PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM BERBASIS MEDIA TEKA-TEKI SILANG INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SD

Authors

  • Annabillah Vanoni Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo
  • Fakhrur Rozy Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo
  • Arif Nur Hidayat Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v6i3.14771

Keywords:

crossword puzzle media, deep learning, learning outcomes, Pancasila education

Abstract

Students’ learning outcomes in Pancasila Education at the elementary school level are still not optimal because learning tends to be teacher-centered and does not actively involve students in understanding the learning material. This condition causes students to tend to memorize the material without understanding and connecting it with everyday life. Therefore, learning is needed to improve learning outcomes through an active, meaningful, and enjoyable learning process. This study aimed to determine the effect of a deep learning approach based on interactive crossword puzzle media on the learning outcomes of Pancasila Education among fifth-grade elementary school students. This study employed a quantitative approach with a pre-experimental method using a one-group pretest-posttest design, involving all 29 fifth-grade students at SDN Karang Tanjung Candi Sidoarjo as a saturated sample. Data were collected through a multiple-choice learning outcome test administered before (pretest) and after (posttest) the implementation of the deep learning approach assisted by interactive crossword puzzle media, then analyzed using validity, reliability, normality, and hypothesis tests. The results showed an increase in students' average scores from 61 on the pretest to 71 on the posttest. The hypothesis test results confirmed a significant difference in learning outcomes before and after treatment, so the research hypothesis was accepted. It can be concluded that the deep learning approach based on interactive crossword puzzle media is effective in improving learning outcomes as well as students' engagement, motivation, and critical thinking skills in fifth-grade Pancasila Education learning.

ABSTRAK

Hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa sekolah dasar masih belum optimal karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif dalam memahami materi. Kondisi tersebut menyebabkan siswa cenderung menghafal materi tanpa memahami dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar melalui proses yang aktif, bermakna, dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran mendalam berbasis media teka-teki silang interaktif terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen desain one-group pretest-posttest, melibatkan seluruh siswa kelas V SDN Karang Tanjung Candi Sidoarjo yang berjumlah 29 siswa sebagai sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berbentuk soal pilihan ganda yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) penerapan pendekatan pembelajaran mendalam berbantuan media teka-teki silang interaktif, kemudian dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 61 pada pretest menjadi 71 pada posttest. Hasil uji hipotesis membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan, sehingga hipotesis penelitian dinyatakan diterima. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam berbasis media teka-teki silang interaktif efektif meningkatkan hasil belajar sekaligus keterlibatan, motivasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afani dkk. (2025). Pemanfaatan media pembelajaran berbasis game untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran ekonomi. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 4.

Amalia dkk. (2025). Mengenal konsep pembelajaran abad 21 dan peran guru dalam pembelajaran abad 21. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(4), 233–250. https://doi.org/10.62383/sosial.v3i4.1377

Anam dkk. (2023). Peningkatan hasil belajar melalui model pembelajaran numbered head together berbantuan media game teka teki silang siswa kelas IV sekolah dasar. WASIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 4(1), 1–5. https://doi.org/10.24176/wasis.v4i1.8699

Baharuddin. (2025). Pendekatan deep learning dari segi perspektif teori belajar: Analisis kognitif, humanistik, dan konstruktivistik. Jurnal Citra Pendidikan, 5(3), 33–43. https://doi.org/10.38048/jcp.v5i3.6054

Ekowati dkk. (2024). Manajemen pendidikan (Vol. 2).

Fitriani, A., & Santiani. (2025). Analisis literatur: Pendekatan pembelajaran deep learning dalam pendidikan. JINU: Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(3), 50–57. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i3.4357

Fullan dkk. (2018). Deep learning: Engage the world, change the world.

Hamid. (2025). Pengembangan media pembelajaran menulis huruf dengan aplikasi "Bisa Tulis" berbasis Android untuk siswa autis kelas III di SLB Negeri 2 Makassar. Library UNM, 229–244.

Kamarudin dkk. (2021). Pendekatan pembelajaran mendalam terhadap motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 524–532.

Kaporina, A., Hernanda, Y., & Nurlaily, D. (2023). Sign test, Wilcoxon test, dan paired sample t-test. SEMIOTIKA: Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Matematika, 2(1), 94–102.

Kemdikdasmen. (2025). Pembelajaran mendalam garis besar: Implementasi pembelajaran mendalam dalam rangka mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. https://www.youtube.com/watch?v=sL9jFWXnfAs

Khasanah, U., Markhamah, M., & Rahmawati, L. E. (2024). Evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan teka-teki silang pada media Wordwall. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 147–160. https://doi.org/10.22236/imajeri.v6i2.13215

Komalasari. (2019). Pembelajaran kontekstual: Konsep dan aplikasi. Chemical Reviews, 8(5), 55.

Kubro dkk. (2025). Strategi pembelajaran (PjBL) aktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Research Student, 2(1), 223–235. https://doi.org/10.61722/jirs.v2i1.3639

Meiriyanti, I. (2022). Teka-teki silang untuk peningkatan kosakata siswa SMP. Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP), 15(1), 25. https://doi.org/10.24114/jtp.v15i1.33053

Navisa dkk. (2025). Pemanfaatan aplikasi game teka-teki silang sebagai media pembelajaran untuk peningkatan keterlibatan dan pemahaman peserta didik. Edukasi Elita: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(4), 287–297. https://doi.org/10.62383/edukasi.v2i4.2596

Nurseto, T. (2021). Membuat media pembelajaran yang menarik. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 8(1), 22. https://media.neliti.com/media/publications/17286-ID-membuat-media-pembelajaran-yang-menarik.pdf

Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan: Panduan Kuliah di Perguruan Tinggi. (2019). Bumi Aksara. https://books.google.co.id/books?id=Gq_xDwAAQBAJ

Qurrotaini dkk. (2024). Pengaruh media pembelajaran teka-teki silang (TTS) daring terhadap hasil asesmen kompetensi minimum (AKM) literasi siswa di sekolah dasar. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 11(2), 662–680. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v11n2.p662-680

Rohmani, A. H., Kinanti, M. P., Naja, S., Diajeng, S. P., & Trianingtyas, P. (2024). Media dan teknologi pembelajaran.

Rasiman dkk, 2026. (2026). Pengaruh Profitabilitas dan Kepemilikan Institusional terhadap Tax Avoidance dengan Komisaris Independen sebagai Variabel Moderasi. Sammajiva: Jurnal Penelitian Bisnis Dan Manajemen, 4(2), 210–218. https://doi.org/10.47861/sammajiva.v4i2.2304

Saputra dkk. (2025). Integrasi pendekatan teori belajar konstruktivisme melalui model project-based learning pada pembelajaran IPS di sekolah dasar. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(1), 469–475. http://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/seduj/article/view/1215

Setyorini dkk. (2024). Penerapan game "teka-teki silang" pada media Wordwall dalam pembelajaran cerita fiksi kelas VIII. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 40012–40018.

Sudirman dkk. (2024). Penerapan media teka-teki silang (TTS) untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD pada pelajaran IPS. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 18989–18997.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (cetakan ke-2). Alfabeta.

Susanto, A. (2021). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Kencana.

Suyadi. (2020). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. PT Remaja Rosdakarya.

Syafrida. (2022). Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Universitas Medan Area.

Tafonao. (2018). Peranan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 103. https://doi.org/10.32585/jkp.v2i2.113

Tarlochan, F. (2025). Teaching for quality learning. Dalam Outcome-Based Education for Engineering Educators (pp. 23–43). https://doi.org/10.1201/9781003486053-3

Triantono dkk. (2021). Hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran. Jurnal Riset Ilmiah, 1(01), 15–18.

Yusnia dkk. (2024). Implementasi Model Problem Based Learning Berbantuan Media Interaktif terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila. Journal on Education, 07(01), 7692–7698. https://doi.org/10.31004/jptam

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Annabillah Vanoni, Fakhrur Rozy, & Arif Nur Hidayat. (2026). PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM BERBASIS MEDIA TEKA-TEKI SILANG INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SD. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(3), 2922–2930. https://doi.org/10.51878/social.v6i3.14771

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.