STUDI LITERATUR: IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DAN MENGATASI KEHILANGAN BELAJAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/strategi.v5i4.8448Keywords:
Kurikulum, Pendidikan, Kualitas, Kurikulum Merdeka, PandemiAbstract
The transformation of the 21st-century education landscape has become increasingly evident following the COVID-19 pandemic, which resulted in significant learning loss across educational levels. This situation prompted governments to undertake comprehensive evaluations and formulate adaptive policies aimed at learning recovery. Within this context, innovative approaches to teaching and curriculum development are essential, particularly in alignment with the Freedom of Learning policy and the accelerated integration of educational technology, which emphasizes activity-based learning. This study aims to examine and identify forms of top-down curriculum innovation implemented in educational institutions. A descriptive analytical method was employed to portray the characteristics, conditions, and dynamics of curriculum implementation based on the collected data. The research was conducted through a literature review involving books and scholarly journal articles, complemented by data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The findings reveal several implementation aspects that warrant further exploration; however, the study also encountered limitations, including teachers’ limited willingness to participate as respondents and uneven curriculum implementation across regions in Indonesia, which constrained the availability of empirical literature. This study contributes to a conceptual understanding of curriculum innovation and its implementation, particularly in the context of post-pandemic educational recovery and as a critical reflection on centrally driven education policies.
ABSTRAK
Perubahan lanskap pendidikan abad ke-21 semakin menguat setelah terjadinya pandemi COVID-19 yang berdampak pada melemahnya capaian belajar peserta didik di berbagai jenjang pendidikan. Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus merumuskan kebijakan pemulihan pembelajaran yang adaptif. Dalam konteks ini, dibutuhkan inovasi pembelajaran dan kurikulum yang mampu menjawab tantangan learning loss, sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar dan percepatan pemanfaatan teknologi pendidikan yang mengarah pada pembelajaran berbasis aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengidentifikasi bentuk-bentuk inovasi kurikulum yang bersifat top-down yang diimplementasikan pada satuan pendidikan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan fokus pada pemaparan karakteristik, kondisi, dan dinamika implementasi kurikulum berdasarkan data yang diperoleh. Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur dengan menelaah berbagai sumber berupa buku dan artikel jurnal ilmiah, serta didukung oleh teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengamatan menunjukkan adanya sejumlah aspek implementasi kurikulum yang relevan untuk dikaji lebih lanjut, meskipun penelitian ini menghadapi kendala berupa keterbatasan partisipasi responden guru serta ketimpangan implementasi kurikulum di berbagai wilayah Indonesia yang berdampak pada keterbatasan sumber literatur empiris. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dalam memahami inovasi kurikulum dan dinamika implementasinya, khususnya dalam upaya pemulihan pendidikan pascapandemi dan sebagai refleksi atas kebijakan pendidikan nasional yang bersifat sentralistik.
References
Caingcoy, M. E. (2023). Research capability of teachers: Its correlates, determinants, and implications for continuing professional development. Journal of World Englishes and Educational Practices (JWEEP). https://doi.org/10.32996/jweep
Collins, S. P., Storrow, A., Liu, D., Jenkins, C. A., Miller, K. F., Kampe, C., & Butler, J. (2021). Examining whether a self-care program reduces healthcare use and improves health among patients with acute heart failure: The guided HF study. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK599363/
Fadil, K., Amran, A., & Alfaien, N. I. (2023). Peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam mewujudkan sustainable development goals. Attadib: Journal of Elementary Education, 7(2). https://doi.org/10.32507/attadib.v7i2.1944
Fatimatuzzahrah, F., Sakinah, L., & Alyasari, S. A. (2024). Problematika implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah: Tantangan membangun kualitas pendidikan. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 2(1), 43–53. https://doi.org/10.55606/jubpi.v2i1.2339
Fauzan, F., Ansori, R. A. M., Dannur, M., Pratama, A., & Hairit, A. (2023). The implementation of the Merdeka Curriculum in strengthening students’ character in Indonesia. Aqlamuna: Journal of Educational Studies, 1(1), 136–155. https://doi.org/10.58223/aqlamuna.v1i1.237
Huy, N. Q., & Trien, L. V. (2020). Approaches to higher education innovation in the context of industrial revolution 4.0. VNU Journal of Science: Policy and Management Studies, 36(2), 11–21. https://doi.org/10.25073/2588-1116/vnupam.4231
Iskandar, S., Rosmana, P. S., Nabilah, K., Pebriyanti, P., Prayoga, R., & Faqih, A. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai upaya meminimalisir krisis sistem pendidikan Indonesia. Jurnal Sinektik, 7(2), 106–114. https://doi.org/10.33061/js.v7i2.9148
Jojor, A., & Sihotang, H. (2022). Analisis Kurikulum Merdeka dalam mengatasi learning loss di masa pandemi Covid-19. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5150–5161. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3106
Kadwa, M. S., & Alshenqeeti, H. (2020). The impact of students’ proficiency in English on science courses in a foundation year program. International Journal of Linguistics, Literature and Translation (IJLLT), 3(11), 55–67. https://doi.org/10.32996/ijllt
Kunaenih, K., Marlina, Y., Ulfah, M., Aminanti, D. S., Arsyad, A., & Sawkani, A. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam mengatasi krisis belajar. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 9(2), 219–224. http://dx.doi.org/10.30998/sap.v9i2.22849
Ledia, S., & Bustam, B. M. R. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan mutu pendidikan. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(1), 790–816. https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i1.2708
Lubis, N. S., Latifah, A., Safitri, D., & Najwan, S. (2022). Implementasi kebijakan pendidikan dalam mengatasi learning loss pasca pandemi Covid-19. JIEBAR: Journal of Islamic Education: Basic and Applied Research, 3(2), 142–153. https://doi.org/10.33853/jiebar.v3i2
Marhamah, S. (2022). Desentralisasi kebijakan kurikulum di MAN Barito Selatan. Academia: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 2(4), 274–281. https://doi.org/10.51878/academia.v2i4.1851
Marwiyah, S., Syafitri, S., Isratulhasanah, P., Darmawan, H., Fransiska, A., Nurrahmah, S., & Khoirunnisa, K. (2024). Permasalahan implementasi Kurikulum Merdeka di kelas VB SDN 34/1 Teratai. Nusra: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 743–750. https://doi.org/10.55681/nusra.v5i2.2658
Mobonggi, A., & Hakeu, F. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam meningkatkan mutu pendidikan. Damhil Education Journal, 3(2), 73–84. http://dx.doi.org/10.37905/dej.v3i2.2252
Nifriza, I., Syahril, S., & Rifma, R. (2023). Independent learning policy (analysis of learning curriculum). Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 7(1), 1341–1348. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v7i1.6060
Oweis, T., Al Natour, A., Muhaisen, B., & Bader, S. (2022). The effect of Covid-19 pandemic on the teaching-learning process: A theoretical overview. Journal of Higher Education Theory and Practice, 22(12), 8–17. https://doi.org/10.33423/jhetp.v22i12.5458
Purnomo, M. H. (2021). Strengthening the management of academic quality at primary and secondary education in the Covid-19 pandemic. International Journal of Educational Research & Social Sciences, 2(2), 383–390. https://doi.org/10.51601/ijersc.v2i2.68
Rahmafitri, F., Deswita, E., & Trisoni, R. (2024). Analisis kebijakan Kurikulum Merdeka dan implikasinya terhadap kualitas pendidikan. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 7(1), 45–55. https://doi.org/10.58401/dirasah.v7i1.1050
Ramdhani, R. A., Mujiwati, Y., Damayanti, A. M., Safiudin, K., & Kholis, N. (2024). Substantial feasibility of implementing the Merdeka Curriculum: Analysis of teachers’ teaching perspectives in elementary school. Madako Elementary School, 3(1), 83–101. https://doi.org/10.56630/mes.v3i1.232
Setioyuliani, S. E. P., & Andaryani, E. T. (2023). Permasalahan Kurikulum Merdeka dan dampak pergantian Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 3(2), 157–162. https://doi.org/10.57251/ped.v3i2.1123
Tan, O. S., & Chua, J. J. E. (2024). Singapore’s endemic approach to education: Re-envisioning schools and learning. Dalam Schools and Society During the COVID-19 Pandemic (hlm. 193). https://hdl.handle.net/10497/28246
Wahyudin, D., & Suwirta, A. (2020). Politics of curriculum in the educational system in Indonesia. Tawarikh: Journal of Historical Studies, 11(2), 143–158. https://doi.org/10.2121/tawarikh.v11i2.1307
Windayani, N. L. I., & Putra, K. T. H. (2022). Gebrakan Merdeka Belajar sebagai transformasi pendidikan untuk mewujudkan SDM unggul. Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 191. https://doi.org/10.55115/edukasi.v3i2.2480
Zakarya, H., & Martaputu, H. N. (2022). Students’ difficulties at elementary school in increasing literacy ability. Attractive: Innovative Education Journal, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.51278/aj.v4i1.336
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Khoeron, Fahmy Ariefuddin, Agus Setiaji, Fuad Abdillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













