ANALISIS IMPLEMENTASI GERAKAN LITERSI MEMBACA PADA KELAS V SDN 04 SINANGGUL

Authors

  • Fatikh Amanatullah Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
  • Syailin Nichla Choirin Attalina Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
  • Hamidaturrohmah Hamidaturrohmah Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

DOI:

https://doi.org/10.51878/strategi.v5i2.5396

Keywords:

Peran Guru, Gerakan Literasi Sekolah, Sekolah Dasar

Abstract

Indonesia is currently facing a literacy crisis, with the literacy skills of Indonesian children ranking 45th out of 48 countries. This study aims to describe the implementation of the School Literacy Movement (Gerakan Literasi Sekolah/GLS) in Grade V at SDN 4 Sinanggul. The research employs a qualitative approach using a descriptive narrative method. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation, with interview sheets serving as the primary instrument. The data analysis process includes stages of data collection, presentation, verification, and condensation. The results reveal that the implementation of GLS has generally followed the guidelines set by the government, although the learning implementation phase has not been fully carried out. The stages that have been implemented include the habituation and development phases. Activities in the habituation stage include 15 minutes of reading before lessons begin, organizing facilities and infrastructure, and creating a school environment that supports literacy activities. In the development phase, teachers play an active role through integrated reading activities, group reading, and discussions. This study contributes to understanding the extent of GLS implementation and its impact on fostering a culture of literacy at SDN 4 Sinanggul.

ABSTRAK
Indonesia saat ini tengah menghadapi krisis literasi, di mana kemampuan literasi anak-anak Indonesia berada pada peringkat ke-45 dari 48 negara. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) diterapkan di kelas V SDN 4 Sinanggul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif naratif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan lembar wawancara sebagai instrumen utama. Analisis data mencakup tahap pengumpulan, penyajian, verifikasi, dan penyederhanaan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan GLS telah mengikuti pedoman yang ditetapkan pemerintah, meskipun pada tahap pelaksanaan pembelajaran belum sepenuhnya berjalan. Tahapan yang sudah dilaksanakan mencakup tahap pembiasaan dan tahap pengembangan. Kegiatan pada tahap pembiasaan meliputi membaca selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai, penataan sarana prasarana, serta penciptaan lingkungan sekolah yang mendukung kegiatan literasi. Sementara itu, pada tahap pengembangan, guru berperan aktif melalui kegiatan membaca terpadu, membaca bersama, dan diskusi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami tingkat penerapan serta dampak GLS terhadap pembentukan budaya literasi di SDN 4 Sinanggul.

References

Andrianti, S. (2018). Peran guru pendidikan agama Kristen sebagai fasilitator dalam pelaksanaan pembelajaran literasi. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 1(2), 232–249. https://doi.org/10.34081/fidei.v1i2.13

Ardiansyah, et al. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57

Dharma, K. B. (2020). Implementasi gerakan literasi sekolah dalam menumbuhkan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Edukasi Nonformal, 1(2), 74.

Hamidaturrohmah, et al. (2020). Implementasi pembelajaran dengan konsep ramah anak dalam membangun empati siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar : Jurnal Tunas Nusantara, 2(1), 132–142.

Hughes, H., et al. (2016). School libraries, teacher-librarians and student outcomes: Presenting and using the evidence. School Libraries Worldwide, 22(1), 1–21. https://doi.org/10.14265.22.1.001

Ilmi, N., et al. (2021). Gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 2866–2873. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.990

Kartikasari, E. (2022). Faktor pendukung dan faktor penghambat gerakan literasi sekolah. Jurnal Basicedu, 6(5), 8879–8885.

Kemendikbud. (2013). Panduan gerakan literasi sekolah di SD. Kemendikbud.

Merga, M. K. (2017). What would make children read for pleasure more frequently? English in Education, 51(2), 207–223. https://doi.org/10.1111/eie.12143

Nichla, S., et al. (2022). Tingkatkan kemampuan literasi digital guru SD. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 147–152.

Puspasari, I., & Dafit, F. (2021). Implementasi gerakan literasi sekolah di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1390–1400. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.939

Rachmayani, A. N. (2015). Metode penelitian kualitatif 2015.

Rusandi, & Rusli, M. (2021). Merancang penelitian kualitatif dasar/deskriptif dan studi kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1), 48–60. https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18

Santika, L., & Toharudin, M. (2022). Implementasi literasi sekolah dalam meningkatkan minat baca peserta didik. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 251–261.

Sari, R., et al. (2020). Analisis program gerakan literasi sekolah dalam menumbuhkan minat baca. Prosiding Konferensi Ilmiah, 2, 254–257.

Setiadi, A. (2023). Faktor penghambat minat baca siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 12–25. https://doi.org/10.21009/jpd.151.02

Setiadi, K. (2023). Survei implementasi program literasi baca di SMA. Damhil Education Journal, 3(2), 58–62. https://doi.org/10.37905/dej.v3i2.2073

Suleman, S., & Adam, S. C. (2023). Peran guru pada kegiatan literasi dalam meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS, 14(2), 289. https://doi.org/10.36841/pgsdunars.v14i2.4032

Sutrianto, et al. (2016). Panduan gerakan literasi di sekolah dasar. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.

Tohara, A. J. T. (2018). The role of school libraries in promoting reading culture among students. International Journal of Information and Education Technology, 8(4), 285–288. https://doi.org/10.18178/ijiet.2018.8.4.1048

Yildiz, M. (2019). The effect of family involvement on students’ reading habits and reading achievement. International Journal of Progressive Education, 15(1), 70–81. https://doi.org/10.29329/ijpe.2019.184.6

Downloads

Published

2025-06-13

How to Cite

Amanatullah, F., Attalina, S. N. C. ., & Hamidaturrohmah, H. (2025). ANALISIS IMPLEMENTASI GERAKAN LITERSI MEMBACA PADA KELAS V SDN 04 SINANGGUL . STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi Dan Model Pembelajaran, 5(2), 151-160. https://doi.org/10.51878/strategi.v5i2.5396

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.