EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA YANG TERKANDUNG PADA BUDAYA BERTANI MASYARAKAT JOMBANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v6i1.8931Keywords:
etnomatematika, budaya bercocok tanam, numerasiAbstract
Farming culture is a social practice rich in local knowledge and ethnomathematical elements contained in each stage of rice cultivation, as well as analysing its relevance to contextual mathematics learning. The research used qualitative methods with an ethnographic approach through field observations, in-depth interviews, and documentation of farmers who were directly involved in all aspects of rice cultivation, including the forms of mathematical reasoning that arose naturally from the community's experience in cultivating rice fields. However, the potential of mathematics in the agricultural culture of Bareng Subdistrict, Jombang Regency, has not been widely explored as a source of learning in primary schools. This study aims to identify and describe the agricultural process. Data analysis was carried out through the stages of reduction, presentation, and interactive conclusion drawing. The results of the study show that every agricultural activity, from ngluku, nggebyok, nandur, ngopeni, to harvesting, contains mathematical concepts such as measurement, estimation, comparison, row-column patterns, symmetry, proportionality, division of space, work rhythm, and frequency calculation. These concepts are applied intuitively and are not expressed in formal mathematical language, but are reflected through the actions and work strategies of farmers. This study concludes that the farming culture of the Bareng community has strong potential as a learning resource for developing numeracy.
ABSTRAK
Budaya bercocok tanam merupakan salah satu praktik sosial yang kaya akan pengetahuan lokal, unsur-unsur etnomatematika yang terkandung dalam setiap tahapan bercocok tanam padi, serta menganalisis relevansinya bagi pembelajaran matematika kontekstual. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap petani yang terlibat langsung dalam seluruh termasuk bentuk-bentuk penalaran matematis yang muncul secara alami dari pengalaman masyarakat dalam mengolah sawah. Namun, potensi matematika dalam budaya pertanian di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, belum banyak dieksplorasi sebagai sumber pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan proses pertanian. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap aktivitas pertanian mulai dari ngluku, nggebyok, nandur, ngopeni, hingga panen mengandung konsep matematika seperti pengukuran, estimasi, perbandingan, pola baris kolom, simetri, proporsionalitas, pembagian ruang, ritme kerja, dan perhitungan frekuensi. Konsep-konsep ini diterapkan secara intuitif dan tidak dinyatakan dalam bahasa matematika formal, tetapi tercermin melalui tindakan dan strategi kerja petani. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya bertani masyarakat Bareng memiliki potensi kuat sebagai sumber belajar untuk mengembangkan numerasi siswa melalui pembelajaran berbasis konteks yang dekat dengan kehidupan mereka.
References
Cohen, A. A. B., Judge, J., Muneepeerakul, R., Rangarajan, A., & Guan, Z. (2020). A model of crop diversification under labor shocks. PLoS ONE, 15(3). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0229774
Dhiefayanti, D. M., Arrifadah, Y., & Mundir, M. (2025). Analisis proses berfikir siswa SMP dalam menyelesaikan masalah statistika berdasarkan teori dual-process. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1658. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7228
Firdaus, B. A., Widodo, S. A., Taufiq, I., & Irfan, M. (2020). Studi etnomatematika: Aktivitas petani padi Dusun Panggang. Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 7(2), 85. https://doi.org/10.31316/j.derivat.v7i2.983
Jehurung, P., Dominikus, W. S., & Wulakada, H. H. (2025). Pengembangan bahan ajar elemen geometri topik lingkaran berbasis etnomatematika pada sistem Lodok di masyarakat Manggarai. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 996. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.6187
Kurniawati, A., & Mawardi, M. (2024). Implementasi pendekatan culturally responsive teaching terintegrasi model teams games tournament untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi pada matematika siswa kelas 4 SD. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(3), 281. https://doi.org/10.51878/science.v4i3.3240
Liliernawati, L., Arifin, I. N., Marshanawiah, A., Kudus, K., & Aries, N. S. (2025). Pengaruh penggunaan media kartu ruang virtual berbasis augmented reality terhadap hasil belajar matematika di kelas II SD. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 712. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5359
Lubis, D. D., Khadijah, K., Qistina, N. I., & Fawaz, R. A. (2023). Penerapan kegiatan bermain bongkar pasang di TK Nurul Ilmi dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional. JGK (Jurnal Guru Kita), 7(3), 618. https://doi.org/10.24114/jgk.v7i3.46941
Nur, A. S., Kartono, K., Zaenuri, Z., Waluya, S. B., & Rochmad, R. (2020). Ethnomathematics thought and its influence in mathematical learning. MaPan, 8(2), 205. https://doi.org/10.24252/mapan.2020v8n2a3
Parwaliya, A., Kumar, L., Shiwam, Kumar, M., & Chaudhary, V. (2025). Solving agricultural challenges through mathematical optimization and simulation. International Journal of Statistics and Applied Mathematics, 10(6), 214. https://doi.org/10.22271/maths.2025.v10.i6c.2075
Putri, H. S. M., & Sutriyani, W. (2025). Pengembangan komik etnomatematika untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1945. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7825
S., N. F., Isnanto, I., Marshanawiah, A., Aries, N. S., & Assel, H. Y. (2025). Pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan media batang napier terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi perkalian bilangan cacah siswa kelas V SDN 13 Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1803. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7531
Sari, N., Saragih, S., Napitupulu, E. E., Rakiyah, S., Sari, D. N., Sirait, S., & Anim, A. (2023). Applying ethnomathematics in learning mathematics for middle school students. Acta Scientiae, 25(5), 250. https://doi.org/10.17648/acta.scientiae.7690
Serepinah, M., & Nurhasanah, N. (2023). Kajian etnomatematika berbasis budaya lokal tradisional ditinjau dari perspektif pendidikan multikultural. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(2), 148. https://doi.org/10.24246/j.js.2023.v13.i2.p148-157
Setiani, R., & Sumarah, I. E. (2025). Peningkatan konsentrasi dan hasil belajar bangun datar berbasis etnomatematika. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 200. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4897
Setiawan, H., Jamaris, J., Solfema, S., & Fauzan, A. (2022). Validitas perangkat pembelajaran geometri berbasis etnomatematika Rumah Gadang. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 3484. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i3.1881
Slamet, E. A., & Ulpah, M. (2022). Etnomatematika pada budaya Cilacap sebagai sumber belajar matematika. AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika, 9(4), 121. https://doi.org/10.12928/admathedust.v9i4.25010
Ulpah, A., Iffah, S. I., Nurhafizhah, R., Simatupang, S., Tarigan, R., Hutabarat, R. C., Pasaribu, S. M., & Brauw, A. de. (2024). The “dish system” for calculating wages in rice farming in Majalengka District, West Java Province. BIO Web of Conferences, 119, 1008. https://doi.org/10.1051/bioconf/202411901008
Umbara, U., Prabawanto, S., & Wahyudin, W. (2021). Exploring ethnomathematics with ethnomodeling methodological approach: How does Cigugur indigenous people using calculations to determine good day to build houses. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 17(2). https://doi.org/10.29333/ejmste/9673
Umbara, U., Wahyudin, W., & Prabawanto, S. (2021). How to predict good days in farming: Ethnomathematics study with an ethnomodelling approach. JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education), 6(1), 71. https://doi.org/10.23917/jramathedu.v6i1.12065
Winarto, B., Nuraina, N., Damayanti, N. W., & Wiwi, Y. (2024). Analisis miskonsepsi siswa sekolah menengah pada telaah soal serta pengerjaannya. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(3), 176. https://doi.org/10.51878/science.v4i3.3130
Yani, N. L. S., Pulukadang, W. T., Pulukadang, M. A., Karlan, L. O., & Pomalingo, S. (2025). Metode drill untuk meningkatkan kemampuan tari Saronde siswa kelas V SD. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1505. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6647
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













