PENDEKATAN HOLISTIK DAN MULTIKULTURAL DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING : STUDI PADA MODEL KONSELING PANCAWASKITA
DOI:
https://doi.org/10.51878/teacher.v5i2.5317Keywords:
Pendekatan Holistik, Pendekatan Multikultural, Model PancawaskitaAbstract
ABSTRACTGuidance and counseling services in schools play a crucial role in supporting the optimal development of students. A holistic and multicultural approach is key to addressing the complex needs of culturally and psychologically diverse learners. This article examines the Pancawaskita Counseling model popularized by Prof. Dr. Prayitno, Msc. Ed. as one of the models integrating holistic and multicultural approaches in school counseling services. Through literature review and conceptual analysis, this study shows that the Pancawaskita model can provide comprehensive and responsive services to cultural diversity and psychosocial needs of students. The research stages involved searching, selecting, and analyzing various relevant literature sources to thoroughly evaluate the concept and implementation of the Pancawaskita Counseling Model. This study also emphasizes the importance of counselors having cultural sensitivity and the ability to understand holistic dimensions in the development of school counseling services. The Pancawaskita Counseling Model is a holistic and multicultural approach that places spiritual and cultural values at the core of counseling services to meet students' needs comprehensively and inclusively.
ABSTRAK
Layanan bimbingan dan konseling di sekolah memiliki peranan penting dalam mendukung perkembangan siswa secara optimal. Pendekatan holistik dan multikultural menjadi kunci dalam menjawab kompleksitas kebutuhan peserta didik yang beragam secara budaya dan psikologis. Artikel ini mengkaji model Konseling Pancawaskita yang dipopulerkan oleh Prof. Dr. Prayitno, Msc. Ed. sebagai salah satu model yang mengintegrasikan pendekatan holistik dan multikultural dalam praktik layanan bimbingan dan konseling sekolah. Melalui kajian literatur dan analisis konsep, artikel ini menunjukkan bahwa model Pancawaskita mampu memberikan layanan yang komprehensif dan responsif terhadap keragaman budaya serta kebutuhan psikososial siswa. Tahapan penelitian dilakukan dengan menelusuri, memilih, dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan untuk mengevaluasi secara mendalam konsep dan implementasi model Konseling Pancawaskita. Studi ini juga menekankan pentingnya konselor untuk memiliki sensitivitas budaya dan kemampuan memahami dimensi-dimensi holistik dalam pengembangan layanan konseling di sekolah. Model Konseling Pancawaskita merupakan pendekatan holistik dan multikultural yang menempatkan nilai-nilai spiritual dan budaya sebagai inti layanan konseling untuk memenuhi kebutuhan siswa secara menyeluruh dan inklusif.
Downloads
References
Corey, G. (2013). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (9th ed.). Cengage Learning.
Damayanti, N. P., & Prakoso, A. Y. (2023). Pendekatan holistik dalam layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan kesejahteraan siswa. Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 11(2), 101–110. https://doi.org/10.26740/jbkp.v11n2.p101-110
Fauziyah, N., Hidayat, R., & Ismail, A. (2023). Effectiveness of Pancawaskita Counseling Model in Enhancing Student Motivation and Reducing Stress. Journal of Educational Counseling, 15(1), 45-59.
Hart, C. (2018). Doing a Literature Review: Releasing the Research Imagination (2nd ed.). SAGE Publications.
Hasanah, N., & Fitria, R. (2023). Peran Pendekatan Holistik dan Multikultural dalam Pembentukan Karakter Siswa melalui Layanan Konseling. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 11(2), 75–83.
Koenig, H. G. (2012). Religion, spirituality, and health: The research and clinical implications. ISRN Psychiatry, 2012, Article ID 278730. https://doi.org/10.5402/2012/278730
Lestari, M., Anwar, H., & Suryadi, T. (2025). Integrasi nilai spiritual dalam konseling multikultural di sekolah menengah. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 13(1), 45–58.
Lestari, D., & Wibowo, M. (2022). Pendekatan Holistik dalam Konseling Sekolah: Studi Kasus Model Pancawaskita. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 10(1), 12–20.
Miller, J. J., & C'de Baca, J. (2001). Holistic Counseling: A Guide to Theory and Practice. Sage Publications.
Prayitno, B. A. (2010). Model Konseling Pancawaskita: Integrasi Nilai Spiritual dan Budaya dalam Proses Konseling. Pustaka Pelajar.
Putri Abadi, A., Hidayah, N., & Wahyuni, F. (2024). Integrasi pendekatan multikultural dalam layanan bimbingan dan konseling untuk penguatan profil pelajar Pancasila. Jurnal Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Yogyakarta, 9(1), 34–45. https://journal.upy.ac.id/index.php/bk/article/view/5722
Putri, D. A., & Rahman, F. (2024). Sensitivitas budaya dalam layanan konseling sekolah: Sebuah studi empiris. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 12(2), 78–89.
Putri, D. A., & Santoso, B. (2024). Holistic and Multicultural Approaches in School Counseling: Impact on Student Psychological Well-being. International Journal of School Counseling, 10(2), 112-125.
Rahmawati, S., & Nugroho, M. (2023). Implementasi Model Konseling Pancawaskita dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Sekolah Dasar. Jurnal Konseling Pendidikan, 8(3), 201-214.
Rahman, A., & Utami, D. (2024). Pengembangan Kompetensi Lintas Budaya bagi Konselor Sekolah dalam Konteks Multikultural. Jurnal Konseling dan Pendidikan Multikultural, 10(1), 22–30.
Ramadhan, D. F., & Suryani, E. (2023). Penerapan konseling multikultural dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif di sekolah multietnis. Risoma: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(1), 22–31. https://journal.appisi.or.id/index.php/risoma/article/view/571
Riduwan. (2019). Metode dan Teknik Menyusun Tesis (Cetakan ke-5). Alfabeta.
Sari, R. N., & Nugroho, B. (2024). Efektivitas model Konseling Pancawaskita dalam konteks multikultural. Jurnal Psikologi dan Konseling, 10(3), 112–123.
Sari, L., & Widodo, T. (2022). Multicultural Counseling Competence in Indonesian Schools: Challenges and Opportunities. Journal of Multicultural Education, 18(4), 301-317.
Sue, D. W., Arredondo, P., & McDavis, R. J. (1992). Multicultural counseling competencies and standards: A call to the profession. Journal of Counseling & Development, 70(4), 477-486. https://doi.org/10.1002/j.1556-6676.1992.tb01642.x
Sue, D. W., & Sue, D. (2016). Counseling the Culturally Diverse: Theory and Practice (7th ed.). Wiley.
Sue, S., Zane, N., Hall, G. C. N., & Berger, L. K. (2009). The case for cultural competency in psychotherapeutic interventions. Annual Review of Psychology, 60, 525-548. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.60.110707.163651
Susanto, E., & Harahap, R. (2024). Penguatan Kompetensi Konselor dalam Implementasi Model Pancawaskita. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 12(3), 78–86.
Wulandari, E., & Prasetyo, I. (2023). Implementasi Nilai Budaya dan Spiritual dalam Layanan Konseling Sekolah: Studi di Sekolah Multikultural. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 11(2), 89–98.
Yuliana, S., & Prasetyo, A. (2025). Pengaruh pelatihan kompetensi multikultural terhadap kinerja konselor sekolah. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 14(1), 30–42.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












