TRANSFORMASI PEDAGOGIS MELALUI DEEP LEARNING DALAM KURIKULUM MERDEKA: STUDI LITERATUR SISTEMATIS
DOI:
https://doi.org/10.51878/strategi.v6i1.8793Keywords:
Deep Learning, Kurikulum Merdeka, Transformasi PedagogisAbstract
Global developments in education have prompted a paradigm shift from knowledge transmission–oriented learning toward deep, reflective, and contextual conceptual understanding. In Indonesia, the Deep Learning (DL) approach has been introduced as a pedagogical strategy to strengthen the implementation of the Merdeka Curriculum by fostering 21st-century competencies articulated in the 6Cs framework. However, numerous studies indicate a gap between the ideal conception of DL and its classroom implementation, where it is often narrowly interpreted as the use of digital technology or specific instructional models. This study aims to examine teachers’ understanding, implementation patterns, and systemic challenges related to Deep Learning in Indonesia through a Systematic Literature Review (SLR) guided by the PRISMA protocol. The findings reveal that while teachers generally demonstrate positive perceptions of DL, comprehensive instructional understanding remains limited. Learning practices that integrate meaningful, mindful, and joyful principles have been shown to enhance student engagement and reasoning skills, particularly when supported by strong pedagogical beliefs and a collaborative school culture. Major barriers include limited professional development, infrastructure disparities, and administrative workloads that constrain pedagogical innovation. This study concludes that Deep Learning holds substantial potential as a vehicle for pedagogical transformation and educational equity; however, its sustainability requires systemic change through the strengthening of teacher capacity and the cultivation of a holistic learning culture.
ABSTRAK
Perkembangan pendidikan global mendorong terjadinya pergeseran paradigma pembelajaran dari sekadar transfer pengetahuan menuju pemahaman konseptual yang mendalam, reflektif, dan kontekstual. Di Indonesia, pendekatan Deep Learning (DL) diperkenalkan sebagai strategi pedagogis untuk memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka melalui pengembangan kompetensi abad ke-21 yang dirumuskan dalam kerangka 6Cs. Namun, berbagai studi menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep ideal dan praktik di lapangan, di mana DL kerap dipersepsikan sebatas penggunaan teknologi atau model pembelajaran tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru, bentuk implementasi, serta hambatan sistemik dalam penerapan Deep Learning di Indonesia melalui metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun guru umumnya memiliki persepsi positif terhadap DL, tingkat pemahaman instruksional yang komprehensif masih terbatas. Implementasi yang mengintegrasikan prinsip meaningful, mindful, dan joyful learning terbukti meningkatkan keterlibatan serta kemampuan bernalar peserta didik, terutama ketika didukung oleh keyakinan pedagogis guru dan budaya sekolah yang kolaboratif. Hambatan utama meliputi keterbatasan pelatihan, ketimpangan infrastruktur, serta beban administratif yang menghambat inovasi pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa Deep Learning berpotensi menjadi instrumen transformasi pedagogis dan keadilan pendidikan, namun keberlanjutannya menuntut perubahan sistemik melalui penguatan kapasitas guru dan pengembangan budaya belajar secara menyeluruh.
References
Aeni, A. N., Hanifah, N., Rukmana, K., & Sujana, A. (2025). Pemahaman guru tentang Deep Learning dalam pembelajaran era digital. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 6, 289–298. http://prosiding.unipma.ac.id/index.php/KID
Allolinggi, L. R., Al Arsyadhi, N. L., & Akbar, A. (2025). Pemahaman konseptual dan kesiapan guru sekolah dasar terhadap penerapan Deep Learning di Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 264–280. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.35258
Almaaruf, A., Juhri, D. A., Ayu, D., Pangestu, H., Nurmalasari, L., & Inayah, M. F. (2025). Persepsi guru terhadap penerapan Deep Learning di sekolah dasar. Bagimu Negeri: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 945–956. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1748
Ambarita, J., Purnamasari, U., & Siahaya, A. (2025). Deep Learning as a pathway to pedagogical transformation in Indonesia. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 18(1), 1–15. https://doi.org/10.24832/jpkp.v18i1.1229
Ambarwati, S., & Wakhidah, N. (2025). Analisis persepsi calon guru terhadap penerapan pembelajaran mendalam (Deep Learning) dalam pembelajaran IPA. PT. Media Akademik Publisher, 3(12), 1–14. https://doi.org/10.62281/0t9wgv74
Arianti, C. A. L. E., Sama, & Dewi, I. Y. M. (2025). Navigating Deep Learning pedagogy in rural classrooms: A qualitative study on teacher readiness and innovation in Indonesian elementary schools. Journal Evaluation in Education (JEE), 6(3), 725–736. https://doi.org/10.37251/jee.v6i3.1775
Arina, I., & Isyanto, P. (2025). Teachers’ pedagogical understanding in the implementation of independent curriculum in the context of Deep Learning. Jurnal Ilmiah Global Education, 6(2), 426–435. https://doi.org/10.55681/jige.v6i2.3778
Bachtiar, B., Zuhairi, A., Maya Puspitasari, & Sylvia. (2025). Deep Learning Approach in English Language Teaching: Does It Matter a Lot?. BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 7(2). https://doi.org/10.29040/budimas.v7i2.17381
Baharuddin, & Burhan. (2025). Urban and rural teacher perspectives on Indonesian educational reform: Challenges and policy implications. Cogent Education, 12(1), 1–25. https://doi.org/10.1080/2331186X.2025.2497142?urlappend=%3Futm_source%3Dresearchgate.net%26utm_medium%3Darticle
Ertmer, P. A. (2005). Teacher pedagogical beliefs: The final frontier in our quest for technology integration? Educational Technology Research and Development, 53(4), 25–39. https://doi.org/10.1007/BF02504683
Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep Learning: Engage the world, change the world (1st ed.). Corwin Press.
Handayani, E. S., Fernando, F., Gaspersz, S., Ridwan, Ahmadin, & Kusumarini, E. (2025). Implementasi pembelajaran mendalam (Deep Learning) dalam meningkatkan efektivitas kurikulum berdampak di sekolah. Jurnal Edu Research, 6(2), 1522–1535. https://doi.org/10.47827/jer.v6i2.975
Hattie, J. (2012). Visible learning for teachers. Routledge.
Ikhsan, R. N., & Setiawan, A. (2025). Deep Learning: Adaptive solutions towards inclusive 21st century education. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 14(3), 1–15. https://doi.org/10.54437/urwatulwutsqo.v14i3.2517
Juarminson, E. (2025). Persepsi guru terhadap implementasi kurikulum Deep Learning di sekolah menengah. Jurnal Edu Research, 6(1), 151–158. https://doi.org/10.47827/jer.v6i1.512
Kasi, Y. F., Bai, D. V., Novia, N., Deporos, S. R. C., & Mababaya, D. (2025). Implementation of Deep Learning in school curriculum: Perspectives of teachers in Nagekeo Regency. Paedagogia, 28(2), 320–328. https://doi.org/10.20961/paedagogia.v28i2.103377
Madeamin, R., & Sahriani. (2025). Transformation of Indonesian language learning: Integration of Deep Learning strategy with character education in the era of independent learning. International Journal of Nusantara Islam, 13(2), 1–15. https://doi.org/10.15575/ijni.v13i2.46155
Maharani, A. D. P., & Hidayat, N. (2025). Teachers’ beliefs on technology integration in English language teaching. Inspiring: English Education Journal, 8(1), 32–48. https://doi.org/10.35905/inspiring.v8i1.13030
Mahardika, Y., & Jaya, C. A. (2025). Persepsi guru terhadap implementasi Deep Learning sebagai pembelajaran berbasis pemahaman konseptual di sekolah dasar. EdukasiAna: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 1123–1139. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1748
Marsona, K., & Zakir, S. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka berbasis pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran PAI di SD IT Buah Hati. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 33579–33583. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/33008
Martinez, M. I., Lara, G. D., & Whitney, C. R. (2025). The role of teacher beliefs in teacher learning and practice: Implications for meeting the needs of English learners/emergent bilinguals. Language and Education, 39(3), 717–735. https://doi.org/10.1080/09500782.2024.2362305?urlappend=%3Futm_source%3Dresearchgate.net%26utm_medium%3Darticle
Mere, K. (2025). Persepsi guru dan siswa terhadap implementasi pendekatan Deep Learning dalam proses pembelajaran di SMA. JKIP: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 6(3), 1346–1352. https://doi.org/10.55583/jkip.v6i3.1632
Mubarok, M. S., Yusufi, A., & Arifin, M. L. (2025). Deep education: Integrasi deep thinking, Deep Learning, dan deep teaching dalam peningkatan mutu pendidikan. Gemilang Press Indonesia.
Permatasari, S., Rokhmaniyah, & Hidayah, R. (2025). Persepsi guru di sekolah dasar terhadap pembelajaran Deep Learning. SHEs: Conference Series, 8(3), 1951–1960. https://doi.org/10.20961/shes.v8i3.107464
Sudirman, Firdaus, Mujahidah, & Jafar, M. I. (2025). Implementation of Deep Learning-based curriculum: Readiness of elementary school teachers. Jurnal Eduscience (JES), 12(6), 1614–1626. https://doi.org/10.36987/jes.v12i6.8082
Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Usman, K., Makhful, & Darodjat. (2025). Transformasi pembelajaran pendidikan agama Islam dalam era Merdeka Belajar: Pendekatan Deep Learning. Instructional Development Journal (IDJ), 8(2), 294–305. http://dx.doi.org/10.24014/idj.v8i2.37448
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizal Bagus Syaifulloh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













