, 8(2), 162-172. https://doi.org/10.55210/attalim.v8i2.819
Ali, R. (2025). Peran Guru Kelas Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Demokrasi Melalui Materi IPS Di SD Negeri 4 Weda. Jurnal Dinamis, 1(2), 44-51. https://doi.org/10.33387/geyvze87
Arifin, H. S. (2017). Freedom of expression di media sosial bagi remaja secara kreatif dan bertanggung jawab: Bagi siswa SMA Al-Ma’soem Rancaekek dan SMA Muhammadiyah Pangandaran. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(5). https://jurnal.unpad.ac.id/pkm/article/view/16422/0
Cardenal, M. E., Díaz-Santana, O., & González-Betancor, S. M. (2023). Teacher-student relationship and teaching styles in primary education: A model of analysis. Journal of Professional Capital and Community, 8(3), 165-183. https://doi.org/10.1108/JPCC-09-2022-0053
Celia, C. (2025). Penanaman Nilai Demokrasi Melalui Pembelajaran IPS. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi, 1(2), 25-36. https://doi.org/10.64690/intelektual.v1i2.125
Effendi, R., & Rizka, M. (2025, October). Kesadaran Etik Dan Pendidikan Lingkungan Dalam Menghadapi Krisis Iklim Di Indonesia Pasca Reformasi (Perspektif Immanuel Kant Dan Paulo Freire). In Seminar Nasional Sanata Dharma Berbagi 2025. https://e-conf.usd.ac.id/index.php/usdb/usdb2025/paper/viewPaper/5513
Falcon, S., & Leon, J. (2024). Towards an optimised evaluation of teachers' discourse: The case of engaging messages. arXiv preprint arXiv:2412.14011. https://doi.org/10.48550/arXiv.2412.14011
Febriana, Y. A., Gousmantari, D., Hermayana, H., Alfarosa, A. D., Alfin, H., & Herianto, E. (2024). Aksiologi Ham Terhadap Pemahaman Peserta Didik Mengenai Kebebasan Berpendapat Pada Siswa Kelas 10 Di Madrasah Aliyah Swasta Al-Fallah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(04), 398-405. https://doi.org/10.23969/jp.v9i04.20475
Freire, P. (1970). Pedagogy of the oppressed (M. B. Ramos, Trans.). Herder and Herder.
Gillett-Swan, J., & Baroutsis, A. (2024). Student voice and teacher voice in educational research: A systematic review of 25 years of literature from 1995–2020. Oxford Review of Education, 50(4), 533-551. https://doi.org/10.1080/03054985.2023.2257132
Ginsberg, R., & Chae, K. (2025). National Report of Teachers' Experiences With School Justifications for Book Censorship. Reading Research Quarterly, 60(3), e70030. https://doi.org/10.1002/rrq.70030
Halawa, T. D. G., Hulu, S. K., Harefa, H. O. N., & Bawamenewi, A. (2025). Peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam meningkatkan keberanian siswa untuk mengemukakan pendapat. Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 5(1), 38–55. https://doi.org/10.55606/inovasi.v5i1.5181
Hanif, M. (2014). Desain pembelajaran untuk transformasi sosial (studi perbandingan pemikiran paulo freire dan ivan illich tentang pendidikan pembebasan). KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 8(2), 113-128. https://doi.org/10.24090/komunika.v8i2.752
Jamil, Z. Z. L., Syaf, S., & Erihadiana, M. (2024). Pendidikan Demokrasi Di Era Globalisasi: Tantangan Dan Peluang. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 22(2), 408-422. https://doi.org/10.31571/edukasi.v22i2.7627
Juma, O., Husiyin, M., Akhat, A., & Habibulla, I. (2022). Students’ classroom silence and hopelessness: The impact of teachers’ immediacy on mainstream education. Frontiers in Psychology, 12, 819821. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.819821
KPAI. (2020). Laporan tahunan Komisi Perlindungan Anak Indonesia: Perlindungan anak di satuan pendidikan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
Kusmaryanto, C. B. (2025). Pendidikan Yang Memerdekakan Menurut Immanuel Kant. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(8), 3514-3521. https://doi.org/10.31604/jips.v12i8.2025.3514-3521
Lamsal, H. L. (2024). Critical pedagogy in addressing social inequality and promoting social justice in education. Advances, 5(3), 77-83. https://doi.org/10.11648/j.advances.20240503.12
Latief, F. H., & Ka’bah, S. (2022). Dinamika Kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja Honorer (PPDK) Oleh Bupati Morotai. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(24), 704-716. https://doi.org/10.5281/zenodo.7542511
Lesilolo, H. J., Zamroni, Z., & Suyata, S. (2015). Kebebasan Siswa Dalam Budaya Demokratis Di Sekolah (Studi Multi Kasus Di Sma Yogyakarta). Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 3(1), 11-18. https://doi.org/10.21831/jppfa.v3i1.7809
Nugraha, A. E., Wibowo, D., & Hendrawan, B. (2024). Paulo Freire's Critical Pedagogy Analysis Of Educational Transformation. MSJ: Majority Science Journal, 2(2), 220-228. https://doi.org/10.61942/msj.v2i2.157
Paturahman, M. (2025). Refleksi Hardiknas Dan Harkitnas: Nasionalisme Dalam Perspektif Pendidikan. JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan, 4(2), 61-69. https://doi.org/10.30998/jagaddhita.v4i2.4190
Prior, L., Evans, C., Merlo, J., & Leckie, G. (2025). Sociodemographic inequalities in student achievement: An intersectional multilevel analysis of individual heterogeneity and discriminatory accuracy (MAIHDA). Sociology of Race and Ethnicity, 11(3), 351-369. https://doi.org/10.1177/23326492241267251
Rosmilawati, I. (2017, May). Konsep pengalaman belajar dalam perspektif transformatif: Antara Mezirow dan Freire. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP (Vol. 1, No. 2). https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/psnp/article/view/317-326
Sadiyah, S., Nurmaulidah, D., Komara, E., Komara, N., & Helmawati, H. (2025). Evaluasi Kritis Sistem Pendidikan Nasional: Perspektif Filosofis dan Sosiologis. Paedagogie, 20(2), 27-40. https://doi.org/10.31603/paedagogie.v20i2.14139
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












