UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPS KELAS VII DENGAN METODE PROBLEM-BASED LEARNING DI SMPN 4 KEDIRI
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v1i1.235Keywords:
Problem-Base Learning, kognitif, praktis, IPSAbstract
Pelajaran IPS yang dilaksanakan di sekolah menengah pertama bertujuan mencapai sasaran yang bersifat Kognitif dan praktis. kognitif menekankan pada penguasaan materi pelajaran dan praktis menekankan pengembangan keterampilan, sikap dan perilaku siswa dalam menyelesaikan permasalah dalam kehidupan sehari-hari. Namum dalam tataran realitas, pengajaran IPS di sekolah, sering kali guru terjebak dengan cara-cara konvensional yang berorientasi aspek kognitif, tetapi tidak memiliki kemampuan memecahkan masalah. Berdasarkan permasalah tersebut peneliti melakukan kajian dalam penerapan metode pembelajaran Problem-Base Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode PBL suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berfikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah. Metode penelitian tidakan kelas (PTK) ini bersifat sirkulistik dan reflektif mandiri. Prosedur pelaksanaan PTK ini meliputi :1) Perencanaan; 2) Pelaksanaan; 3) Observasi; 4) Refleksi dalam setiap siklus. Dari hasil kajian penerapan metode PBL diperoleh temuan esensial bahwa metode PBL menjadi relevan untuk diterapkan sebagai strategi pembelajaran IPS. Metode ini menarik, karena objek yang dipelajari situasi dunia nyata yang dekat dengan kehidupan siswa. Di samping itu, medorong kemampuan siswa berpikir kritis, dan mampu menyelesaikan permasalah secara mandiri. Hal ini ditunjukan dari hasil ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan dari 33,3 persen menjadi 93,3 persen.
Downloads
References
Dimyati, Mudjiono. 2010. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Ellington, H. & Duncan H. (1986). Dictionary of instructional technology. London : Kogan Page.
Ibrahim, R. & Syaodih, Nana. 2003. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Kemmis, S. & Mc. Taggart, R. 1988. The Action Research Planner. Victoria: Deakin University Press.
Maltby. 1995. Educational . Psychology: An Australian and New Zealand Perspective. Sidney: John Willey & Sons
Manning and Lucking. 1992. The What, Why and How of Cooperative Learning. (Marcia K. Pearlshall. Relevant Research). (69-75). Washington:TNSTA
Purwanto, N. 2010. Prinsip-prinsip dan teknik pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Riki Suliana. 2005. Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran. Blitar Program Studi Matematika STKIP PGRI Blitar
Slavin, Robert E. (1995). Cooperative Learning. Theory, Research, and Practice: Second Edition. Boston: Allyn and Bacon.
Sudjana, N. 2008.. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













