DAMPAK ASESMEN FORMATIF TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN DALAM PEMBELAJARAN KELAS 4 MI SALAFIYAH DADIREJO
DOI:
https://doi.org/10.51878/strategi.v5i2.5402Keywords:
Asesmen Formatif, Karakter Disiplin, Pembelajaran, MI Salafiyah DadirejoAbstract
This study aims to analyze the impact of implementing formative assessment on the development of disciplinary character of grade 4 students of MI Salafiyah Dadirejo. Formative assessment, which focuses on providing continuous feedback, is hypothesized to foster awareness of responsibility and compliance with rules, which are the main indicators of disciplinary character. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with teachers and students, and analysis of learning documents. The results showed that formative assessment contributed significantly to improving student discipline, especially in terms of punctuality in submitting assignments, compliance with teacher instructions, and independence in learning. Specific and constructive feedback from teachers encouraged students to reflect on their behavior and make improvements independently. This study recommends the integration of formative assessment consistently in the learning process to maximize the formation of students' disciplinary character.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan asesmen formatif terhadap pengembangan karakter disiplin siswa kelas 4 MI Salafiyah Dadirejo. Asesmen formatif, yang berfokus pada pemberian umpan balik berkelanjutan, dihipotesiskan dapat menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan, yang merupakan indikator utama dari karakter disiplin. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen formatif memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan disiplin siswa, terutama dalam hal ketepatan waktu mengumpulkan tugas, kepatuhan terhadap instruksi guru, dan kemandirian dalam belajar. Umpan balik yang spesifik dan konstruktif dari guru mendorong siswa untuk merefleksikan perilaku mereka dan melakukan perbaikan secara mandiri. Penelitian ini merekomendasikan integrasi asesmen formatif secara konsisten dalam proses pembelajaran untuk memaksimalkan pembentukan karakter disiplin siswa.
References
Ahmad, N. H. (2025). Pengaruh program disiplin pesantren terhadap peningkatan kepatuhan santri di Pesantren Modern Annur Darunnajah 8 Cidokom Bogor [Tesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang].
Ashari, M. K., et al. (2023). Model e-asesmen berbasis aplikasi pada sekolah menengah atas di era digital: Systematic literature review. TA’DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 132–150.
Famella, S., et al. (2025). Pengembangan kurikulum terintegrasi kearifan lokal. CV. Gita Lentera.
Fandi, R., et al. (2024). Kesiapan sekolah dalam menerapkan P5 (Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila) pada kurikulum merdeka di kelas 1 dan 4 SD 15 Banda Aceh [Tesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena].
Hanafi, M., & Fauji, I. (2025). Peran manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan: Sebuah tinjauan sistematis. Fatih: Journal of Contemporary Research, 2(1), 385–402.
Heritage, M. (2018). Assessment for learning: Translating policy into practice. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 25(2), 175–194. https://doi.org/10.1080/0969594X.2017.1399990
Ischak, W. I. (2014). Teknik pengumpulan data. Jurnal, 4.
Kusumawati, I., et al. (2023). Pengantar pendidikan. CV Rey Media Grafika.
Mulyasa, H. E. (2023). Implementasi kurikulum merdeka. Bumi Aksara.
Mustoip, S. (2023). Psikologi pendidikan.
Raharjo, R., et al. (2023). Pendidikan karakter: Membangun generasi unggul berintegritas. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Rama, A. N., et al. (2024). Metodologi pengajaran. Cendikia Mulia Mandiri.
Ruiz-Primo, M. A. (2016). Formative assessment: A review of the research literature. Educational Research Review, 18, 66–78. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2016.03.002
Setyawan, R. (2022). Mengenal pelatihan kondisi fisik level dasar. Haura Utama.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Susanto, D., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ilmiah. QOSIM: Jurnal …, 1(1), 53–61. http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/60
Triatna, C., et al. (2024). Bunga rampai apresiasi KSPSTK 2023. Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan.
Wiliam, D. (2017a). Embedded formative assessment (2nd ed.). Solution Tree Press.
Wiliam, D. (2017b). Formative assessment and the regulation of learning. Educational Psychologist, 52(2), 115–121. https://doi.org/10.1080/00461520.2017.1287173
Wurjanti, E., et al. (2022). Study group solusi meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Penerbit P4I.
Yohana, S. (2022). Kooperatif tipe investigation dan aktivitas belajar. Penerbit P4I.
Yunarti, T., et al. (2024). Strategi umpan balik yang membangun hubungan positif antara guru dan siswa: Kajian pustaka. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung, 677–685.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Atiyah Atiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













